GAYA HIDUP
18 Juni 2019

Penghasilan Istri Lebih Besar, Apa Pengaruhnya ke Hubungan?

Memangnya penting ya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla

Persentase perempuan yang menghasilkan uang lebih besar dari suami, meskipun masih tergolong kecil, namun sudah mulai ada peningkatan.

Ketika penghasilan istri lebih besar, entah itu istri atau suami terkesan seperti tidak nyaman.

Penelitian dari Census Bureau menyimpulkan bahwa orang cenderung menganggap bahwa laki-laki yang memiliki penghasilan lebih besar dianggap lebih bisa diterima masyarakat.

Padahal tidak semua seperti itu, di dalam rumah tangga semua seharusnya dianggap sama dan setara, sehingga jika penghasilan istri lebih besar seharusnya tak ada masalah.

Namun bagaimana jika penghasilan istri lebih besar?

1. Selalu Pikirkan Tentang Beban Pekerjaan Yang Ditanggung, Bukan Siapa Yang Mengerjakannya

Jika Penghasilan Istri Lebih Besar dan Pengaruhnya ke Hubungan 1.jpg

Foto: dontforgettomove.com

Attitude paling penting bagi pasangan untuk mengatur situasi ini adalah mereka harus benar-benar menganggapnya sebagai sebuah kesetaraan.

Masalah yang dihadapi harus dilihat dengan sudut pandang yang sama, yaitu rumah tangga dengan dua pekerjaan, anak-anak, dan setumpuk pekerjaan rumah. Masalahnya tak terletak pada siapa yang punya gaji lebih banyak.

Cari jalan keluar untuk mendapat kesepakatan tentang bagaimana mengatur rumah tangga dengan baik dan benar.

Baca Juga : Punya Pekerjaan Sampingan Penghasilan Banyak, Sebaiknya Uangnya untuk Apa, Ya?

2. Jangan Bawa-bawa Penghasilan Jika Sedang Berdebat

Jika Penghasilan Istri Lebih Besar dan Pengaruhnya ke Hubungan 2.jpg

Foto: bizjournals.com

Tak penting siapa yang punya penghasilan Rp 80 juta dalam setahun dan siapa yang punya penghasilan Rp 150 juta per tahun.

Kalian berdua sama-sama bekerja 40 jam setiap minggu untuk mendapat gaji. Tentukan hal-hal yang memang benar-benar kalian anggap penting.

Jangan pernah ungkit-ungkit angka gaji jika sedang berdebat karena hanya akan menambah masalah baru, yaitu iri.

Baca Juga : 4 Langkah Kelola Gaji Bulanan

3. Bicarakan Tentang Keputusan Finansial Bersama

Jika Penghasilan Istri Lebih Besar dan Pengaruhnya ke Hubungan 3.jpg

Foto: gobankingrates.com

Zaman dulu, pihak yang bekerjalah yang membuat keputusan.

Kini, kedua belah pihak yang harus sama-sama mengambil keputusan finansial, terlepas siapa yang menghasilkan uang paling banyak.

Membicarakan hal ini bisa membuat kedua belah pihak sama-sama sadar tentang apa yang ingin dicapai dan dilakukan dalam jangka panjang menyangkut kondisi finansial rumah tangga.

Tentukan hal-hal seperti: uang siapa milik siapa, tagihan apa dibayar siapa, akun bank punya berapa, dan tabungan siapa pakai uang siapa.

(SN/CAR)

Artikel Terkait