TRIMESTER 3
23 Oktober 2019

Penasaran Jawaban Mengapa Bayi Cegukan Dalam Kandungan? Yuk, Simak di Sini

Bayi cegukan di dalam kandungan, apakah normal?
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ryo

Memiliki bayi dalam kandungan memang menjadi hal yang menyenangkan. Apalagi ketika Moms merasakan berbagai aktivitas bayi dalam kandungan, seperti bergerak, menendang, hingga cegukan.

Tidak hanya setelah lahir, ternyata bayi dalam kandungan juga bisa cegukan.

Lantas, apa yang menjadi penyebab bayi cegukan dalam kandungan? Apakah ini normal?

Yuk, simak penjelasannya di sini.

Baca Juga: Cara Mengatasi Cegukan pada Bayi

Cegukan Dalam Kandungan

cara stimulasi bayi dalam kandungan hero banner magz (1510x849)

Kadang, cegukan dan tendangan bayi sering dikira sama. Pasalnya, kedua aktivitas ini sama-sama ditandai dengan gejolak menekan dari dalam perut.

Cara yang paling mudah untuk membedakan kapan bayi menendang dan bayi cegukan dalam kandungan adalah dengan bergerak.

“Bayi Moms dapat merespon setiap gerakan yang Moms lakukan jika ia merasa tidak nyaman. Bila Moms merasakan gerak bayi terus berpindah-pindah di dalam kandungan (baik di sisi atas, bawah, kanan, atau kiri) dan kemudian langsung berhenti saat Moms berhenti bergerak, ini adalah tendangan bayi,” kata Dr. Hobel, direktur kedokteran ibu-janin di Cedars Sinai dan seorang profesor kebidanan / ginekologi dan pediatri di University of California, Los Angeles (UCLA).

Baca Juga: Balita Cegukan? Bantu Hentikan Dengan 6 Cara Alami Ini

Lantas, bagaimana dengan cegukan?

“Jika Moms sedang duduk tenang dan merasakan getaran yang berdenyut atau berirama yang berasal dari salah satu area perut Moms, maka ini mungkin merupakan cegukan bayi. Biasanya Moms mulai bisa merasakan cegukan pada bayi dalam kandungan Anda di trimester kedua dan ketiga,”tambah Dr Hobel.

Apa yang Terjadi Saat Bayi Cegukan Dalam Kandungan?

Kesalahan Ibu Hamil yang Membuat Proses Persalinan Sulit 4.jpg

Saat dalam kandungan, bayi akan melakukan berbagai macam gerakan sebagai bentuk pembelajaran sebelum ia lahir. Hal ini yang nantinya akan ia gunakan untuk bertahan hidup sejak awal kelahirannya.

Salah satu teori mengatakan bayi cegukan dalam kandungan menandakan sedang berlangsungnya pematangan paru-paru. Pasalnya, cairan amnion atau air ketuban hanya terhirup masuk ke dalam paru-paru, lalu keluar lagi, seiring dengan gerakan memompa yang dilakukan oleh diafragma janin. Nah, cegukan inilah yang membantu bayi dalam kandungan untuk menguatkan otot-otot pada organ pernapasannya.

Dapat disimpulkan bahwa bayi cegukan dalam kandungan adalah normal dan memang menjadi salah satu bagian dalam masa kehamilan. “Namun, hati-hati bila saat usia kehamilan 32 minggu, Moms masih merasakan cegukan dari bayi hingga 15 menit. Meski terbilang jarang, hal ini dapat menandakan adanya masalah dengan tali pusar,” Dr Hobel mengingatkan.

Baca Juga: Ini Dia Penyebab Cegukan yang Belum Banyak Diketahui

Jadi, jangan terlalu panik dengan cegukan di dalam kandungan ya, Moms!

(RYO/DIN)

Artikel Terkait