KESEHATAN
13 September 2019

5 Obat Kolesterol Anjuran Dokter

Pastikan konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan ini!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Obat kolesterol yang dikenal dengan sebutan “statin” bisa menurunkan kolesterol jahat lebih cepat dibandingkan cara lainnya.

Biasanya dokter akan meresepkan obat-obatan dari jenis “statin” untuk para penderita kolesterol.

“Kondisi menjadi lebih buruk ketika tidak minum obat. Semakin banyak pasien yang mematuhi jadwal minum obat, semakin baik. Jika Anda ingin meningkatkan peluang untuk tidak mengalami penyakit jantung atau kardiovaskular, maka minum obat sangat penting dan dapat membantu," ungkap Heidi May, PhD, Ahli Epidemiologi Kardiovaskular di Intermountain Medical Center Heart Institute.

Apa saja jenis obat kolesterol yang dikenal ampuh dan menjadi anjuran dokter dalam menurunkan kadar kolesterol?

1. Atorvastatin

atorvastatin.jpg

Tak hanya menurunkan lemak jahat, seperti LDL dan trigliserida, atorvastatin juga dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) di dalam darah.

Obat ini akan menekn jumlah kolesterol yang dibuat di dalam hati, sehingga kadar lemak jadi lebih terkendali.

Sebaiknya obat ini didapat melalui resep dokter. Umumnya atorvastatin diminum sehari sekali.

Cobalah untuk minum di waktu yang sama setiap harinya untuk mendapat manfaat yang lebih maksimal.

Atorvastatin tidak dianjukan diminum oleh ibu hamil dan menyusui karena akan ada kontraindikasi.

Obat kolesterol ini juga bisa menyebabkan efek samping, seperti mual, nyeri otot, diare, bengkak, gata, dan lainnya. Segera periksakan ke dokter jika mengalami gejalanya.

Baca Juga: Tidak Disangka, 5 Bahan Dapur Ini Bisa jadi Obat Kolesterol Ampuh

2. Simvastatin

Simvastatin.jpg

Banyak dokter yang juga meresepkan simvastatin untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Simvastatin dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan, sesuai dengan intruksi dokter. Biasanya obat kolesterol ini hanya dikonsumsi satu kali sehari.

Dosis maksimum simvastatin per hari biasaya 40 mg. Jika diresepkan dokter melebihi dosis, Moms dan Dads tetap dapat mengikuti anjuran tersebut.

3. Pravastatin

Praastatin.jpg

Untuk mendapatkan hasil terbaik, Moms dan Dads dapat mengonsumsi obat kolesterol ini di malam hari.

Dosis akan disesuaikan dengan kondisi medis, usia, dan obat-obatan lain yang sedang dikonsumsi.

Biasanya dosis provastatin di awal pengobatan adalah 40 mg/hari, kemudian selanjutnya 40-80 mg/hari.

Penyimpanan provastatin hampir sama dengan obat-obatan medis lainnya, seperti mesti disimpan di suhu ruang, jangan di kondisi lembap dan jauhkan dari paparan sinar matahari langsung.

Provastatin dapat menyebabkan beberapa efek samping, namun tidak ke semua penggunanya.

Jika didapati gejala, seperti sakit kepala, nyeri otot, pusing,ruam kulit, dan diare setelah mengonsumsi obat ini segera konsultasikan dengan dokter.

Baca Juga: 7 Perubahan Gaya Hidup untuk Menurunkan Kolesterol

4. Rosuvastatin

rosuvastatin.jpg

Dibanding obat statin penurun kolesterol lainnya, dosis dari rosuvastatin termasuk yang paling rendah. Biasanya untuk dewasa dosis awal yang diberikan adalah 5-10 mg perhari sekali. Baru selanjutnya dosis dapat naik menjadi 5-40 mg perhari.

Sama seperti obat lainnya yang bisa menimbulkan efek samping, rosuvastatin juga berefek samping namun tidak ke semua orang yang mengonsumsinya.

Efek samping tersebut antara lain mual, nyeri sendi dan otot, insomnia, hingga masalah pencernaan.

“Nyeri otot menjadi keluhan yang paling sering dilaporkan, dan nyeri otot parah (rhabdomyolysis) hanya terjadi pada sekitar 1 dari 10.000 pasien,” ujar Dr. Victoria Shin, Ahli Jantung Torrance Memorial Medical Center di California.

5. Lovastatin

lovastatin.jpg

Lovastatin juga efektif untuk mengurangi jumlah kolesterol yang dibuat oleh hati. Kadar kolesterol jahat dan trigliserida dapat turun setelah mengonsumsinya secara teratur.

Minumlah obat kolesterol ini sesuai petunjuk dokter. Biasanya hanya dikonsumsi sehari sekali pada malam hari.

Baca Juga: Yuk Konsumsi 6 Jenis Makanan Penurun Kolesterol Ini

Meski Moms dan Dads telah mengonsumsi obat kolesterol, sebaiknya juga tetap memerhatikan gaya hidup yang dijalani.

Konsumsi makanan sehat rendah lemak trans dan rendah lemak jenuh, tingkatkan aktivitas fisik dengan berolahraga secara teratur, serta hindari stres.

(DI/ERW)

Artikel Terkait