FASHION & BEAUTY
23 September 2019

Beda Jenis Jerawat, Beda Cara Mengatasinya! Ketahui 5 Jenisnya di Sini

Awas, hati-hati mengatasi jerawat. Kenali jenis jerawat agar tidak salah cara mengatasinya!
Artikel ditulis oleh Ryo
Disunting oleh Ryo

Buat Moms yang sering jerawatan, pasti sebal sekali melihat benjolan-benjolan kecil bertebaran di wajah. Tapi, coba deh perhatikan. Ternyata, jerawat beda-beda.

Mulai dari yang kecil tapi banyak jumlahnya, sampai yang berukuran agak besar berwarna merah dan sakit saat disentuh.

Vickie Baker, MD, dokter kulit asal Pensylvannia, mengatakan bahwa tiap jerawat memiliki karakter yang berbeda-beda. Yuk kita lihat sama-sama!

Baca Juga: Cara Memencet Jerawat dengan Benar dan Tepat, Tidak Akan Berbekas

1. Komedo

Komedo wajah.jpg

Tipe jerawat yang paling sederhana. Biasanya menyerang wajah, terutama area hidung dan dagu. “Komedo terbentuk karena minyak dan sel-sel kulit mati terakumulasi dan menyumbat pori-pori. Jika tidak dibersihkan, komedo bisa menjelma jadi jerawat,”ungkap Baker.

Ada dua jenis komedo, blackhead dan whitehead. Komedo blackhead ujungnya berwarna hitam dan disebabkan oleh paparan debu dan kotoran dari luar. Sedangkan komedo whitehead masih terletak di permukaan kulit dalam, sehingga warnanya putih.

2. Papula

papula.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Papula adalah lanjutan komedo yang meradang. Saat komedo tidak ditangani dengan tepat dan dibiarkan terpapar kotoran, bakteri jahat akan tumbuh dan menyebabkan jerawat. Papula bentuknya benjolan kecil berwarna agak kemerahan, dan tidak menimbulkan rasa sakit saat disentuh.

Papula biasanya membuat kita sulit menahan diri untuk tidak memencetnya. Padahal, memencet jerawat hanya akan meninggalkan bekas luka dan memperluas area penyebarannya.

Jika jerawat di wajahmu masih tergolong dalam tipe papula, gunakan saja masker wajah yang mengandung asam salisilat atau bisa juga dengan masker alami seperti tomat, mentimun, dan perasan lemon untuk menghilangkan peradangan.

Baca Juga: 6 Kiat Memakai Makeup Saat Kulit Sedang Berjerawat

3. Pustula

pustula.jpg

Foto: acne.com

Pustula adalah fase lanjutan dari papula. Ukurannya lebih besar dengan ujung berwarna putih. Jerawat ini berisi nanah dan darah kotor, yang menyebabkan peradangan terjadi lebih parah. Jika disentuh, jerawat tipe ini akan menimbulkan rasa nyeri.

Saat memiliki jerawat pustula, sebaiknya cuti dulu menggunakan make up berlebihan. Rajin cuci muka dan memakai masker, juga gunakan krim khusus jerawat di pagi dan malam hari.

4. Nodula

nodula.jpg

Foto: thehealthy.com

“Jerawat nodula berdampak cukup serius pada kulit wajah. Benjolan yang muncul tak hanya di permukaan kulit, tapi juga di lapisan dalam. Ukurannya lebih besar dari pustula dan berwarna lebih gelap, karena berisi lebih banyak nanah dan darah kotor,” terang Dr Baker.

Kalau sudah ada nodula di wajah, sepertinya ini adalah waktu yang tepat untuk mendatangi dokter kulit untuk berkonsultasi.

5. Cystic

Unknown.jpeg

Foto: vice.com

Kita mengenalnya sebagai jerawat batu. Ada dua tipe jerawat batu, yang pertama masih agak lunak dan yang kedua terasa keras saat disentuh.

Jerawat batu lunak agak sakit saat disentuh, dan berisi nanah yang belum memadat. Sehingga saat dipencet atau tidak sengaja pecah, akan keluar cairan putih kekuningan yang beraroma tidak sedap. Sedangkan pada jerawat batu keras, sebaiknya jangan coba-coba memecahkannya karena akan terasa sangat sakit dan melukai kulit wajah.

Jalan yang paling baik mengatasi jerawat batu adalah, langsung datangi dokter kulit terdekat.

Baca Juga: Apa Penyebab Jerawat pada Bayi dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Nah, itulah 5 jenis jerawat dengan cara mengatasinya yang juga berbeda-beda. Jadi, jangan asal-asalan lagi, ya, Moms, dalam mengatasi jerawat.

(RYO/DIN)

Artikel Terkait