KESEHATAN
24 Juni 2020

Berkerumun di Ruangan ber-AC, Dapat Meningkatkan Risiko Penularan Covid-19? Cek Faktanya!

Belakangan tersebar kabar bahwa penggunaan air conditioner (AC) bisa meningkatkan penyebaran Covid-19 lebih cepat.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Lolita
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Hingga kini pemerintah bersama ilmuwan masih terus menganalisa kemungkinan penyebaran Covid-19. Untuk memperluas penyebaran, Kemenkes pun telah mempersiapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi lonjakan selama masyarakat beraktivitas di rumah atau di ruang publik. Salah satunya dengan tidak berkerumun atau bergerombol.

Seperti yang dijelaskan dalam penelitian berjudul Stopping the Spread of COVID-19 dan dipublikasikan oleh JAMA Network menyatakan bahwa menghindari kerumunan, tempat umum yang ramai, dan menjaga jarak atau social distancing terlebih ketika bersin dan batuk adalah langkah untuk terhindar dari penyebaran Covid-19.

Terlebih jika Moms memiliki anggota keluarga lansia, maka perlu mengingatkan untuk tidak keluar rumah selama pancemi termasuk perjalanan laut, darat dan udara yang tidak penting.

Setelah memberlakuan protokol kesehatan, belakangan tersebar kabar bahwa penggunaan air conditioner (AC) bisa meningkatkan penyebaran Covid-19 lebih cepat.

Baca Juga: Pasien Corona di Indonesia Bertambah Menjadi 19 Orang, Berikut Keterangan Kasus Baru COVID-19

Benarkah AC Tingkatkan Risiko Penularan Covid-19?

AC bisa meningkatkan risiko Corona?

Foto: Orami Photo Stocks

Studi yang dipublikasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) berjudul COVID-19 Outbreak Associated with Air Conditioning in Restaurant, Guangzhou, China, 2020 menyebut bahwa AC berpengaruh terhadap penyebaran Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan studi kasus yang terjadi China. Seorang perempuan asal China menunjukkan gejala Covid-19 usai menyantap makanan di sebuah restoran.

AC yang terletak di belakang perempuan tersebut diketahui menjadi perantara dalam menyebarkan Covid-19 ke empat orang temannya bahkan lima meja tamu lainnya melalui udara dan air liur yang dihembuskan lewat AC.

Penemuan tersebut menunjukkan bahwa AC yang menyala menyebarkan Covid-19 melalui udara. Kemudian virus tersebut terhirup oleh para pengunjung yang berada dalam satu ruangan, sehingga menyebarkan virus meskipun dalam jarak yang cukup jauh.

Baca Juga: Mengenal Virus Corona yang Menjangkit 200 Orang di China

Tak hanya pada ruangan ber-AC, Covid-19 juga bisa ditularkan melalui AC pada mobil maupun bus. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh pihak berwenang China bersama peneliti Tiongkok lainnya kini sedang menganalisis penyebaran Covid-19 pada upacara penganut agama Budha menggunakan bus sebagai media transportasi.

Diketahui dalam salah satu bus tersebut terdapat seorang perempuan dengan gejala Covid-19 yang mana mengakibatkan 23 penumpang lainnya terinfeksi karena AC yang menyala dan menyebarkan Covid-19 ke penumpang lainnya.

Meski begitu, Menurut Pakar Epidemiologi Penyakit Infeksi Universits Gadjah Mada (UGM) Prof.Dr.dr. Hari Kusnanto Josef, penggunaan AC secara pribadi dan di dalam rumah tidak jadi masalah dan tidak membahayakan selama tidak ada anggota keluarga yang positif Covid-19 ataupun berkontak dengan orang yang terinfeksi Covid-19.

Bagaimana Cara Menanggulanginya?

Dalam beberapa kasus, penelitian menunjukkan bahwa AC memang berpotensi menyebarkan Covid-19 terutama di ruang tertutup dan kerumunan.

Meski begitu, Moms masih bisa mengatasinya dengan beberapa cara berikut ini.

1. Ventilasi dan Sinar Matahari

berkerumun di dalam ruangan, risiko corona meningkat karena penggunaan AC

Foto: Orami Photo Stocks

Menurut penelitian yang dilakukan di Universitas Columbia berjudul Could a New Ultraviolet Technology Fight the Spread of Coronavirus? menjelaskan bahwa sinar matahari adalah disinfektan alami yang berfungsi melawan virus, bakteri dan Covid-19, sehingga pastikan di rumah atau tempat umum yang akan Moms kunjungi memiliki ventilasi dan ruang terbuka.

Bahkan, beberapa AC telah menggunakan teknologi sinar matahari pada saluran udaranya untuk mengontrol pertumbuhan bakteri dan jamur pada AC.

Sehingga cara ini bisa digunakan untuk membersihkan udara dan terbebas dari Covid-19. Selain itu, jangan lupa untuk berjemur setiap pagi yakni pukul 7 hingga 10 pagi agar tubuh sehat dan mematikan virus serta bakteri dalam tubuh.

2. Hindari Tempat dengan Musik Kencang

Selain itu, jangan lupa untuk berjemur setiap pagi yakni pukul 7 hingga 10 pagi agar tubuh sehat dan mematikan virus serta bakteri dalam tubuh.

Foto: Orami Photo Stocks

Hindari tempat dengan musik kencang, sebab membuat orang sulit mendengar. Karena orang cenderung akan berteriak dan mendekat ketika ingin berbincang, yang mana bisa menyebarkan Covid-19 melalui tetesan air liur, pernapasan, maupun sentuhan.

Baca Juga: Benarkah COVID-19 Bisa Menular Lewat Udara?

3. Protokol Kesehatan

Selain itu, jangan lupa untuk berjemur setiap pagi yakni pukul 7 hingga 10 pagi agar tubuh sehat dan mematikan virus serta bakteri dalam tubuh.

Foto: Orami Photo Stocks

Pilih restoran dengan protokol kesehatan ketat. Misalnya memisahkan jarak antara meja sejauh 1 hingga 3 meter agar terhindar dari persebaran Covid-19.

Jika Memungkinkan, pilih restoran atau tempat yang punya ruang terbuka agar udara yang dihirup lebih bersih dan tentunya terbebas dari kontaminasi virus.

Selain itu, pastikan jumlah pengunjung tidak lebih dari 30 orang dalam satu ruangan yang luas. Karena semakin banyak pengunjung maka kemungkinan untuk terinfeksi Covid-19 akan semakin tinggi.

Melalui penjelasan di atas, terbukti bahwa AC bisa jadi perantara penyebaran Covid-19. Selain tiga langkah pencegahan di atas, jangan lupa untuk memakai masker, mencuci tangan, dan mencuci baju setelah bepergian agar terhindar dari kontaminasi dan persebaran Covid-19.

Jika ingin menyantap menu di restoran tertentu, Moms bisa membawanya pulang dan menyantap di rumah untuk mengurangi risiko persebaran.

Artikel Terkait