KESEHATAN
22 Oktober 2019

Penderita Neuropati Wajib Hindari 4 Jenis Makanan Ini

Hindari gluten dan berhati-hati pada produk bebas gluten
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Saraf membutuhkan keseimbangan nutrisi agar dapat berfungsi dengan baik. Pada penderita neuropati, konsumsi makanan yang tidak tepat dapat berkontribusi atau memperburuk neuropati atau kerusakan saraf tepi.

Berikut, empat kategori makanan yang perlu dihindari atau dijaga agar dikonsumsi dalam batas minimum untuk para penderita neuropati.

Baca Juga: Kenali Neuropati, Penyakit yang Disebabkan dari Kegiatan Sehari-hari

1. Gluten

gluten free - scmp.com.jpg

Foto: Scmp.com

Jika penderita neuropati memiliki alergi gluten atau toleransi yang rendah terhadap gluten maka konsumsi makanan yang mengandung gluten dapat memicu dan memperburuk gejala neuropati.

Gluten adalah protein yang ditemukan dalam gandum dan tepung kue. Gluten dapat ditemukan pada roti, sereal, pasta, kerupuk, kue, kue pastri, dan makanan apa pun yang mengandung gandum, atau tepung kue.

Selain itu, penderita neuropati juga perlu berhati-hatilah dengan makanan yang berlabel “bebas gluten".

Pasalnya, sebagian besar mengganti gluten dengan tepung jagung atau tepung tapioka yang dapat meningkatkan gula darah sehingga menyebabkan lebih banyak kerusakan saraf.

"Kami umumnya mendorong pasien untuk mencoba diet bebas gluten. Kami biasanya mendorong pasien untuk mencobanya selama beberapa bulan,” ujar Bryan Tsao, MD, dokter spesialis neurologi dan direkturRehabilitation, Orthopedic, and Neuroscience Institute di Loma Linda University Health, California.

2. Biji-bijian Olahan (Refined Grains)

refined-grains - world-grain.com.jpg

Foto: World-grain.com

Biji-bijian olahan bersifat glikemik, artinya memiliki dampak pada peningkatan gula darah. Pada neuropati yang berkaitan dengan diabetes, mengendalikan gula darah adalah hal yang penting.

Maka dianjurkan untuk mengganti roti putih, gandum, pastaa, nasi putih, keripik kentang, dan lainnya dengan makanan yang bersumber dari biji-bijian utuh.

Baca Juga: 4 Treatment Tradisional Untuk Neuropati

3. Gula

1804w-added-sugar-foods - cookinglight.com.jpg

Foto: Cookinglight.com

Gula yang ditambahkan seperti sirup, madu, dan gula tebu tentu menambah rasa manis pada sebagian besar hidangan, akan tetapi memiliki sedikit nutrisi.

Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan gejala neuropati. Pilih makanan bergizi seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Sama seperti biji-bijian olahan dan makanan yang mengandung gluten, tambahan gula meningkatkan indeks glikemik.

Dengan demikian, dapat menyebabkan peningkatan gula darah.Makanan yang sering ditambahkan gula diantaranya minuman, permen, sereal, sirup, selai dan jeli, kue, kue kering dan sebagian besar makanan olahan.

4. Lemak Jenuh

Trans-Fat - akhayar.com.jpg

Foto: Akhayar.com

Lemak jenuh dapat ditemukan pada daging berlemak dan produk susu. Lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol LDL yang menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

Konsumsi lemak jenuk berdampak pada pembuluh darah yang tidak dapat memompa darah secara optimal untuk membawa oksigen ke jaringan perifer. Artinya, saraf di tangan dan kaki menjadi terganggu.

Kolesterol LDL juga menyebabkan iritasi dan peradangan pada lapisan arteri yang memicu peradangan sistemik yang mempercepat kerusakan pada struktur halus seperti saraf.

Baca Juga: Perlu Diwaspadai, Ini 4 Jenis Penyakit Neuropati yang Umum Terjadi

Mengurangi asupan dari empat makanan di atas dapat membantu meringankan rasa sakit dan ketidaknyamanan gejala neuropati bagi para penderita neuropati.

Selain itu, konsumsi vitamin b12 dan nutrisi lainnya juga dapat membantu mencegah neuropati.

(SWN)

Artikel Terkait