2-3 TAHUN
5 Februari 2019

Pentingnya Komunikasi Nonverbal Saat Berinteraksi dengan Balita

Komunikasi nonverbal yang positif dapat meningkatkan hubungan Moms dengan Si Kecil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan
Disunting oleh Intan

Ketika berkomunikasi dengan Si Kecil, tanpa disadari banyak komunikasi nonverbal atau tanpa kata-kata yang Moms lakukan.

Komunikasi nonverbal termasuk ekspresi wajah, bahasa tubuh, kontak tubuh, kontak mata, dan nada suara.

Tahukah Moms, rupanya komunikasi nonverbal ini penting bagi balita. Mari kita pelajari pentingnya komunikasi nonverbal dengan buah hati!

Mengapa Komunikasi Nonverbal Penting?

Komunikasi nonverbal yang positif dapat meningkatkan hubungan Moms dengan Si Kecil serta meningkatkan koneksi emosional dalam keluarga.

Contohnya, sebagian besar anak suka dipeluk dan dicium. Bahasa tubuh yang hangat dan penuh perhatian ini mengirimkan pesan nonverbal bahwa Moms ingin dekat dengan mereka.

Komunikasi nonverbal juga ada yang negatif, misalnya nada suara yang tinggi atau wajah yang cemberut.

Mengapa demikian? Karena hal ini mengirimkan pesan bahwa suasana hati Moms tidak baik, sehingga Si Kecil merasa ditolak atau dikecewakan jika ini terjadi secara terus menerus.

Baca Juga: Memahami Drone Parenting dan Plus Minusnya

Komunikasi nonverbal penting untuk memperkuat pesan verbal Moms kepada anak karena secara tak langsung menunjukkan kepedulian terhadap mereka.

Ketika komunikasi nonverbal Moms mengirim pesan yang berbeda dari kata-kata, maka Si Kecil cenderung lebih mempercayai komunikasi nonverbal.

Sehingga jika Moms bertanya kepada anak Si Kecil bagaimana harinya tanpa menaruh perhatian untuk mendengar jawabannya, ia akan berpikir bahwa Moms tidak benar-benar tertarik.

Komunikasi nonverbal Moms juga penting untuk mengajari anak bagaimana berhubungan dengan dan bergaul dengan orang lain, yang merupakan aspek penting untuk kehidupan.

Misalnya, jika Moms menggunakan bahasa tubuh yang hangat dan peduli terhadap Si Kecil, maka hal tersebut mengajarkan anak bagaimana mengekspresikan cinta.

Baca Juga: 3 Cara Hadapi Anak Tertutup yang Tidak Mau Berbagi Cerita dengan Orang Tua

Cara Berkomunikasi Nonverbal yang Positif

Bahasa tubuh dan nada suara adalah bagian penting dari komunikasi nonverbal. Moms dapat menggunakannya untuk mengirim pesan nonverbal yang positif dan memperkuat apa yang Moms katakan kepada anak. Ada beberapa cara untuk menunjukkan komunikasi nonverbal yang positif, seperti:

1. Sentuh lengan Si Kecil untuk memberitahu bahwa Moms tertarik dan peduli dengan apa yang ia katakan atau lakukan.

2. Tatap mata mereka saat berbicara, hal ini secara tak langsung menunjukkan kepedulian Moms akan apa yang mereka katakan.

3. Membungkuk saat bicara dengannya. Ini menunjukkan Moms ingin dekat dan membantu mereka merasa lebih aman.

4. Menjadi ‘cermin’ Si Kecil. Hal ini berarti menggunakan ekspresi wajah atau nada suara yang sama dengan mereka.

Komunikasi nonverbal seperti ini dapat menunjukkan kepadanya bahwa Moms sedang mencoba memahami perasaannya.

Misalnya, jika Si Kecil tersenyum, tersenyumlah kembali. Jika mereka sedih, menganggukkan kepala dan terlihat sedikit sedih untuk menunjukkan simpati Moms.

Dengan komunikasi nonverbal yang baik, hubungan Moms dan Si Kecil akan menjadi semakin positif dan dekat.

(MDP)

Artikel Terkait