NEWBORN
7 Maret 2019

Pentingnya Mengukur Lingkar Kepala Bayi Sesuai Usianya

Penting untuk diagnosis dini masalah perkembangan otak bayi
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Selain berat dan panjang tubuh, dalam pemeriksaan rutin bayi baru lahir dokter juga akan mengukur lingkar kepala bayi.

Lalu, sebenarnya untuk apa sih Moms lingkar kepala si kecil harus diukur sesuai dengan usianya? Yuk simak penjelasannya seperti di bawah ini.

Mengapa Lingkar Kepala Bayi Harus Diukur?

pentingnya mengukur lingkar kepala bayi sesuai usianya 1

foto: infacol.co.uk

Lingkar kepala bayi harus selalu diukur sesuai dengan usianya untuk mengetahui ukuran tengkoraknya.

Wendy Mitchell, MD., dokter anak, neurologi, di Rumah Sakit Anak Los Angeles, mengatakan bahwa ukuran tengkorak bayi mencerminkan pertumbuhan otaknya.

Jadi jika otak bayi tidak tumbuh dan berkembang secara normal, lingkar kepalanya mungkin tidak bertambah seperti seharusnya (sesuai dengan usianya).

Otak yang tumbuh terlalu lambat bisa jadi karena otak terluka ketika bayi masih dalam kandungan, yang memiliki anomali, di mana bayi memiliki masalah metabolisme atau indikasi adanya semacam cedera otak.

Di sisi lain, jika tengkorak tumbuh terlalu cepat, itu bisa menjadi tanda adanya masalah seperti hidrosefalus (penumpukan cairan di otak).

Namun, normal untuk ukuran bayi tampak tidak proporsional dengan tinggi dan berat badannya.

Penjelasan yang paling umum berkaitan dengan genetika. Di mana jika orang tua bayi memiliki ukuran kepala yang cenderung besar, maka hal tersebut kemungkinan juga terjadi pada bayi.

Selain itu, ukuran kepala bayi relatif terhadap seluruh tubuhnya (terutama pada usia yang masih sangat muda).

Baca Juga: Ini Cara Menambah Berat Bayi Dalam Kandungan

Berapa Lingkar Kepala Bayi yang Normal?

pentingnya mengukur lingkar kepala bayi sesuai usianya 2

foto: todaysparent.com

Mengutip NewKidCenter, bayi baru lahir rata-rata akan memiliki lingkar kepala sekitar 34 ¾ inci atau sekitar 34,9 cm, dengan asumsi bayi itu lahir cukup bulan.

Dalam waktu satu bulan, lingkar kepalanya akan tumbuh hingga 15 inci (38,1 cm).

Lingkar kepala bayi laki-laki biasanya sedikit lebih besar dari pada bayi perempuan, tetapi selisihnya tidak jauh, hanya sekitar 1 cm.

Lingkar kepala bayi juga sangat bervariasi dan semua mungkin normal. Namun, aturan praktisnya adanya bahwa selama enam bulan pertama, lingkar kepala bayi sekitar 2 cm lebih besar dari ukuran dadanya.

Mulai dari usia enam bulan hingga dua tahun, kepala bayi akan memiliki ukuran yang sama dengan dada.

Sementara setelah usia dua tahun, tubuh bayi sudah melebihi pertumbuhan kepalanya.

Baca Juga: 4 Dampak Obesitas Pada Ibu Hamil Bagi Perkembangan Janin

Bagaimana Cara Mengukur Kepala Bayi?

pentingnya mengukur lingkar kepala bayi sesuai usianya 3

foto: tape-measure.org

Untuk mengetahui ukuran lingkar kepala bayi, dokter atau perawat akan menempatkan pita pengukur yang fleksibel di mana kepala bayi memiliki lingkar terbesar, biasanya tepat di atas alis dan telinga, serta di sekitar belakang kepala tempat lekukannya menonjol dari leher.

Apakah Moms bisa mengukur lingkar kepala bayi di rumah tanpa bantuan dokter?

Bisa, meskipun melakukannya sendiri mungkin tidak akan memberikan hasil seakurat ketika dokter atau perawat yang melakukannya.

Selain itu, mengukur sendiri lingkar kepala bayi juga rawan terjadinya kesalahan.

Baca Juga: Yuk Menghitung Berat Ideal Bayi Dari Bulan ke Bulan!

Namun, jika Moms memang kesulitan untuk bisa membuat janji temu dengan dokter atau menangkap indikasi masalah pertumbuhan lebih cepat, Moms dapat mengukur sendiri lingkar kepala si kecil.

Jangan lupa untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika Moms mencurigai adanya masalah setelah mengukur kepala si kecil. (RGW)

Artikel Terkait