PROGRAM HAMIL
2 Februari 2020

Pentingnya Mengetahui Jendela Kesuburan

Perbesar peluang kehamilan dengan berhubungan seksual dalam rentang jendela kesuburan
Artikel ditulis oleh Gladys
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Bagi pasangan yang mendambakan keturunan, melakukan hubungan seksual dalam rentang jendela kesuburan dapat meningkatkan peluang kehamilan.

Menurut American Society for Reproductive Medicine, jendela kesuburan berada dalam rentang waktu enam hari, yaitu lima hari sebelum ovulasi dan hari di mana ovulasi berlangsung.

Berikut ini adalah panduan untuk Moms menemukan jendela kesuburan yang tepat untuk memaksimalkan peluang kehamilan.

Apa Itu Jendela Kesuburan?

1 Apa Itu Jendela Kesuburan.jpg

Foto: freepik.com

Saat ovulasi, telur wanita akan dilepaskan dari ovarium dan bergerak menyusuri tuba falopi.

Telur dapat bertahan dalam saluran reproduksi selama 12-24 jam. Pembuahan dapat terjadi jika sperma membuahi telur dalam rentang waktu tersebut.

Namun jika tidak terjadi pembuahan, maka telur akan menyatu dalam lapisan rahim selama menstruasi.

“Peluang tertinggi untuk hamil adalah 24 jam di hari ovulasi dan satu hari sebelumnya.

Namun pembuahan tetap mungkin terjadi jika melakukan hubungan seksual di lima hari menjelang ovulasi,” ungkap Endokrinologi Reproduksi, Dokter kandungan, serta ahli infertilitas di Houston Methodist & Houston IVF, Rashmi Kudesia, M.D., seperti dikutip dari parents.com.

Baca Juga: Makanan Sehat Ini Mampu Meningkatkan Kesuburan

Itu karena sperma dapat bertahan dalam saluran reproduksi selama lima hari, yang berarti bahwa sperma yang sudah beberapa hari tetap dapat membuahi telur yang baru dilepaskan.

Sehingga jendela kesuburan adalah lima hari sebelum ovulasi dan hari di mana Moms berovulasi.

Cara Menghitung Jendela Kesuburan

2 Cara Menghitung Jendela Kesuburan.jpg

Foto: Brooke Lark – Unsplash.com

Banyak cara yang dapat membantu mengetahui kapan jendela kesuburan Moms berlangsung. Salah satunya adalah dengan menggunakan kalender ovulasi.

Dengan metode ini, Moms perlu mendata kapan waktu menstruasi setiap bulannya untuk memprediksi ovulasi. Biasanya, jika periode Moms 28 hari, maka ovulasi terjadi di hari ke 14.

Sedangkan jika periode Moms 30 hari, maka ovulasi berlangsung di hari ke 16. Maka jendela kesuburan dimulai lima hari sebelum hari ovulasi tersebut.

Cara lain mengecek jendela kesuburan adalah dengan melihat lendir serviks.

Saat berada pada jendela kesuburan, intensitas lendir serviks biasanya bertambah, warnanya lebih transparan dan lebih licin dibandingkan fase di luar jendela kesuburan.

Beberapa cara lain yang juga dapat digunakan untuk mengecek jendela kesuburan adalah dengan alat prediksi ovulasi dan menghitung suhu basal tubuh.

Baca Juga: Kapan Perlu Tes Kesuburan untuk Wanita?

Waktu Berhubungan Seksual

3 Waktu Berhubungan Seksual.jpg

Foto: Sasin Tipchai – pixabay.com

Waktu terbaik bagi pasangan yang mendambakan kehamilan adalah dengan melakukan hubungan seksual setiap 1-2 hari sepanjang fase jendela kesuburan.

Namun menurut penelitian, tidak ada perbedaan yang signifikan pada pasangan yang melakukan hubungan seksual setiap hari dalam rentang jendela kesuburan (37%) dengan pasangan yang melakukan hubungan seksual per dua hari sepanjang waktu jendela kesuburan (33%).

“Dan berhubungan seksual per dua hari mungkin lebih mudah dilakukan oleh pasangan,” ungkap endokrinologi reproduksi, ahli infertilitas, dan Direktur Medis untuk program IVF di Northwestern Medicine's Fertility & Reproductive Medicine, Chicago, Dr. Mary Ellen Pavone, seperti dikutip dari livescience.com.

Baca Juga: Susah Orgasme Saat Berhubungan Seks, Normalkah?

Dengan mengetahui rentang jendela kesuburan Moms, waktu untuk berhubungan seksual pun menjadi lebih jelas untuk meningkatkan peluang kehamilan.

Artikel Terkait