PROGRAM HAMIL
22 Agustus 2019

Penderita Penyakit TBC Harus Menunda Program Hamil, Benarkah?

Promil saat mengalami TBC? Sebaiknya tunda atau jangan? Simak pembahasannya
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Orami

TBC atau tuberkulosis adalah penyakit yang tersebar melalui udara dari orang ke orang. Umumnya, TBC menyerang bagian paru-paru, tapi tidak menutup kemungkinan juga organ lain bisa terjangkit.

Salah satu organ yang bisa jadi sasaran adalah buluh rahim atau tuba falopi yang disebabkan oleh bakteri Basil tuberkulosis.

Baca Juga: Ini 5 Manfaat Kalender Masa Subur Bagi Wanita

Benarkah Harus Tunda Promil?

Penderita Penyakit TBC harus Menunda Program Hamil, Benarkah?1.jpg

Penderita TBC terutama yang menyerang tuba falopi bisa jadi kesulitan punya anak. Dilansir dari livescience.com, seorang perempuan dan suaminya yang sedang berusaha punya anak, mengetahui bahwa penyebab ia susah hamil karena saluran tuba falopi yang tersumbat.

Dokter kemudian memberikannya berbagai macam tes, mulai dari tes kesuburan sampai penyakit kelamin, tetapi selalu negatif.

Akhirnya, sang dokter menduga pasiennya mengidap penyakit TB pada lapisan rahim. Perempuan tersebut tidak mengalami gejala TB seperti batuk atau nyeri dada, tetapi pada kebanyakan orang, TB hanya bersifat laten (tahap kedua perkembangan TBC).

Meskipun sangat jarang bahwa tuberkulosis jadi penyebab ketidaksuburan, tapi ada kemungkinan bahwa penyakit tersebut menyebabkan seseorang sulit hamil.

“Orang-orang cenderung menganggap TB sebagai penyakit paru-paru, padahal sebenarnya TB bisa memengaruhi sebagian besar sistem organ. Jadi, selalu waspada,” ujar dr. Richard Legro, profesor kebidanan & kandungan dan ilmu kesehatan masyarakat di Fakultas Kedokteran Universitas Penn.

Baca Juga: Selain Buah Zuriat, 7 Buah Ini Juga Bagus untuk Program Hamil

Bahaya bagi Ibu dan Anak

Penderita Penyakit TBC harus Menunda Program Hamil, Benarkah?2.jpg

Bila Moms menderita penyakit TBC, memang sebaiknya harus menunda program hamil dulu, ya. Ada baiknya penyakit tersebut disembuhkan terlebih dahuli. Sebab, jika tidak, ada banyak risiko yang menanti bagi ibu Si Kecil. Beberapa di antaranya:

  • Bayi BBLR (berat badan lahir rendah) meskipun sang ibu sehat.
  • Bayi lahir dengan TB (jarang terjadi).
  • Bayi mengidap TB sejak lahir ke dunia, tertular dari sang ibu apabila ibu mengidap penyakit TB aktif dan tidak dirawat.
  • Kematian bagi ibu dan bayi.

Baca Juga: Cara Mengonsumsi Buah Zuriat Agar Cepat Hamil

Bagaimana Bila Hamil Saat TBC Belum Sembuh?

Penderita Penyakit TBC harus Menunda Program Hamil, Benarkah?3.jpg

Moms mungkin khawatir apakah minum obat untuk TB bisa membahayakan janin di dalam perut. Tetapi, alangkah lebih baiknya untuk meminum obat atau membiarkannya tanpa perawatan.

Menuruti situs web webmd.com, obat-obatan TBC memang bisa menjangkau janin tapi belum terbukti menyakiti bayi yang belum lahir. Obat-obatannya pun tergantung pada jenis TB apa yang sedang Moms derita.

Meskipun, ada beberapa obat TB yang bisa menyebabkan bayi cacat lahir atau masalah lain saat bayi sedang bertumbuh. Namun, dokter tidak akan meresepkan obat-obatan ini apabila Moms sedang hamil atau sedang promil.

Baca Juga: Dads, Ini 5 Manfaat Bawang Putih untuk Kesuburan Pria yang Perlu Diketahui

Moms yang menderita TBC memang sebaiknya menunda program hamil dahulu agar bisa fokus menyembuhkan dirinya sendiri.

Setelah sembuh, barulah mulai kembali promil Moms. Risiko untuk janin dalam perut cukup besar apabila Moms masih mau melanjutkan promil sebelum mengobati TBC-nya terlebih dulu.

(SR/ERW)

Artikel Terkait