NEWBORN
21 Agustus 2020

11 Penyebab Bayi Cegukan Terus-menerus, Waspada!

Alergi bisa jadi salah satu penyebab bayi cegukan terus-menerus
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Sebagai ibu baru, Moms akan selalu khawatir dengan apa yang terjadi pada Si Kecil. Termasuk cegukan. Moms mungkin akan kebingungan sekaligus khawatir melihat bayi yang cegukan.

Tak perlu khawatir! Cegukan merupakan kebiasaan umum yang kerap terjadi pada Si Kecil. Namun, ada juga cegukan yang perlu diwaspadai, yakni cegukan terus-menerus.

Dengan cegukan terus-menerus, Si Kecil tentu kesulitan untuk minum susu sehingga asupannya menjadi kurang.

Penyebab Bayi Cegukan Terus-menerus

Moms juga mungkin bertanya-tanya apa penyebab bayi cegukan terus-menerus. Berikut ini, ada beberapa penyebab cegukan yang perlu diketahui!

Baca Juga: Yuk Cari Tahu Penyebab dan Tips Meredakan Bayi Cegukan

1. Overfeeding

Makanan Bayi Anda Mengandung Arsenik Tidak Usah Panik Ini Faktanya -1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab bayi cegukan terus-menerus yang pertama adalah overfeeding. Terlalu banyak memberi makan bayi, bahkan ASI, dapat menyebabkan perut membengkak dan melebarkan diafragma hingga pada akhirnya cegukan.

2. Refluks Gastroesofagus

Penyebab bayi cegukan terus-menerus yang selanjutnya adalah refluks gastroesofagus. Refluks gastroesofagus (RGE) merupakan fenomena fisiologis yang dapat terjadi pada setiap bayi dan anak.

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease, RGE adalah hal yang umum terjadi pada bayi baru lahir. Bayi di bawah usia 3 bulan akan cukup sering mengalaminya.

“Pada bayi, gejala yang sering terjadi seperti muntah, tidur tidak nyaman, menolak makan, dan gagal tumbuh. Sedangkan cegukan yang muncul disebabkan oleh aliran balik makanan dan asam yang memicu sel-sel saraf hingga menyebabkan flutter (kontraksi otot jantung) di diafragma,” kata Janice Heard, dokter anak komunitas di Calgary dan anggota Komite Penasihat Pendidikan Publik Masyarakat Kanada.

Baca Juga: Balita Cegukan? Bantu Hentikan Dengan 6 Cara Alami Ini

3. Menelan Banyak Udara

bayi cegukan terus-menerus

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab bayi cegukan terus-menerus yang selanjutnya adalah menelan banyak udara. Menurut jurnal yang diterbitkan Bioessay, menelan banyak udara jadi salah satu penyebab bayi cegukan terus-menerus.

Terutama pada bayi yang minum susu dari botol, dia akan berisiko menelan banyak udara. Hal ini sering membuat bayi menjadi cegukan dan rewel.

4. Alergi

bayi cegukan terus-menerus

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab bayi cegukan terus-menerus yang selanjutnya adalah alergi. Alergi terhadap protein tertentu yang ditemukan dalam susu formula atau bahkan dalam ASI dapat menyebabkan radang esofagus, yang disebut Eosinophilic Esophagitis.

“Sebagai reaksi terhadap kondisi tersebut, diafragma sering menyebabkan cegukan. Dalam beberapa kasus, alergi bisa dipicu oleh perubahan komposisi ASI karena makanan tertentu yang dikonsumsi oleh ibu,”ucap Dr Heard.

5. Airborne Irritants

Penyebab bayi cegukan terus-menerus yang selanjutnya adalah airborne irritans. Bayi memiliki sistem pernapasan yang sensitif, dan setiap udara yang kotor seperti asap, polusi atau aroma yang kuat dapat memicu batuk.

Batuk berulang memberi tekanan pada diafragma dan cegukan.

Baca Juga: Apa Penyebab Bayi Cegukan?

6. Penurunan Suhu

bayi cegukan terus-menerus

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab bayi cegukan terus-menerus yang selanjutnya adalah penurunan suhu. Terkadang penurunan suhu dapat menyebabkan otot bayi berkontraksi. Hal ini dapat menyebabkan kontraksi diafragma, membuat bayi cegukan.

“Jangan panik jika tiba-tiba bayi Anda mengalami cegukan. Waspada, dan analisis alasannya, karena itu membantu Anda fokus untuk menghentikan cegukan,” jelas Dr. Heard.

7. Asma

Penyebab bayi cegukan terus-menerus yang selanjutnya adalah asma. Jika Si Kecil menderita asma, saluran bronkial paru-parunya mengalami peradangan sehingga membatasi aliran udara ke paru-paru.

“Hal ini menyebabkan mengi karena kurangnya napas dan berujung pada cegukan,” tambah Dr Heard.

8. Tertawa

Penyebab bayi cegukan yang selanjutnya adalah tertawa. Saat bayi tertawa, ada kemungkinan udara berlebih terperangkap di perut Si kecil, menyebabkannya membengkak dan mengembang. Ini menyebabkan asam lambung didorong ke kerongkongan. Tubuh melindungi dirinya sendiri dengan membuat cegukan.

Saraf frenikus meluas melalui diafragma. Tubuh memiliki dua saraf frenikus, yang kiri dan yang kanan. Saraf inilah yang memberi tahu diafragma kapan harus berkontraksi dan kapan harus rileks. Sederhananya, tanpa saraf frenikus, kita tidak bernapas.

Karena tawa biasanya menghasilkan pernapasan yang tidak normal, hal itu mengganggu saraf frenikus, membuat mereka mengatakan diafragma berkontraksi padahal seharusnya tidak, sehingga menyebabkan cegukan

Baca Juga: Penasaran Jawaban Mengapa Bayi Cegukan Dalam Kandungan? Yuk, Simak di Sini

9. Iritasi Diafragma

5 Daftar Obat Batuk Alami untuk Bayi yang Aman

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab bayi cegukan yang selanjutnya adalah iritasi diafragma. Cegukan terjadi saat diafragma, otot pernapasan di dasar dada, mengalami iritasi dan kejang. Karena perut dan batang tubuh bayi kecil, tidak perlu banyak waktu untuk mengisi perutnya hingga penuh dan mendorongnya ke atas ke dalam diafragma.

10. Kemampuan Menelan dan Bernapas Bayi Belum Sempurna

Penyebab bayi cegukan yang selanjutnya adalah karena kemampuan menelan dan bernapasnya yang belum sempurna. "Kemampuan menelan dan bernapas bayi Anda belum sepenuhnya sinkron," kata Peter Vishton, Ph.D., kepala peneliti di Pusat Penelitian Perkembangan Anak di College of William & Mary, di Williamsburg.

Dia juga mengatakan bahwa bisa jadi Si Kecil mungkin mencoba menelan pada saat yang sama dia menarik napas, dan itulah yang jadi penyebab cegukan pada bayi.

11. Kewalahan dengan Lingkungannya

Penyebab bayi cegukan yang selanjutnya adalah karena kewalahan dengan lingkungannya. "Cegukan juga bisa menjadi tanda bahwa bayi Anda merasa kewalahan dengan lingkungannya," jelas DeAnn Davies, direktur perkembangan anak di Scottsdale Healthcare, di Arizona.

Menurutnya, bayi baru lahir tidak pandai memblokir kebisingan saat mereka bangun. Jadi, untuk menghindari bayi cegukan, sebaiknya pisahkan ia dari lingkungan yang terlalu ramai dan bising.

Baca Juga: Cegukan Pada Bayi, Apakah Berbahaya?

Mengatasi Penyebab Bayi Cegukan

bayi cegukan terus-menerus

Foto: Orami Photo Stock

Moms mungkin tahu sekitar selusin “obat” untuk kasus cegukan saat dewasa, tetapi trik ini tidak akan berhasil pada bayi yang baru lahir (menawarkan air, misalnya, bisa berbahaya untuk bayi di bawah 6 bulan ditambah bayi bisa secara sadar mengatur pernapasan atau menelan mereka seperti orang dewasa).

Jadi, apa cara terbaik untuk mengatasi cegukan bayi baru lahir? Tunggu mereka berhenti dengan sendirinya. Jika khawatir cegukan bayi mengganggunya, Moms dapat mencoba memberinya makan atau membiarkannya mengisap empeng, yang dapat meredam cegukannya. Moms juga bisa menyusui Si Kecil untuk menghentikan cegukannya.

Mencegah Bayi Cegukan

bayi cegukan terus-menerus

Foto: Orami Photo Stock

Moms juga bisa mencegah cegukan pada bayi dengan beberapa cara berikut ini.

  • Beri makan bayi saat dia dalam keadaan tenang
  • Jangan terlalu banyak memberi makan Si Kecil dan santai saja saat memberinya makan
  • Jaga bayi dalam posisi tegak saat menyusu dan sesaat setelahnya
  • Hindari aktivitas yang berat (seperti mengayun) setelah menyusui
  • Jangan biarkan bayi terlalu lapar sebelum memberinya makan. Ini akan membantu mencegah menelan susu dan menelan terlalu banyak udara

Baca Juga: 6 Cara Menghentikan Cegukan pada Bayi, Yuk Coba!

Nah, itulah beberapa penyebab bayi cegukan yang perlu Moms ketahui. Dengan mengetahui penyebabnya, Moms akan lebih mudah mengatasinya.

Artikel Terkait