KESEHATAN
7 Februari 2020

Patuhi 6 Pantangan Penderita Cacar Air Agar Cepat Sembuh

Ada beberapa hal yang harus dihindari saat terkena cacar air
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Kids Health menjelaskan bahwa cacar air adalah infeksi virus yang menyebabkan demam dan bintik kemerahan yang gatal di seluruh tubuh. Cacar air adalah penyakit yang umum diderita oleh anak di bawah 12 tahun.

Ketika Si Kecil mengalami cacar air, ada baiknya menghindari beberapa hal agar penyembuhan lebih cepat dan tidak menularkan kepada orang lain.

Termasuk yang tinggi resiko komplikasi, seperti seperti ibu hamil, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, serta berusia di bawah 1 tahun dan di atas 12 tahun.

Pantangan Cacar Air

Nah, berikut pantangan penderita cacar air agar bisa lebih cepat sembuh.

Hal ini secara umum juga dapat berlaku bagi Moms dan Dads jika mengalami penyakit yang sama. Simak, yuk!

Baca Juga: Cacar Air saat Hamil Tua, Apakah Bisa Menular pada Bayi?

1. Hindari Melakukan Kontak dengan Orang Lain

pantangan saat cacar air -  hindari kontak dengan orang lain.jpg

Pantangan penderita cacar air yang pertama adalah menghindari kontak dengan orang lain. Mereka harus siap-siap seperti diisolasi.

Virus cacar air mudah menular melalui udara dan air liur. Begitu melakukan kontak, orang lain bisa terkena cacar air 2-3 minggu kemudian.

"Membawa anak ke rumah sakit sebenarnya berisiko menyebarkannya. Menelepon dokter (untuk konsultasi) sudah mencukupi. Jika perlu, pengaturan dapat dilakukan dengan membawa anak masuk melalui pintu masuk yang terpisah dan langsung ruang pemeriksaan dokter," kata Rodney E. Willoughby, Spesialis Penyakit Menular Anak di Children's Hospital of Wisconsin dan Profesor Pediatri di Medical College of Wisconsin.

2. Hindari Makanan Asin dan Asam

fast food (6)

Selanjutnya, pantangan penderita cacar air adalah seputar makanan. Ketika sakit cacar air, ada baiknya menghindari asin, renyah, dan kering.

Makanan pedas dan asam juga dikurangi untuk mengatasi rasa sakit di mulut akibat cacar.

Makanan yang mengandung L-arginin tinggi, suatu asam amino yang suka dimakan oleh virus, juga sebaiknya dihindari.

Makanan L-arginin antara lain sebagian besar jenis kerang, kacang-kacangan, serta biji-bijian.

Baca Juga: Ini 6 Cara Mengobati Cacar Air Agar Cepat Kering

3. Jangan Lupa Minum

pantangan saat cacar air -  jangan lupa minum.jpg

Minum banyak cairan dapat membantu tubuh menghilangkan virus lebih cepat. Banyak minum juga akan mencegah Si Kecil mengalami dehidrasi.

Pilih air putih dibanding minuman manis. Es Loli bebas gula dan bebas pengawet juga baik untuk meredakan nyeri di mulut.

4. Hindari Mengonsumsi Aspirin dan Ibuprofen

pantangan saat cacar air -  hindari aspirin.jpg

Jika Si Kecil demam saat cacar air, berilah acetaminophen. Menurut Centers of Disease Control (CDC) Amerika Serikat, jangan memberikannya aspirin.

Penggunaan aspirin saat cacar air telah dikaitkan dengan penyakit serius Sindrom Reye yang memengaruhi hati dan otak.

Selain itu, hindari juga pemberian ibuprofen karena dapat meningkatkan risiko infeksi kulit yang lebih parah.

Baca Juga: 5 Cara Alami Menghilangkan Bekas Luka Cacar Air

5. Jangan Menggaruk

pantangan saat cacar air -  menggaruk.jpg

Duh, ini dia pantangan penderita cacar air yang agak sulit dihindari! Ya, lesi atau lentingan pada kulit ketika cacar air memang super gatal.

Si Kecil bisa saja tidak tahan, kemudian menggaruknya. Jika hal itu terjadi, lentingan berisi air tersebut bisa pecah dan dapat menyebabkan penularan.

Dengan menggaruk cacar air, kulit pun bisa terinfeksi bakteri dan meninggalkan bekas luka.

Moms dapat mengakalinya dengan menjaga kuku Si Kecil tetap pendek, memakaikan sarung tangan katun saat ia tidur, mengganti pakaiannya lebih sering untuk menghindari keringat, dan mengoleskan krim/gel anti histamin untuk mengurangi rasa gatalnya sesuai resep dokter.

Dilansir dari American Academy of Dermatology, Moms juga bisa memberikan antihistamine untuk buah hati agar rasa gatalnya berkurang. Ikuti instruksi di labelnya dan gunakan berdasarkan dosis yang sudah ditentukan.

6. Hindari Paparan Angin

pantangan saat cacar air -  hindari angin.jpg

Sebaiknya pengderita cacar air memang mengurangi paparan angin karena cacar air sangat mudah menular lewat udara.

Orang yang terinfeksi virus cacar air dapat menyebarkan virus ke orang lain hingga 5 hari sebelum dan setelah ruam-ruam muncul di kulit.

Masa yang paling menular adalah hari-hari sebelum ruam muncul dan hari-hari pertama ruam muncul.

Baca Juga: 9 Mitos tentang Cacar Air yang Tidak Terbukti

Jika mengikuti beberapa tips pantangan selama mengalami cacar air, Si Kecil bisa membantu orang lain bebas dari penularan virus. Selain itu, ia pun bisa lebih cepat pulih kembali.

(DI/ERW)

Artikel Terkait