BALITA DAN ANAK
23 Oktober 2019

Patut Disimak dan Diikuti, Ini 3 Cara Mengatasi Tantrum pada Anak Autis

Buat rutinitas untuk membantu mengurangi amukan anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Ada begitu banyak tantangan bagi orang tua dengan anak-anak autis, salah satunya tantangan untuk bisa menghadapi Si Kecil saat ia mengalami tantrum.

Ini karena tantrum dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, tanpa mengenal tempat dan waktu. Hal ini mungkin dapat membuat Moms sebagai orang tua cemas dan kerap merasa tidak aman.

Perasaan tidak berdaya yang dicampur dengan kemarahan dan rasa malu bukan merupakan kombinasi yang baik.

Jean Mercer, Profesor Emerita dari Psikologi di Richard Stockton College, New Jersey mengatakan, "Motivasi anak tantrum merupakan bentuk komunikasi yang mengekspresikan kecemasan dan stres," mengutip Advanced Psychology.

Berbeda dengan anak-anak autis yang tantrum untuk alasan yang berbeda dari anak-anak lain, dan mereka juga tidak dapat mengekspresikan diri dengan jelas.

Tantrum pada anak autis dengan cepat dapat memburuk menjadi amukan yang kejam dan berbahaya.

Lalu, bagaimana cara untuk dapat mengatasi tantrum pada anak autis?

Baca Juga: 5 Kesalahan yang Harus Dihindari Orang Tua Saat Menenangkan Balita Tantrum

Mengatasi Tantrum pada Anak Autis

1. Buat Jadwal dan Aktivitas yang Ketat

tantrum pada anak autis-1.jpg

Mengutip Love to Know, salah satu cara termudah untuk memastikan Si Kecil bebas dari amukan adalah dengan membuat rutinitas.

Sebelum dimulai, Moms harus menghabiskan beberapa hari untuk memerhatikan jam alami anak.

Jika Si Kecil bangun pada waktu yang sama setiap pagi, atau lelah pada waktu yang sama setiap malam, tulis informasi itu dan gunakan sebagai dasar untuk membuat jadwal rutinitas.

Setelah menetapkan rutinitas di rumah, Si Kecil mungkin akan merasa lebih nyaman dan aman, dan amarah akan menjadi semakin jarang terjadi.

Baca Juga: Mengenali Gejala Autisme Pada Bayi

2. Kurangi Pemicu Tantrum dari Lingkungan

1-DO Perhatikan Pemicu Tantrum.jpg

Jika Si Kecil bereaksi negatif terhadap suara keras, lampu terang, atau suhu hangat, pertimbangkan untuk membuat beberapa perubahan di rumah untuk mengurangi pemicu ini.

Ciptakan suasana yang tenang di rumah ketika Si Kecil merasa terlalu frustrasi, dan kurangi tingkat aktivitas di dalam rumah.

Suara white noise, musik yang menenangkan, atau suara akuarium ikan bisa menenangkan beberapa anak autis.

Baca Juga: Anak Tantrum Sampai Menyakiti Diri Sendiri, Bagaimana Mengatasinya?

3. Membuat Pengalihan Saat Anak Tantrum

tantrum5.png

Ketika Moms merasakan tantrum anak sudah dekat, ada kemungkinan untuk dapat mengarahkan kembali perhatian anak untuk mencegah amukan penuh.

Alihkan perhatian anak ke aktivitas yang menenangkan, atau memperkenalkan objek yang membuatnya nyaman untuk menenangkannya.

"Jika anak tampak frustrasi dengan suatu kegiatan, sarankan sesuatu yang sudah mereka ketahui caranya, dan pandai melakukannya," jelas Cheryl D. Tierney, asisten profesor di College of Medicine, Penn State Children's Hospital, mengutip Autism Awareness Centre.

Jika anak ingin ditinggal sendirian, lakukan apa yang diinginkannya dan tinggalkan ruangan.

Namun, tetap berada dalam jangkauannya jika Si Kecil membutuhkan Moms atau kehilangan kendali dan menempatkan dirinya dalam bahaya.

Nah, itulah cara untuk mencegah tantrum pada anak yang autis. Apakah ada cara yang sudah Moms terapkan kepada Si Kecil yang berkebutuhan khusus ini?

(AP/DIN)

Artikel Terkait