KEHAMILAN
26 Desember 2019

Pendarahan Implantasi di Awal Kehamilan, Berbahayakan?

Yuk, kenali pendarahan implantasi, Moms
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Ketika sedang berusaha untuk hamil, dua minggu antara masa ovulasi dan tes kehamilan di rumah yang menunjukkan positif, Moms tentu akan sangat bahagia. Akhirnya, hal yang selam aini ditunggu-tunggu tiba juga.

Tapi, bagaimana jika ternyata tidak lama setelah dinyatakan positif hamil, Moms mengalami pendarahan? Apakah kehamilan Moms normal dan sehat? Pendarahan apa yang baru saja Moms alami? Moms tentu khawatir, apalagi jika ini adalah kehamilan pertama.

Moms, ternyata, pendarahan yang terjadi di awal kehamilan disebut dengan pendarahan implantasi. Kondisi ini terjadi ketika embrio mulai melekat di rahim.

Baca Juga: Perdarahan Tidak Berbahaya saat Hamil, Ini Dia Penjelasannya

Dilansir dari American Pregnancy Association, gerakan telur ini dapat menyebabkan pendarahan ringan atau bercak, yang sepenuhnya normal dan tidak memerlukan perhatian medis apa pun.

Agar tidak penasaran lagi tentang pendarahan implantasi, yuk simak ulasannya di bawah ini.

Kenali Pendarahan Implantasi

pendarahan implantasi

Foto: momlovesbest.com

“Pendarahan implantasi normal terjadi pada masa 6-12 hari setelah pembuahan,” jelas dr. Yuslam Edi Fidianto, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah – Pondok Indah.

Menurut dr. Yuslam Edi Fidianto, hal ini ditandai dengan bercak darah berwarna merah muda atau cokelat yang tampak samar-samar. Hal ini terjadi karena embrio menempel di dinding rahim dan tidak mengganggu perkembangan embrio.

Baca Juga: Proses IVF dengan Embrio Beku, Bikin Ibu dan Bayi Lebih Sehat?

Pendarahan implantasi itu normal, namun kalau apabila warna darahnya lebih gelap dan semakin lama semakin deras, disertai kram dan mulas yang tidak kunjung hilang, bisa jadi merupakan tanda-tanda ancaman keguguran. Sebaiknya segera ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Tanda dan Gejala Pendarahan Implantasi

pendarahan implantasi

Foto: fertilitycenter.com

Pendarahan implantasi dianggap sebagai salah satu gejala awal kehamilan (setidaknya salah satu tanda pertama yang mudah diidentifikasi untuk seorang ibu).

Biasanya, hal ini dimulai sekitar beberapa hari sebelum siklus menstruasi berikutnya. Namun, karena pendarahan implantasi terjadi pada waktu yang sama dengan menstruasi, banyak wanita bingung apakah ini merupakan kemungkinan kehamilan atau menstruasi biasa.

Baca Juga: Catat, Begini Cara Membedakan Kram Perut Menstruasi dengan Tanda Awal Kehamilan

Ada beberapa tanda yang menunjukkan terjadi pendarahan implantasi, yaitu:

  • Terjadi kram ringan hingga pingsan (tidak seperti kram saat menstruasi biasa)
  • Perubahan suasana hati
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Nyeri payudara
  • Sakit punggung bagian bawah

Berapa Lama Pendarahan Implantasi Terjadi?

pendarahan implantasi

Foto: themummybubble.co.uk

Pada sebagian besar kasus, pendarahan implantasi dapat berlangsung hanya beberapa jam hingga tiga hari.

Wanita yang sedang dalam masa kehamilan pertama mereka kemungkinan akan melihat atau berdarah sedikit lebih banyak daripada wanita yang terbiasa dengan perlekatan telur.

Hal ini mirip dengan flossing gigi pada gusi karena pertama kali garis gusi diperburuk, akan berdarah lebih banyak, sementara waktu berikutnya pendarahan akan berkurang.

Nah Moms, itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang pendarahan implantasi. Pendarahan implantasi sebetulnya normal terjadi, namun jika ada gejala lain seperti yang dijelaskan di atas, segera konsultasikan dengan dokter kandungan ya.

Artikel Terkait