PARENTING ISLAMI
26 Juni 2020

Waspada Penyakit Ain pada Bayi, Astaghfirullah!

Hati-hati unggah foto Si Kecil ya Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Winnie
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Penyakit atau gangguan yang disebabkan pandangan mata, atau familiar disebut dengan penyakit ain memang tidak bisa dianggap sepele.

"Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa” (HR. Muslim no. 2188).

Gangguan dari penyakit Ain sendiri bisa berupa penyakit, kerusakan hingga kematian. Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

Sebab paling banyak yang menyebabkan kematian pada umatku setelah takdir Allah adalah ain,” (HR. Al Bazzar dalam Kasyful Astar [3/ 404], dihasankan oleh Al Albani dalam Shahih Al Jami’no.1206).

Baca Juga: Bayi tidur tengkurap, Ini Hukumnya Menurut Islam

Dampak Penyakit Ain pada Bayi

Bayi Menangis

Foto: Orami Photo Stock

Memiliki karunia terindah yang lucu dan menggemaskan di zaman sekarang membuat tak sedikit orang tua yang tergiur untuk membagikan momen Si Kecil di media sosial.

Memang, tidak ada larangan untuk tidak membagikan foto ataupun video si buah hati di media sosial. Namun Moms perlu ingat, membagikan foto ataupun video anak di media sosial dapat menjadi salah satu pembuka peluang besar untuk terkena penyakit Ain.

Dikutip dari Islampost, hal tersebut dapat terjadi karena ada pandangan hasad kepada gambar tersebut atau pandangan takjub. Pandangan mata mengandung hakikat. Pandangan mata dapat berdampak buruk pada kesehatan seseorang terutama anak-anak.

Karenanya Rasulullah SAW meminta perlindungan kepada Allah untuk Hasan dan Husein ketika masih kanak-kanak dari gangguan setan dan pengaruh pandangan mata jahat dan hasut.

Dilansir dari Nahdlatul Ulama, di samping pandangan jahat penuh kedengkian, pandangan takjub dan senang meluap-luap tanpa dibarengi dzikrullah juga dapat membawa pengaruh negatif terhadap objeknya.

Pernah dikisahkan sebanyak 70.000 penduduk meninggal dunia seketika setelah salah seorang nabi di masa dahulu yang melewati negeri mereka memandang takjub akan padat penduduk dan makmurnya mereka.

Baca Juga: 5 Cara Menyapih Anak Menurut Islam, Moms Wajib Tahu!

Gejala Penyakit Ain pada Bayi

penyakit ain

Foto: Orami Photo Stock

Pada bayi, penyakit Ain gejalanya bisa berupa menangis terus menerus tanpa henti, kemudian tiba-tiba tidak ingin menyusui tanpa sebab yang jelas hingga dalam waktu lama tentu dapat membuat Si Kecil kekurangan gizi.

Dan, tak kalah penting untuk diketahui bahwa penyakit Ain bisa muncul meskipun mata pelakunya tidak berniat membahayakannya (ia takjub dan kagum).

Ibnul Qayyim Rahimahullah menjelaskan, “Jiwa orang yang menjadi penyebab ‘ain bisa saja menimbulkan penyakit ‘ain tanpa harus dengan melihat."

"Bahkan terkadang ada orang buta, kemudian diceritakan tentang sesuatu kepadanya, jiwanya bisa menimbulkan penyakit ‘ain, meskipun dia tidak melihatnya. Ada banyak penyebab ‘ain yang bisa menjadi sebab terjadinya ‘ain, hanya dengan cerita saja tanpa melihat langsung,” (Zadul Ma’ad 4/149).

Baca Juga: 7 Kewajiban Orang Tua pada Anak dalam Islam, Sudahkah Dipenuhi?

Jadi moms, mulai sekarang yuk lebih berhati-hati terhadap penyakit ain.

Artikel Terkait