KESEHATAN
10 Juli 2019

Pentingkah Medical Check Up? Ini Kata Dokter Waktu Terbaiknya!

Pentingkah Medical Check Up? Ini Kata Dokter Waktu Terbaiknya!
placeholder

Foto: ciputrahospital.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky Nurbayu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Kapan terakhir kali Moms melakukan Medical Check Up (MCU)? Atau jangan-jangan Moms belum pernah melakukan medical check up?

Moms perlu ingat, kalau mencegah lebih baik daripada mengobati ya. Pemeriksaan rutin atau medical check up ini sangat dibutuhkan untuk mendeteksi penyakit sedini mungkin. Walau memang, masih banyak yang menganggap bahwa medical check up hanyalah membuang waktu dan uang.

Apa Saja yang Diperiksa?

medical check up

Foto: globaldoctors.asia

Saat Moms memutuskan untuk melakukan medical check up, akan ada sejumlah tahapan dalam melakukan pemeriksaan menyeluruh ini. Pertama dimulai dengan konsultasi keluhan yang dirasakan atau memang hanya ingin memeriksa rutin tahunan.

Setelah itu, dokter di rumah sakit atau di laboratorium akan mencatat data diri dan juga memeriksa riwayat kesehatan Moms terlebih dahulu. Biasanya, dokter juga akan bertanya kepada Moms mengenai gaya hidup seperti pola makan Moms, apakah Moms berolahraga, merokok, atau mengonsumsi minuman beralkohol.

Baca Juga: Ketahui 5 Bahaya Alkohol bagi Tubuh

Selanjutnya, Moms akan diperiksa tanda vitalnya yang meliputi frekuensi denyut jantung, frekuensi pernapasan, suhu tubuh, dan juga tekanan darah.

Tahap berikutnya adalah tergantung dari medical check up yang Moms pilih. Mulai dari pemeriksaan rutin tahunan seperti cek kolesterol, tekanan darah, dan kadar gula. Atau pemeriksaan yang lebih berat seperti pengecekan fungsi jantung dan paru menggunakan EKG, mendeteksi risiko kanker kulit, THT, kondisi mata, gigi, tulang, sampai pada fungsi otot dan refleks tubuh.

Kapan Sebaiknya Kita Medical Check Up?

medical check up

Foto: who.int

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk Moms melakukan medical check up? Dan sejak usia berapa medical check up seharusnya mulai dilakukan?

Menurut penjelasan dr. Bettia M Bermawi SpPK, Dokter Patologi Klinik RS St.Carolus yang ditemui di kawasan Senen (9/7), mengatakan ada beberapa poin yang bisa dijadikan patokan untuk melakukan medical check up. Pertama adalah melakukan medical check up atas saran dokter atau karena kebutuhan. Kedua sebagai tindak kewaspadaan. Ketiga sebagai bentuk dari GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat). Terakhir adalah dilakukan ketika sudah mengerti kalau keluarga memiliki riwayat penyakit.

Baca Juga: Hari Jantung Sedunia, Yayasan Jantung Indonesia Ajak Masyarakat Hidup Sehat

Namun, para dokter menyarankan untuk kita melakukan medical check up paling tidak satu tahun sekali. Apalagi jika Moms sudah berusia lebih dari 50 tahun, memiliki kelebihan berat badan, atau sedang menjalani pengobatan.

Mungkin Moms berpikir akan memakan biaya besar jika setiap tahun selalu melalukan medical check up, tetapi akan lebih membutuhkan biaya besar lagi ketika Moms atau keluarga sakit karena tidak pernah melakukan medical check up.

Artikel Terkait