KEHAMILAN
5 Mei 2020

Patut Diwaspadai, Ini Gejala Sesak Napas Saat Hamil Akibat Asma

Perhatikan tanda-tandanya.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Sesak napas dialami oleh 60 hingga 70 persen wanita hamil, demikian menurut hasil studi Shortness of Breath During Pregnancy: Could a Cardiac Factor Be Involved? yang diterbitkan oleh Kaplan Medical Center tahun 2015.

Meski sudah mulai dirasakan sejak trimester pertama, sesak napas biasanya akan terasa lebih parah di trimester ketiga akibat diafragma mendapat tekanan dari rahim yang terus membesar.

Meski begitu, ukuran rahim yang membesar bukanlah satu-satunya faktor penyebab sesak napas pada wanita hamil.

Mungkin saja ada faktor lain, seperti perubahan pada kinerja jantung, perubahan hormon, atau asma.

Ya, asma memang umum terjadi pada wanita hamil, baik yang memiliki riwayat asma maupun yang tidak memiliki riwayat asma sebelumnya.

Baca Juga: Makanan yang Ampuh Meredakan Mual Muntah saat Hamil Muda

Menurut American College of Allergy, Asthma & Immunology, diperkirakan asma terjadi pada 8 persen wanita hamil. Dan kehamilan dapat memperburuk gejala asma yang sudah ada.

Perbedaan Sesak Nafas Biasa dan Asma Saat Hamil

ini gejala sesak napas saat hamil akibat asma 1

Foto: medicalnewstoday.com

Lalu, apa yang membedakan sesak napas biasa saat hamil dengan sesak napas akibat asma yang kambuh saat hamil?

Jika asma, selain mengalami sesak atau kesulitan bernapas, Moms juga akan mengalami batuk dan mengi.

"Ingat, saat hamil, tubuh Anda akan berbeda dari sebelum hamil," kata Niket Sonpal, M.D., asisten profesor kedokteran dari Touro College of Osteopathic Medicine di Harlem, New York.

Baca Juga: Tak Selalu Serangan Jantung, Ini 4 Penyakit Lain yang Diawali dengan Nyeri Dada 

Sesak napas saat hamil yang dipicu oleh asma sebaiknya tidak dibiarkan, karena hal ini berpotensi menimbulkan komplikasi.

Komplikasi yang Disebabkan Asma Saat Hamil

ini gejala sesak napas saat hamil akibat asma 2

Foto: parenting.firstcry.com

Kurangnya gejala oksigen tidak hanya memengaruhi Moms, tetapi juga bayi Moms yang belum lahir.

Dan asma yang tidak terkontrol menempatkan Moms pada risiko yang lebih tinggi dari beberapa komplikasi, termasuk:

- persalinan prematur

- morning sickness yang parah

- hipertensi

- preeklampsia

Masalah Kesehatan Karena Asma yang Dapat Terjadi Pada Bayi

ini gejala sesak napas saat hamil akibat asma 3

Foto: romper.com

Kekurangan oksigen juga dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan pada bayi Moms yang belum lahir, seperti:

- berat lahir rendah

- hipoksia neonatal

- kematian perinatal

Lalu, bagaimana cara menangani sesak napas saat hamil yang dipicu oleh asma?

Berkonsultasilah dengan dokter kandungan.

Moms mungkin akan diberi obat untuk membantu mengelola asma, yang terdiri dari obat pengontrol untuk membantu mencegah serangan asma, serta obat yang dapat membantu meringankan gejala selama serangan asma.

Baca Juga: Waspadai 5 Faktor Penghambat Perkembangan Janin Ini

Dokter juga akan membantu Moms memelajari dan menghindari pemicu asma, agar sesak napas yang dialami tidak semakin parah.

Itulah gejala sesak napas saat hamil yang disebabkan oleh asma. Apa Moms pernah mengalaminya?

Artikel Terkait