ORAMI MAGAZINE
29 Juni 2018

Mengenal Nurture Care dari WHO, Program yang Mendukung Perkembangan Bayi

Tahun-tahun pertama kehidupan bayi adalah tahapan penting bagi perkembangan otaknya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Apakah Moms sudah tahu bahwa World Health Organization (WHO) bersama UNICEF memiliki Nurture Care, yakni program yang mendukung perkembangan bayi.

Kalau Moms belum begitu mengetahuinya, yuk kenalan dengan program spesial Nurture Care dari WHO dan UNICEF melalui uraian di bawah ini!

Nurture Care, Program WHO dan UNICEF untuk Mendukung Tumbuh Kembang Bayi

WHO dan UNICEF, didukung oleh The Partnership for Maternatal, ECD Action Network (ECDAN), Newborn & Child Health (PMNCH), dan sejumlah mitra lainnya, mengembangkan program yang bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini.

Dalam pelaksanaan program tersebut, WHO dan UNICEF juga bekerja sama dengan berbagai negara di dunia serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Program ini bertujuan menghasilkan Kerangka Perawatan Pengasuhan untuk memandu dukungan kebijakan, program, dan anggaran yang berfokus pada tumbuh kembang anak usia dini.

Nurture Care khususnya mendukung perkembangan bayi di tahun-tahun awal kehidupan atau 1000 hari pertama sejak pembuahan.

Inisiasi yang didukung oleh berbagai mitra ini akan digunakan sebagai alat untuk memungkinkan sektor kesehatan dalam meningkatkan perannya sembari meningkatkan kekuatan pemrograman multi-sektoral nasional.

Nurture Care dari WHO ini akan menjadikan ‘investasi’ di awal masa dan tahun dalam kehidupan anak-anak sebagai pendekatan mendasar untuk memungkinkan setiap anak berkembang.

Selain itu, termasuk untuk mencapai tujuan Survive, Thrive, and Transform dalam Strategi Global, berkontribusi pada pencapaian SDG4.2 target dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan hingga tahun 2030 secara lebih luas.

Baca Juga: Ternyata 5 Aktivitas Sederhana Ini Bisa Bikin Bayi Cerdas!

Mengapa Tumbuh Kembang Bayi di Awal Kehidupan Perlu Mendapatkan Dukungan?

Menurut UNICEF, pada tahun-tahun pertama kehidupan, neuron pada otak manusia membentuk koneksi baru dengan kecepatan 700 hingga 1000 per detik. Kecepatan yang sangat menakjubkan dan tidak akan pernah terulang lagi di tahun-tahun berikutnya.

Kemampuan otak ini merupakan dasar untuk membangun masa depan anak. Sehingga jika di tahun-tahun awal kehidupannya, seorang anak mendapatkan pola asuh yang kurang atau tidak baik, tidak dirangsang dengan benar, dan tidak terlindungi dari kekerasan, maka perkembangannya sangat terpengaruh.

Terkadang, “kerusakan” yang terjadi pada sistem otak anak akibat pola asuh yang buruk tersebut tidak dapat dipulihkan lagi.

Padahal, anak dengan kemampuan otak yang tidak berkembang dengan baik kemungkinan tidak dapat belajar sebaik anak-anak lain seusianya yang mendapatkan pola asuh yang benar.

Bahkan kondisi tersebut lambat laun akan membuat potensi mereka tidak berkembang dan tentunya dapat merugikan dirinya sendiri maupun orang lain.

Oleh karena itu, 1000 hari pertama dinilai memiliki pengaruh yang signifikan terhadap masa depan anak. Setiap orang tua memiliki kesempatan untuk melakukannya dengan benar.

Baca Juga: Bayi Cerdas Sejak dalam Kandungan? Ini Tipsnya!

Membangun Otak Bayi dan Membangun Masa Depan yang Lebih Cemerlang

Mengingat pentingnya perkembangan anak pada tahun-tahun awal kehidupan, maka WHO dan UNICEF mencanangkan perkembangan anak usia dini sebagai prioritas global dan nasional.

Pemerintah dari berbagai negara dunia terlibat dalam perkembangan usia dini melalui Sustainable Development Goals (SDG) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Bagaimana pun, diharapkan setiap negara dapat menempatkan perkembangan anak usia dini di puncak agenda ekonomi dan politik melalui berbagai tindakan.

Nah itu dia Moms informasi singkat mengenai Nurture Care WHO bersama UNICEF. Sekarang sudah tahu ya Moms kalau dukungan untuk tumbuh kembang bayi itu memang sangat penting?

(RGW)