COVID-19
12 Juni 2020

Aturan Penggunaan Sarung Tangan di Masa Pandemi, Moms Perlu Tahu

Sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Lolita
Disunting oleh Dina Vionetta

Penyebaran Covid-19 di Indonesia maupun di dunia masih merajalela. Berbagai upaya dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Mulai dari mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, hingga memakai sarung tangan selama masa pandemi.

Aturan Penggunaan Sarung Tangan selama Pandemi Covid-19

Salah satu penularan Covid-19 yang terjadi melalui sentuhan membuat banyak orang berbondong-bondong menggunakan sarung tangan agar terhindar dari virus.

Meski begitu, ternyata mengenakan sarung tangan juga harus mengikuti standar peraturan kesehatan.

Berikut aturan menggunakan sarung tangan selama pandemi Covid-19.

Baca Juga: Ternyata, Sarung Tangan Bayi tidak Wajib Hukumnya

1. Jangan Menyentuh Wajah

Mengenal Botox Perawatan yang Mengurangi Kerutan Pada Wajah - efek samping suntik botox.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Meskipun Moms dan Dads telah menggunakan sarung tangan saat beraktivitas, namun tetap tidak boleh menyentuh wajah.

Sebab penularan virus Corona juga terjadi melalui sentuhan hidung, mulut, dan mata.

Sehingga besar kemungkinan Moms dan Dads untuk tertular virus jika masih menyentuh wajah meskipun menggunakan sarung tangan.

Jangan beranggapan bahwa sarung tangan adalah perisai kekuatan anti virus.

Karena sarung tangan tidak akan melindungi kita dari berbagai infeksi terutama jika sumber utam infeksi adalah batuk dan bersin.

2. Cuci Tangan Sebelum dan Sesudah Memakai Sarung Tangan

Rahasia-Kulit-Anak-Tetap-Lembap.-meski-Sering-Cuci-Tangan-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Pastikan Moms dan Dads untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah memakai sarung tangan, terlebih setelah membersihkan rumah atau menyemprotkan disinfektan.

Hal ini dilakukan agar kebersihan tangan terjaga dan terhindar dari risiko penularan virus Corona.

3. Gunakan Sarung Tangan Sekali Pakai

cara menjaga kesehatan dari virus Corona-sarung tangan.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Disarankan untuk menggunakan sarung tangan sekali pakai agar meminimalisir risiko penularan dan kontaminasi dari virus Corona.

Jika Moms dan Dads menggunakan sarung tangan berbahan kain, pastikan untuk selalu mencuci sarung tangan dengan bersih sebelum menggunakannya lagi.

Baca Juga: Jangan Salah Langkah, Ini Cara Mencuci Tangan yang Benar

Kapan Saat yang Tepat Menggunakan Sarung Tangan?

Meskipun sarung tangan bisa jadi alternatif untuk menghindari virus Corona, namun tidak semua aktivitas bisa menggunakan sarung tangan.

Ada kegiatan-kegiatan yang memang seharusnya menggunakan sarung tangan agar tidak tertular Covid-19.

1. Membersihkan Rumah

Punya Waktu Sempit Ini 7 Tips Membersihkan Rumah Secara Cepat 07.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) baru saja mengeluarkan rekomendasi cara menggunakan sarung tangan yang tepat saat membersihkan rumah.

Dalam rekomendasinya itu, CDC menyebut bahwa saat membersihkan rumah di tengah pandemi Covid-19 sebaiknya menggunakan sarung tangan. Terlebih jika Moms dan Dads menyemprotkan disinfektan di sekitar rumah.

Sebab, jika tak menggunakan sarung tangan, cairan desinfektan kemungkinan akan mengenai tangan dan mengontaminasi benda-benda di sekitarnya.

Jangan lupa untuk membuka ventilasi dan menyalakan kipas agar udara segar dan cahaya bisa masuk ke dalam ruangan saat dibersihkan sehingga ruangan tidak pengap dan viru-virus tidak mengendap di dalam ruangan dalam waktu lama.

2. Saat Merawat Orang Sakit

Mengenal Botox Perawatan yang Mengurangi Kerutan Pada Wajah - berapa lama suntik botox bertahan.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Jika Moms sedang merawat anak atau suami yang sakit di rumah, disarankan untuk mengenakan sarung tangan.

Terlebih ketika Moms sedang membersihkan ruangan sekitar anak atau suami yang sedang sakit.

Penggunaan sarung tangan saat sedang merawat orang sakit ini juga berlaku ketika Moms sedang membersihkan muntahan, air liur, lendir, hingga urin.

Setelahnya sarung tangan bisa dibuang agar tidak terinfeksi penyakit atau virus.

3. Para Tenaga Medis

Dokter RSUD Dr Soetomo Meninggal Karena Terpapar COVID-19.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Menjadi sebuah keharusan untuk para tenaga medis menangani pasien Covid-19 dengan perlengkapan ekstra seperti masker, penutup wajah, penutup kepala, APD hingga sarung tangan agar terhindar dari penularan Covid-19 oleh pasien.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh T. M. Cook berjudul Personal protective equipment during the COVID-19 pandemic menyebut bahwa peralatan perlindungan pribadi haruslah mudah dilepas setelah digunakan tanpa mengontaminasi penggunanya.

Berkaca dari kasus penyebaran Covid-19 di Kanada yang berkaitan dengan tingginya infeksi virus pada petugas kesehatan maka disarankan untuk segera membuang APD yang telah digunakan untuk menghindari risiko penularan.

Selain itu, protokol kesehatan untuk mengenakan sarung tangan pada tenaga medis turut direkomendasikan oleh Pusat Kesehatan Inggris.

Dalam hal ini, para tenaga medis harus mengganti sarung tangan dan perlengkapan lainnya ketika menangani pasien-pasien yang terjangkit Covid-19.

Baca Juga: 4 Fakta Hotel Grand Cempaka yang Disulap Jadi Tempat Tinggal Tenaga Medis Covid-19

Perlu diingat ya Moms dan Dads, meskipun menggunakan sarung tangan, penularan virus Corona akan terus terjadi jika Moms dan Dads tidak menjaga protokol kesehatan seperti menjaga jarak, sering mencuci tangan, mengenakan masker hingga menjaga kesehatan tubuh dengan asupan makanan bergizi.

Artikel Terkait