EVENT
17 Desember 2019

Hari Penganugerahan Orami Parenting Awards, Penuh Haru!

Mengharu biru sekaligus memberikan semangat.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Pada tanggal 14 Desember 2019, Orami menyelenggarakan Orami Parenting Awards, di FX Sudirman, Jakarta. Acara ini merupakan bentuk penghargaan Orami untuk para ibu, dengan kekuatan yang luar biasa di balik kelembutannya, di seluruh Indonesia.

Dalam event ini, Orami memberikan penghargaan kepada 8 orang nominee. Kesemuanya merupakan wanita hebat yang telah turut meramaikan segmen “Moms Story” di kanal Youtube Orami Indonesia satu tahun belakangan.

Di antara 8 orang ibu inspiratif ini, ada pula 3 kategori penghargaan yang diberikan.

Kategori pertama adalah The Most Impactful, yakni penghargaan khusus yang diberikan kepada sosok ibu dengan gerakan sosial berdampak besar.

Kedua, ada penghargaan The Most Inspiring, yakni penghargaan khusus sosok dengan perjalanan hidup paling menginspirasi.

Dan, yang ketiga adalah The Most Influential, yakni penghargaan khusus ibu dengan pengaruh besar di media sosial.

Penjurian Orami Parenting Awards

Pemenang kategori The Most Impactful dan The Most Inspiring diputuskan oleh dewan juri dengan berbagai latar belakang professional. Tim juri ini terdiri dari 3 orang yakni Angkie Yudistia (Staf Khusus Presiden Gugus Muda dan Pendiri Gerakan Thisable), Prita Apresianti (Head of Content dari Orami Parenting), dan Ajeng Raviando (Psikolog).

Moms, diakui tim juri, memilih dua orang pemenang di antara 8 ibu hebat ini, bukanlah pekerjaan mudah! Hal ini diungkapkan oleh Prita Apresianti, yang memberikan sepatah-dua patah kata, saat membuka gelaran Orami Parenting Awards ini.

“Sebab, semua Moms di sini menginspirasi. Tidak hanya untuk keluarganya, tapi juga untuk lingkungannya. Acara ini menjadi selebrasi, tentang tegarnya seorang ibu, apalagi dengan kondisi-kondisi yang beraneka rupa,” ucap Prita, yang juga merupakan seorang ibu dua anak ini.

Sementara itu, pemenang kategori The Most Influential dipilih berdasarkan vote di media sosial Instagram.

Baca Juga: Cari Tahu Tentang MPASI Alami dan Bergizi Untuk Si Kecil di Arisan Orami

Para Nominasi Orami Parenting Awards

Penjurian Orami Parenting Awards 1.JPG

Acara dilanjutkan dengan pemutaran video mengenai kedelapan nominasi dari Orami Parenting Awards. Suasana langsung penuh haru membiru, melihat perjuangan para nominasi ini sebagai ibu, juga sebagai sosok yang memberikan dampak besar bagi lingkungannya.

“Semua ibu itu memiliki perjuangan yang beda. Dalam prosesnya, kita membutuhkan support system agar anak dan keluarga aman. Salah satunya adalah Orami Parenting yang membuat kita merasa gak sendirian. Membuat para ibu bisa bersatu melewati tiap problema. Membuat para ibu bisa lega, berpikir kalau, ‘everything will be okay’. Karena perjuangan kita adalah satu, Moms, untuk anak-anak,” kata Angkie Yudistia selaku salah satu juri.

Berikut ini adalah delapan nominasi Orami Parenting Awards yang juga diundang ke gelaran penghargaan ini.

Nina Widharetna

Co-Founder Kita+Kita Food Studio yang juga merupakan seorang penderita kanker payudara jenis triple negative. Nina telah berpulang ke pangkuan Ilahi pada tanggal 31 Mei 2019 silam.

Hages Budiman

Aktivis LSM Kuldesak (Kumpulan dengan Segala Aksi Kemanusiaan) yang berfokus kepada pendampingan ODHA (Orang dengan HIV AIDS). Hages sendiri didiagnosis HIV Positif sejak tahun 2006, namun hal ini tidak menyurutkan semangatnya sebagai seorang ibu.

Paturahmi

Seorang supir ojek online dan ibu dari tiga orang anak. Semangatnya luar biasa dalam memberikan kehidupan terbaik untuk buah hati. Bahkan, beliau bisa mengantarkan anak sulungnya mengecap dunia perkuliahan hingga kini lulus dan bekerja di perusahaan swasta.

Yola Tsagia

Pendiri Indonesia Rare Disorder yakni sebuah komunitas dukungan untuk para ibu dengan anak berkelainan genetik langka. Inspirasi dalam membuat komunitas para ibu saling memberi dukungan ini datang dari keadaan putri kecil Yola, dengan kondisi Treacher Collin Syndrome-nya, penyakit yang membuat penderitanya lambat laun kehilangan pendengaran dan penglihatan.

Namira Monda

Seorang influencer dengan anak berkebutuhan khusus. Putri dari Namira, Aurora, didiagnosis dengan Craniosynostosis dengan ubun-ubun kepala yang sudah menutup sejak lahir. Namira kerap berbagi kesehariannya di instagram @namiramonda dengan 93 ribu followersnya. Sehingga, menjadi teman para ibu dengan special needs child.

Drh. Nyoman Sakyarsih

Seorang dokter hewan, single mom, dan traveler. Bersama anaknya yang didiagnosis dengan spektrum autisme, Nyoman telah mendaki 36 gunung di Indonesia maupun mancanegara! Diagnosis tersebut tidak menyetop ibu dan anak ini menjalani hobinya.

Dr. Ratih Citra Sari

Seorang dokter relawan bencana dan ibu tiga anak yang telah mengabdikan hidupnya untuk masyarakat. Dokter Ratih tidak mematok biaya untuk pasiennya, bekerja secara sukarela, dan kerap memberikan pengobatan gratis ke pelosok negeri tidak peduli seberapa sulit medan yang ditempuh.

Putri Santoso

Co-Founder dari Kopi Tuli. Putri terlahir tuli, telah akrab dengan rundungan, dan kerap mendapatkan penolakan terutama di lingkungan kerja. Alih-alih membuatnya patah semangat, Putri justru menciptakan lapangan kerja untuk orang dengan keadaan yang sama seperti dirinya, yakni Kopi Tuli. Putri juga mendirikan Yayasan Sampagulia yang memberikan pelatihan untuk penyandang tuli.

Baca Juga: 3 Keterampilan yang Harus Dimiliki Moms Zaman Now untuk Jadi Ibu Hebat

Pembacaan Pemenang Orami Parenting Awards

Setelah pemutaran video, pemenang Orami Parenting Awards pun diundang untuk menerima awards ke atas panggung.

The Most Influential

Pemenang Orami Parenting Awards 3.JPG

Kategori pertama, The Most Influential, dibacakan oleh Haryo Suryo Putro selaku Chief Marketing Officer Orami dan Bunga Mega selaku Head of Community Orami Parenting.

Gelar pemenang kategori The Most Influential jatuh kepada Namira Monda. Namira pun memberikan sambutannya.

“Sebenarnya, karena perjuangan seorang ibu berbeda-beda, penghargaan seperti ini pantas diberikan kepada semua ibu. Semoga perjuangan ibu bisa menginspirasi,” kata Namira.

The Most Impactful

Pemenang Orami Parenting Awards 4.JPG

Kategori kedua, The Most Impactful, dibacakan oleh Ferry Tenka selaku Chief Executive Officer dari Orami dan psikolog Ajeng Raviando yang juga merupakan anggota tim juri.

“Berbicara tentang sosok dengan impact, tentunya di hidup saya, orang tua adalah pemberi impact terbesar. Namun, pemenang kategori ini, adalah sosok dengan impact yang besar tidak hanya di keluarga, tapi juga di lingkungan sekitar,” kata Ferry Tenka sebelum membacakan nominasi.

Pemenang kategori The Most Impactful adalah Yola Tsagia dengan komunitas Indonesia Rare Disease-nya. Suasana berubah haru saat Yola menuju panggung untuk menerima penghargaan tersebut.

"Terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan. Dulu saya merasa terpuruk dan sedih, tapi berkat kehadiran dan melihat perkembangan putri kecil saya Odilia, saya jadi semangat. Terima kasih Odilia," kata Yola memberikan speech, dan yang kemudian turun dari panggung, memeluk putrinya yang juga menangis penuh haru dan bangga kepada ibunya.

The Most Inspiring

Pemenang Orami Parenting Awards 5.JPG

Kategori terakhir, The Most Inspiring, dibacakan oleh Cynthia Tenggara selaku Head of Parenting Orami dan Angkie Yudistia yang juga bagian dari tim juri.

Pemenang dari kategori ini adalah Hages Budiman, yang berhasil menginspirasi banyak orang berkat semangat yang luar biasa, walau dengan virus HIV di tubuhnya. Ibu hebat ini mengasuh kedua anaknya, tapi juga tidak henti memberikan dukungan kepada para ODHA.

Sekali lagi, suasana mengharu biru.

“Terima kasih, kepada kedua anak-anak saya yang hebat. Virus di tubuh saya tidak mematahkan semangat, sebab saya berjuang hanya untuk anak-anak saya. Ini hadiah untuk kalian,” ungkap Hages penuh haru kepada dua orang anaknya yang berada di bangku penonton.

Selamat untuk para pemenang Orami Parenting Awards! Semoga selalu bisa menginspirasi kapanpun dan di manapun.

Artikel Terkait