KESEHATAN
28 Juni 2019

Orang dengan Diabetes Tipe 2 Lebih Rentan Terkena Kanker Hati, Benarkah?

Benarkah orang dengan diabetes tipe 2 lebih rentan terkena kanker hati? Begini penjelasannya
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Orang dengan diabetes tipe 2 mungkin memiliki risiko yang agak lebih tinggi terkena kanker hati.

Penelitian yang dilakukan para ilmuwan dari University of Southern California menunjukkan bahwa mereka yang menderita diabetes tipe 2 memiliki risiko sekitar dua sampai tiga kali lebih besar terkena karsinoma hepatoseluler (HCC) - jenis kanker hati yang paling umum - dibandingkan dengan mereka yang tidak menderita diabetes.

Meski demikian, risiko terkena kanker hati tetap rendah, kata para ahli.

Dr. David Bernstein, kepala hepatologi di North Shore University Hospital di Manhasset, New York, menyebutkan bahwa diabetes tipe 2 mungkin meningkatkan risiko terkena kanker hati, namun ini masih sangat rendah terjadi.

Hubungan Antara Diabetes dan Kanker Hati

diabetes tipe 2

Foto: medicalnewstoday.com

Ada kemungkinan bahwa peningkatan risiko kanker hati dapat dikaitkan dengan obat penderita diabetes untuk mengendalikan gula darah mereka, kata Dr. James D'Olimpio, seorang ahli kanker di Monter Cancer Center di Lake Success, NY.

"Beberapa obat diketahui menghambat penindasan kanker yang normal," katanya.

Orang dengan diabetes tipe 2 sering mengalami kondisi "fatty liver," kata D'Olimpio.

Dalam kasus-kasus ini, hati mengalami kesulitan menangani limpahan lemak dalam sel-selnya dan secara bertahap menjadi meradang.

"Situasi itu dapat memicu beragam masalah, termasuk sirosis (penyakit kronis hati), fibrosis (penebalan jaringan) dan, akhirnya, kanker," ujar D'Olimpio.

Baca Juga: 3 Gejala Diabetes yang Mudah Dikenali

Masih Memerlukan Studi Lebih Jauh

diabetes tipe 2

Foto: gastroconsa.com

Peningkatan risiko terkena kanker hati bagi orang dengan diabetes tipe 2 masih memerlukan studi lebih jauh dan komprehensif.

Walau terbukti diabetes tipe 2 dapat meningkatkan kanker hati, namun, masih belum membuktikan hubungan sebab-akibat.

Bernstein mendesak agar berhati-hati dalam menafsirkan hasil.

"Ini adalah studi tunggal yang berbicara tentang sejumlah besar orang dengan penyakit umum seperti diabetes dan menghubungkannya dengan kanker hati," katanya.

"Kami memiliki lebih banyak pembelajaran yang harus dilakukan dan lebih banyak pekerjaan diperlukan untuk membuktikan hubungan dan menentukan apa sebenarnya risikonya."

Baca Juga: Bolehkah Ibu Diabetes Menyusui? Ini Kata Ahli!

Sebuah studi bulan ini oleh American Diabetes Association menunjukkan bahwa banyak orang Amerika tidak menyadari bahwa mereka berisiko terkena diabetes tipe 2.

D'Olimpio mendesak orang untuk mendapatkan tes darah sederhana, yang disebut gula darah puasa, untuk menguji diabetes.

Langkah selanjutnya adalah mempelajari apa peran genetika dalam tubuh seseorang: apakah dengan diabetes tipe 2 akan mengembangkan kanker hati, kata penulis studi V. Wendy Setiawan, Ph.D., asisten profesor, departemen kedokteran pencegahan, Fakultas Kedokteran Keck, Universitas Southern California, Los Angeles.

(SA/IRN)

Artikel Terkait