KESEHATAN
13 September 2019

Penting! Ketahui Bahaya Asam Urat dari Sekarang agar Bisa Menghindarinya

Apa saja bahaya yang menyertai asam urat? Langsung cek artikelnya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ryo

Beberapa orang menganggap asam urat penyakit ringan. Bahkan ada yang berpendapat asam urat tinggi mudah disembuhkan.

Biasanya sih, anggapan ini karena gejala awal serangan asam urat yang bisa hilang sendiri. Karena rasa nyerinya cuma sebentar, banyak orang menganggap penyakit ini tidak perlu diobati.

“Ini pendapat yang salah! Kita seharusnya berhati-hati terhadap penyakit ini. Karena banyak hal buruk yang bisa terjadi bila penyakit ini tidak tertangani dengan cepat,”kata Robert Terkeltaub, seorang profesor kedokteran di University of California, San Diego.

Baca Juga: Wajib Dihindari, Ini Makanan Penyebab Penyakit Asam Urat!

Bahaya Asam Urat

gout-foot-300x200.jpg

Foto: healthmagazine.com

Pada umumnya, orang Indonesia mengenali serangan asam urat sebagai rasa sakit pada bagian persendian. Terutama di lutut dan jari kaki.

Saat serangan awal datang, nyerinya muncul di pagi hari saat bangun tidur, dan akan hilang saat kita melakukan banyak aktivitas.

Waspadalah, itu hanya awalan! Moms harus ingat, penyakit asam urat dapat berkembang. Dan, saat kadar asam urat dalam darah supertinggi untuk kurun waktu yang cukup lama, rasa sakit pada sendi akan meningkat karena pembentukan kristal urat yang muncul akibat pengendapan asam urat tinggi.

Jika dibiarkan berlarut-larut, kristal yang terbentuk akan menjadi semakin besar dan menyebabkan masalah sendi yang hebat. Hal ini biasanya ditandai dengan bengkak kemerahan yang sakitnya maknyus.

Ada beberapa orang yang tidak merasakan nyeri sendi. Tapi, bukan berarti asam urat yang dideritanya tidak berbahaya. Karena diam-diam asam urat yang bisa menyebabkan gagal ginjal.

Ginjal yang rusak dan tidak dapat berfungsi lagi dapat disebabkan oleh adanya batu ginjal yang disebabkan oleh asam urat tinggi. Jika tak dilakukan pengobatan terhadap asam uratnya, penyakit batu ginjal dapat berubah menjadi gagal ginjal yang mengharuskan penderita untuk cuci darah seumur hidup, atau melakukan transplantasi ginjal.

Baca Juga: Makanan-makanan Penyebab Asam Urat Tinge

Penyebab Asam Urat

seafood.jpg


Penyakit asam urat digolongkan menjadi penyakit what gout is primer dan penyakit what gout is sekunder.

Pada penyakit what gout is primer, 99 % penyebabnya belum diketahui (idiopatik). Ada beberapa dugaan, dan berkaitan dengan kombinasi faktor genetik dan faktor hormonal. Keduanya berkolaborasi dan menyebabkan gangguan metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat. Atau, bisa juga diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh.

Penyakit what gout is sekunder disebabkan meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi. Misalnya, mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi.

Purin adalah salah satu senyawa basa organically grownyang menyusun asam nukleat (asam inti dari sel) dan termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk meat.

Produksi asam urat meningkat juga bisa karena penyakit darah (penyakit sumsum tulang, polisitemia), obat-obatan (alkohol, obat-obat kanker, makanan yang mengandung B12). Penyebab lainnya adalah obesitas, penyakit kulit psoriasis, dan kadar trigliserida yang tinggi.

Pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dengan baik, biasanya terdapat kadar keton (hasil buangan metabolisme lemak) yang meninggi. Dan itu menyebabkan kadar asam urat dalam tubuh juga ikut meninggi.

Baca Juga: Tips Jitu Menghindari Penyakit Asam Urat

(RYO/DIN)

Artikel Terkait