KEHAMILAN
26 September 2019

Muntah Darah Saat Hamil, Ini Penyebabnya!

Muntah pada ibu hamil adalah hal biasa. Tapi, kalau muntah darah saat hamil? Baca ini untuk tahu sebabnya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ryo
Disunting oleh Ryo

Perubahan hormon yang terjadi pada ibu hamil menyebabkan morning sickness atau mual dan muntah yang berkepanjangan. Dalam beberapa kasus, muntahnya bercampur dengan darah. Kok bisa begitu?

“Ibu hamil akan mengalami peningkatan asam lambung yang bisa membuat ibu tak mau makan dan muntah-muntah. Nah, yang keluar pada saat muntah itu adalah cairan berwarna kuning (asam lambung) yang dapat mengiritasi saluran pencernaan. Sehingga menyebabkan muntah bercampur dengan darah,” kata ahli gastroenterologi Brian Kirsh, MD.

Di dunia medis, muntah darah dikenal dengan sebutan hematemesis. Moms harus waspada, sebab kondisi ini berpotensi bahaya. Ada baiknya segera berdiskusi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Lalu, apa saja sih penyebab muntah darah bagi ibu hamil? Mari kita simak bersama!

Baca Juga: Mual Muntah Tapi Tidak Hamil, Kenapa?

1. Peradangan Dinding Lambung

woman-holding-stomach-on-sofa-experiencing-abdominal-pain-when-breathing.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Penyebab ibu hamil muntah darah bisa saja dikarenakan ibu mengalami gangguan kesehatan seperti peradangan di bagian dinding lambung yang cukup parah. Kondisi ini biasanya terjadi ketika peradangan merusak pembuluh darah lambung. “Kondisinya bisa ditandai dengan rasa sakit atau perih pada lambung,” Dr Kirsh menjelaskan.

2. Terjadinya Varises di Kerongkongan

sakit tenggorokkan saat hamil hero banner magz (1510x849)

Kondisi ini bisa saja ditandai dengan pembesaran pembuluh darah pada dinding di bagian bawah kerongkongan yang kebanyakan diakibatkan oleh sirosis (kondisi terbentuknya jaringan parut di hati akibat kerusakan hati jangka panjang). “Umumnya kondisi ini sering terjadi bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi minuman keras,” ungkap Dr Kirsh.

Baca Juga: Saat Trimester Tiga Mual Muntah, Perlukah Khawatir?

3. Mimisan

Nosebleeds-During-Pregnancy-How-to-Stop-the-Flow-pregnancy-post-by-Mama-Natural.jpg

Foto: mamanatural.com

Darah yang tertelan dari saluran pernapasan saat mengalami mimisan ternyata juga bisa menyebabkan kondisi ini. Enggak cuma muntah darah saja, darah yang tertelan ini juga bisa menyebabkan adanya darah pada feses, sehingga feses berwarna lebih gelap.

Mimisan memang bisa terjadi pada setiap orang, termasuk ibu hamil. Banyak pemicunya yang menyebabkan kondisi ini. Salah satunya kondisi tubuh yang lemah dan kurang sehat. Selain itu, tekanan darah tinggi, infeksi sinus, dan perubahan suhu udara juga bisa menyebabkan ibu hamil mengalami mimisan.

4. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Heartburn Gerd.png

Penyebab lain dari ibu hamil muntah darah bisa dikarenakan oleh GERD, atau naiknya asam lambung ke kerongkongan.

“Kondisi medis ini bisa saja menyebabkan peradangan pada kerongkongan sehingga terjadinya perdarahan,” kata Dr Kirsh.

Ibu hamil yang mengidap mag perlu lebih waspada. GERD bisa diawali oleh adanya penyakit mag yang kadang-kadang gejalanya tak diperhatikan. Dan bahayanya, , kasus GERD yang sudah menjadi kronis bisa menimbulkan kanker.

Selain empat penyebab di atas, kata ahli ada juga kondisi lainnya yang bisa menyebabkan muntah darah. Misalnya, seperti beberapa kondisi medis di bawah ini:

  • Kanker lambung atau kanker kerongkongan.
  • Tertelan racun seperti zat asam yang bersifat korosif atau arsenik.
  • Kelainan darah seperti leukimia, anemia, atau berkurangnya jumlah trombosit darah.
  • Masuknya salah satu bagian lipatan usus ke bagian lain yang berdekatan, atau lebih dikenal dengan intususepsi.
  • Peradangan pada pankreas.
  • Konsumsi aspirin dan obat antiiflamasi nonsteroid.

Yang perlu diperhatikan, segeralah memeriksakan diri ke dokter ahli bila ibu hamil mengalami muntah darah. Apalagi bila disertai kondisi lainnya seperti demam, napas tersengal, penurunan kesadaran, dan pucat.

Baca Juga: Kartika Putri Hamil Muda dan Muntah-muntah Parah, Ini 5 Cara Efektif untuk Meredakan Morning Sickness

(RYO/DIN)

Artikel Terkait