KESEHATAN
9 Oktober 2019

Pada Leukemia Stadium 2, Ini Hal yang Terjadi pada Tubuh

Seberapa besar harapan hidup penderita leukemia stadium 2
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ryo

Kanker darah punya variasi yang amat banyak bergantung dari bagian darah yang mana yang diserang. Jika kanker menyerang sel darah putih, dikenal dengan nama leukemia.

Leukemia banyak jenisnya. Dan setiap jenis, memiliki tingkatan paparan penyakit. Mulai dari stadium awal, atau sering disebut stadium 1, sampai stadium lanjut yaitu stadium dua dan tiga. Sementara, leukemia yang sudah di tahap akhir ada di stadium 4.

Baca Juga: Dari Pestisida Hingga Cat Dinding, Ini 5 Faktor Penyebab Leukemia Pada Anak

Kondisi Pasien di Stadium 2

LEUKEMIA_kanhema_071720121-1024x1022.jpg

Foto: oaklandnorth.com

“Pada stadium dua, penderita kanker darah leukimia ridak merasakan sakit yang terlalu menyiksa. Penderita hanya akan menemukan benjolan limfa bertambah banyak. Sesekali badan akan menggigil,” ungkap Bruno C. Medeiros, MD, profesor kedokteran dan direktur layanan hematologi di Stanford University.

Jika dipikir, keadaannya mungkin tidak terlalu mengganggu. Akan tetapi, darah tengah dalam proses perusakan oleh kanker. Jika darah rusak, sudah pasti pasien akan sakit parah. Siapa yang akan tahan hidup dengan darah yang rusak?

Baca Juga: Kena Leukemia, Ini Rangkaian Pengobatan Panjang yang Harus Dijalani Anak

Harapan Hidup Pasien Leukemia Stadium 2

Asian-Child-in-Hospital-900.jpg

Foto: thepeoplespharmacy.com

Secara umum, seperti yang sudah disebut sebelumnya, terdapat empat tingkatan yang digunakan oleh dokter untuk mendeskripsikan tingkat keparahan dari kanker yang diderita pasien. Tingkatan tersebut adalah stadium 1, stadium 2, stadium 3, serta stadium 4.

Pada leukimia stadium 2, sel-sel kanker telah berkembang, namun belum menyebar ke seluruh area tubuh.

“Kondisi ini ditandai dengan adanya peningkatan sel darah putih yang abnormal serta pembengkakan di beberapa area tubuh seperti limpa, hati, serta kelenjar getah bening,” jelas Dr. Medeiros.

Soal harapan untuk bisa sembuh, sangat tergantung dari jenis leukimia yang diderita. Biasanya, harapan hidup standarnya sekitar lima tahun, dan penderita yang berusia muda akan memiliki harapan hidup yang lebih lama dari penderita yang berusia tua.

“Meski begitu, kondisi ini tetap berbeda-beda pada setiap penderita, tergantung dari kondisi kesehatan, kondisi mental, serta pola hidupnya,” terang Dr Medeiros.

Selain itu, keinginan penderita untuk pulih dan dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat juga berperan besar bagi usia harapan hidup penderita.

Yang jelas Moms, penderita perlu melakukan pemeriksaan rutin, konsultasi, serta tindakan-tindakan medis lainnya. Misalnya terapi atau penggunaan obat untuk menekan sel kanker dan mencegahnya berkembang di organ tubuh yang lain.

Baca Juga: Pengobatan Leukemia yang Punya Potensi Menyembuhkan

(RYO/DIN)

Artikel Terkait