KESEHATAN
10 Maret 2020

Pentingnya Imunisasi BCG, Mencegah Penyakit TBC yang Lebih Berbahaya dari Corona

Munculnya COVID-19 membuat orang tua khawatir terhadap anak yang belum divaksin
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Kecemasan publik tentang virus COVID-19 di Indonesia juga berdampak pada timbulnya rasa khawatir para orang tua terhadap anak-anaknya. Terutama bagi anak-anak yang tidak melakukan vaksinasi.

Hal ini menjadi sebuah perhatian tersendiri bagi para dokter anak, termasuk dr. Miza Dito Afrizal, Sp.A, yang sempat membuat Instagram Stories beberapa hari lalu, dengan membandingkan penyakit TBC versus corona (COVID-19).

"Jadi, ada beberapa pertanyaan yang sebenarnya enggak nyambung sama COVID-19, tapi ini pertanyaan yang seharusnya bikin kita panik," tulisnya di Instagram Stories akun pribadinya, @mizaafrizal.

Pertanyaan tersebut berkaitan dengan orang tua yang khawatir anak yang tidak diimunisasi akan menjadi rentan diserang virus corona, dan dr. Miza mengambil contoh vaksin BCG, untuk penyakit tuberkulosis (TBC).

Baca Juga: Apa Bedanya Penyakit TBC pada Anak dan Dewasa?

Membandingkan Data Pasien COVID-19 di Seluruh Dunia dengan Pasien TBC di Indonesia

tbc vs corona-1

Foto: Orami Photo Stock

Dalam laporan situasi virus COVID-19 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), disebutkan hingga per tanggal 9 Maret 2020, di seluruh dunia sudah ada 109.577 jiwa yang terinfeksi, dengan angka kematian 3809 jiwa.

Sementara itu, data lain dari WHO juga menyebutkan bahwa pada tahun 2018, jumlah total insiden kasus TBC (Total TB incidence) di Indonesia saja sebesar 845.000 jiwa.

"Jadi, jumlah penderita TBC di Indonesia itu kurang lebih 8,8 kali lipat lebih banyak dari penderita COVID-19 di seluruh dunia," terang dr. Miza.

Lebih lanjut, dr. Miza juga menyebutkan jumlah jiwa yang meninggal akibat penyakit TBC dengan HIV negatif sebanyak 93.000, dan TBC dengan HIV positif sebanyak 5.300 jiwa.

"Kurang lebihnya, angka kematian karena TB di Indonesia 28 kali lebih banyak daripada orang yang meninggal karena virus COVID-19 di seluruh dunia," lanjutnya.

Hal ini juga ditambah fakta bahwa angka penyakit TB kian stabil dari tahun ke tahun, dibanding COVID-19 yang angka infeksinya sudah berkurang sebanyak 50 persen.

Baca Juga: 6 Mitos Penyakit TBC yang Banyak Disalahpahami

Pentingnya Melakukan Vaksinasi untuk Hindari Penyakit Berbahaya

tbc vs corona-2

Foto: Orami Photo Stock

Karena kekhawatiran ini, dr. Miza menjelaskan pentingnya melakukan vaksinasi, salah satunya vaksin BCG, untuk menghindari risiko dari penyakit-penyakit berbahaya yang sebenarnya bisa dicegah dengan vaksin.

"COVID-19 ini jadi membikin panik karena enggak ada (belum ada) obatnya. Sementara, TBC sudah ada obatnya dan bisa membuat angka kematian berpuluh kali lipat dibandingkan COVID-19," kata dr. Miza.

"Satu penyakit ini saja harusnya sudah cukup menggambarkan seberapa pentingnya vaksinasi buat manusia," tegas dr. Miza.

Dalam jurnal Maedica, disebutkan bahwa vaksin BCG efektif dalam melawan bentuk TB yang parah dan penggunaannya bisa mencegah sejumlah besar kematian yang disebabkan oleh TB setiap tahunnya.

Oleh sebab itu, Moms perlu memastikan bila Si Kecil telah mendapatkan imunisasi dasar, sesuai dengan usianya. Sehingga tubuhnya tidak rentan terhadap penyakit yang berisiko

Baca Juga: Jadwal Imunisasi Dasar Bayi dan Manfaatnya, Jangan Sampai Terlewat!

Vaksinasi BCG dan Kekhawatiran Virus Corona COVID-19

tbc vs corona-3

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms berencana ingin imunisasi vaksinasi BCG, dr. Miza menyarankan bahwa pemberian vaksin akan sangat optimal bila dilakukan sebelum anak menginjak usia 3 bulan.

Bila sudah terlambat dilakukan, Moms dapat berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum melakukan vaksinasi BCG.

"Jika terlambat lebih dari usia 3 bulan, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter untuk diperiksa, dan bila perlu dilakukan tes terlebih dahulu. Karena jika anak tidak diimunisasi, dampaknya ia akan rentan terhadap penyakit TBC," jelas dr. Miza.

Lalu, mengenai virus COVID-19 di Indonesia, bagaimana sebaiknya tindakan kewaspadaan orang tua terhadap anak?

"Waspada harus, namun tidak perlu panik berlebihan. Tindakan-tindakan pencegahan untuk terhindar dari penyakit COVID-19 ini sudah banyak di sosialisasikan berdasarkan penelitian terkini," tambahnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa orang tua cukup melakukan langkah-langkah seperti menjaga higienitas yang baik, mencuci tangan, menjauhi orang yang sedang memiliki penyakit batuk-pilek.

Itulah penjelasan tentang imunisasi BCG yang amat penting untuk melindungi anak dari penyakit TBC. Jadi, jangan sampai terlewat ya, Moms.

Artikel Terkait