KEHAMILAN
7 September 2020

Muntah Darah Saat Hamil, Ini Hal yang Perlu Moms Ketahui

Mual muntah merupakan kondisi yang wajar dialami ibu hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Moms sempat mengalami muntah darah saat hamil?

Menurut Patient.Info, muntah darah juga dikenal dengan hematemesis.

Kondisi ini mengacu pada muntah yang mengandung banyak darah merah dengan warna terang atau berpasir seperti bubuk kopi ketika darah telah lama diam dalam perut.

Muntah darah saat hamil tidak boleh diabaikan, Moms perlu mengetahui penyebab dan bagaimana cara mengatasinya.

Baca Juga: Anak Sering Mual, Bisa Jadi Tanda dari Beberapa Penyakit Ini

Penyebab Muntah Darah

Ketahui Mengenai Muntah Darah Saat Hamil.jpg

Foto: momjunction.com

GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease adalah kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan.

GERD merupakan salah satu penyebab ibu hamil mengalami muntah darah.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan peradangan di bagian kerongkongan yang bisa mengalami pendarahan.

Selain asam lambung, mimisan menjadi penyebab muntah darah berikutnya.

Saat Moms merasakan tubuh yang melemah serta kurang sehat, tak jarang akan mengalami mimisan.

Kondisi seperti ini dipicu oleh tekanan darah yang tinggi, perubahan suhu udara yang tidak baik, dan infeksi sinus.

Darah dapat mengisi lubang hidung dan meluap ke nasofaring, jika pendarahan yang terjadi saat mimisan cukup besar.

Ketika Moms mengalami mimisan, darah akan menetes ke tenggorokan bahkan masuk ke perut yang dapat menyebabkan darah keluar ketika muntah atau hanya meludah saja.

Moms yang mengalami morning sickness atau mual yang berkepanjangan memiliki potensi muntah darah.

Muntah yang terus menerus akan membuat lapisan kerongkongan luka perlahan-lahan dan menyebabkan pendarahan.

Dikutip dari Patient.Info lagi, Moms juga bisa mengalami muntah darah akibat Mallory-Weiss Syndrome (MWS) yang terjadi karena luka robekan selaput lendir di bagian bawah kerongkongan yang berbatasan dengan lambung dan akan mengakibatkan pendarahan.

Baca Juga: Ini Perbedaan Morning Sickness dan Hiperemesis Gravidarum, Serupa tapi Tak Sama

Cara Mengatasi Muntah Darah

Ketahui Mengenai Muntah Darah Saat Hamil 2.jpg

Foto: babycentre.co.uk

Menurut Parents, muntah darah saat hamil sering terjadi ketika Moms menginjak trimester awal kehamilan.

Moms perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasi muntah darah yang dialami saat hamil.

Perbanyak istirahat agar tubuh dan pikiran lebih rileks selama kehamilan.

Muntah darah saat hamil akan memicu panik dan stress, dan hormon yang dihasilkan akan berdampak buruk pada janin.

Selain itu, pola makan selama kehamilan tetap perlu dijaga.

Moms akan kehabisan energi saat terus menerus muntah apalagi jika mengeluarkan darah.

Jika Moms muntah darah dan melihat bekuan darah, maka sesegera mungkin harus berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Karena, kehilangan darah bisa membuat merasa lemah.

Lalu, muntah darah juga bisa meninggalkan rasa tidak enak di mulut.

Selain saran medis, berikut ini ada beberapa tips pengobatan rumahan muntah darah saat hamil:

1. Minum Banyak Air

Moms, pengobatan rumahan muntah darah saat hamil yang pertama adalah minum banyak air bisa juga jus buah, larutan elektrolit, untuk memulihkan diri dari dehidrasi.

2. Makan-makanan yang Seimbang

Pola makan yang tepat mampu menjadi pengobatan rumahan muntah darah saat hamil karena Moms akan mendapatkan nutrisi dan mineral yang penting dalam jumlah tepat agar tetap sehat.

Bila Moms mungkin merasa mual saat bangun di pagi hari makan roti atau biskuit bisa mengurangi perasaan tersebut serta menawarkan energi tambahan.

3. Hindari Makanan Berminyak

Moms, guna menghindari muntah darah saat hamil maka cegah keinginan untuk menikmati makanan berlemak atau pedas.

Makanan tinggi lemak dapat menyebabkan lapisan perut membengkan dan meningkatkan keasaman lambung.

4. Prenatal Yoga

Latihan prenatal yoga terbukti untuk menyembuhkan mual sehingga bisa menjadi salah satu alternatif pengobatan rumahan muntah darah saat hamil.

5. Tidur Nyenyak

Tidurlah cukup di malam hari dan pastikan Moms tidak merasa lemas atau sesak di tempat tidur.

Pastikan Moms bernapas dengan baik di malam hari untuk tidur nyenyak.

6. Minum Air Jahe

Minum jus jahe yang merupakan pengobatan kuno untuk mual sangat disarankan untuk dikonsumsi pada pagi hari.

Menurut tinjauan medis dari Integrative Medicine Insight tahun 2016, menemukan jahe membantu meringankan mual dan muntah pada ibu hamil.

Baca Juga: Kartika Putri Hamil Muda dan Muntah-muntah Parah, Ini 5 Cara Efektif untuk Meredakan Morning Sickness

Pola Makan untuk Menghindari Mual dan Muntah

Ketahui Mengenai Muntah Darah Saat Hamil 3.jpg

Foto: intermountainhealthcare.org

Usahakan Moms mengonsumsi makanan berenergi, seperti sarapan dengan biskuit tawar, sereal atau roti panggang jika mengalami muntah darah saat bangun tidur.

Selain mengonsumsi cukup air putih, Moms juga dapat mengonsumsi jus buah yang dapat membantu menenangkan sensasi mual dan muntah.

Jus buah dapat membuat Moms tetap terhidrasi, menggantikan nutrisi yang hilang saat muntah, juga dapat membuat bayi dalam kandungan tetap berkembang dengan baik.

Sebisa mungkin Moms menghindari makanan yang tidak baik bagi kesehatan selama kehamilan.

Moms perlu menghindari makanan yang berminyak, berlemak, dan pedas.

Makanan yang memiliki lemak juga mengandung banyak rempah akan membuat lapisan perut membengkak dan meningkatkan asam lambung.

Nah, Moms jika sudah mengetahui penyebab dan cara mengatasinya, pastikan agar Moms terus waspada dengan kondisi ini agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.

Baca Juga: Makanan yang Ampuh Meredakan Mual Muntah saat Hamil Muda

Artikel Terkait