3-5 TAHUN
22 Mei 2019

Penanganan Pertama Epilepsi Anak, Wajib Moms Ketahui!

Tangani sebelum akibatkan risiko berbahaya!
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Mendiagnosis epilepsi atau kejang pada anak bisa jadi hal yang sulit. Epilepsi anak bisa berakhir begitu cepat sehingga dokter pun mungkin tidak akan pernah melihat anak mengalami kejang.

Hal pertama yang perlu dilakukan dokter yaitu mengesampingkan kondisi lain, seperti kejang nonepilepsi.

Ini menyerupai kejang, tetapi sering disebabkan faktor-faktor lain seperti penurunan gula darah atau tekanan darah, perubahan ritme jantung, atau stres emosional.

Ketahui penanganan pertama epilepsi anak untuk menghindari risiko berlanjut yang justru lebih berbahaya.

Upaya awal harus dilakukan terlebih dahulu untuk melindungi anak agar tidak melukai dirinya sendiri.

Berikut penanganan pertama epilepsi anak, dikutip dari WebMD.

Baca Juga: Bayi Kejang, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Penanganan Pertama Epilepsi Anak

penanganan epilepsi anak (1-1).jpg
  • Bantu anak berbaring miring, terutama di tempat yang datar dan tidak ramai. Ini akan membantu mencegah anak akan kemungkinan untuk muntah
  • Lepaskan kacamata atau benda berbahaya lainnya di area tersebut
  • Jangan mencoba memasukkan apa pun ke dalam mulut anak untuk menghentikan kejang, ini dapat melukai anak atau diri sendiri
  • Segera periksa untuk melihat apakah anak bernapas, dan terus perhatikan anak agar bernapas dengan baik selama dan setelah kejang
  • Hubungi ambulans segera untuk mendapatkan bantuan medis jika anak tidak bernapas atau tubuhnya terlihat membiru
  • Jika anak tidak bernapas dalam 1 menit setelah kejang berhenti, mulailah pernapasan penyelamatan mulut ke mulut (CPR)
  • Jangan mencoba melakukan penyelamatan pernapasan untuk anak selama kejang, karena hal tersebut dapat melukai anak atau diri sendiri
  • Setelah kejang berakhir, letakkan anak di satu sisi dan tinggal bersama anak itu agar ia tetap dalam kondisi sadar
  • Jangan mencoba memberikan makanan, cairan, atau obat melalui mulut kepada anak yang baru saja mengalami kejang. Kecuali jika anak benar-benar sadar
  • Anak-anak dengan riwayat epilepsi juga harus dicegah dari cedera lebih lanjut dengan memindahkan benda padat di area anak
  • Jika anak berada di kapal atau di dekat air, ia harus selalu mengenakan jaket pelampung. Jaga anak agar ia tidak tenggelam

Baca Juga: Seorang Perempuan di Probolinggo Tewas karena Epilepsi, Ini 5 Hal yang Perlu Diketahui tentang Epilepsi

Perawatan Medis Epilepsi Anak

penanganan epilepsi anak (2).jpg

Perawatan medis untuk kejang pada anak-anak berbeda dari perawatan kejang untuk orang dewasa. Kecuali ditemukan penyebab spesifik, kebanyakan anak dengan kejang pertama kali tidak akan diberikan obat.

Ini karena beberapa alasan berikut:

  • Selama kunjungan pertama, banyak dokter tidak dapat memastikan apakah peristiwa itu adalah kejang atau penyakit lainnya
  • Banyak obat kejang memiliki efek samping termasuk kerusakan pada hati atau gigi anak
  • Banyak anak hanya akan memiliki satu, atau sangat sedikit, kondisi kejang dalam hidup mereka

Baca Juga: Kejang Pada Bayi, Apa Benar Pengaruhi Kecerdasan Otaknya?

Jika anak diberikan obat untuk mengatasi kejang:

  • Dokter akan mengikuti kadar obat, yang memerlukan tes darah yang sering, dan akan mengawasi dengan cermat untuk efek sampingnya.
  • Seringkali, dibutuhkan berminggu-minggu hingga berbulan-bulan untuk menyesuaikan obat, dan kadang-kadang lebih dari satu obat diperlukan
  • Jika anak mengalami kejang terus-menerus (status epilepticus), ia akan diperlakukan dengan sangat agresif dengan obat-obatan anti kejang IV, dirawat di unit perawatan intensif, dan mungkin ditempatkan pada mesin pernapasan
Artikel Terkait