BALITA DAN ANAK
3 Desember 2019

Penyebab Alergi Telur pada Balita

Si Kecil bisa mengalami alergi telur ayam dan telur bebek
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Dari sekian banyak makanan, telur adalah salah satu makanan penyebab alergi bayi dan anak yang paling umum.

Gejala alergi telur biasanya terjadi beberapa menit sampai beberapa jam setelah Si Kecil memakan telur atau mengonsumsi makanan lain yang mengandung telur.

Mengutip Mayo Clinic, tanda-tanda dan gejala anak mengalami alergi telur mulai dari gejala ringan hingga berat. Seperti ruam kulit, gatal-gatal, hidung tersumbat, muntah atau masalah pencernaan lainnya.

Baca lebih lanjut untuk mengetahui apa saja penyebab alergi telur pada balita berikut ini.

Baca Juga: Berbahayakah Alergi Untuk Tumbuh Kembang Balita?

Penyebab Alergi Telur pada Balita

penyebab alergi telur pada balita-1

Menurut Australasian Society of Clinical Immunology and Allergy, semua bentuk alergi dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang bereaksi terhadap molekul pemicu alergi tertentu (alergen).

Sistem kekebalan tubuh balita menghasilkan antibodi yang mendeteksi alergen dan menyebabkan reaksi peradangan dan pelepasan zat kimia yang disebut histamin.

Histamin ini yang kemudian menyebabkan gatal-gatal, demam, dan gejala alergi lainnya.

Baik putih telur maupun kuning telur, bisa menjadi penyebab alergi telur pada balita. Tetapi, umumnya balita mengalami alergi putih telur. Tidak hanya telur ayam, Si Kecil juga dapat alergi terhadap telur bebek.

Baca Juga: Resep No Egg Cake, Cake Untuk Si Alergi Telur

Reaksi yang Terjadi Karena Alergi Telur pada Balita

penyebab alergi telur pada balita-2

Melansir jurnal Pediatric Clinics of North America, balita dan anak-anak biasanya mengalami reaksi alergi dalam beberapa menit hingga dua jam setelah mengonsumsi telur.

Akibat Meskipun gejala kulit adalah yang paling umum, reaksi alergi lainnya yang melibatkan saluran pencernaan atau pernapasan juga dapat terjadi.

Tingkat keparahan reaksi alergi ini sulit untuk diprediksi, berpotensi mengancam kehidupan, dan dapat bervariasi dari balita lainnya yang mengalami alergi telur.

Baca Juga: 5 Mitos dan Fakta Seputar Alergi Makanan Pada Anak

Faktor yang Mengakibatkan Alergi Telur

penyebab alergi telur pada balita-3

Ada faktor-faktor tertentu yang dapat meningkatkan risiko anak dan balita mengalami alergi telur:

1. Dermatitis Atopik

Anak-anak yang memiliki kondisi kulit ini lebih mungkin mengembangkan alergi makanan daripada anak-anak yang tidak memiliki masalah kulit.

2. Sejarah Keluarga

Si Kecil berisiko lebih tinggi mengalami alergi makanan jika salah satu atau kedua orang tua menderita asma, alergi makanan atau jenis alergi lainnya, seperti demam, gatal-gatal atau eksim.

3. Usia

Alergi telur paling umum terjadi pada anak-anak. Dengan bertambahnya usia, sistem pencernaan menjadi matang dan reaksi makanan alergi cenderung terjadi lebih sedikit.

Itu dia Moms, penyebab alergi telur pada balita yang perlu diperhatikan. Jangan sampai lalai ya, Moms!

Artikel Terkait