TRIMESTER 1
30 Desember 2019

Berat Badan Turun Saat Hamil, Normalkah?

Umumnya, berat badan ibu hamil akan terus naik, tapi bagaimana kalau berat badan justru menurun?
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, saat masa kehamilan pentingnya untuk terus memantau berat badan. Normalnya, berat badan Moms akan naik kira-kira 10-15 kg selama masa kehamilan.

Berat badan saat hamil baiknya memang meningkat, namun tidak berlebihan juga karena bisa mengindikasikan gangguan.

Baiknya, kenaikan berat badan ditentukan dari body mass index (BMI) Moms sendiri sebelum kehamilan.

Ketika BMI di bawah rata-rata, tentunya membutuhkan kenaikan yang lebih dari 15 kg, sebaliknya apabila BMI di atas rata-rata, ada baiknya Moms memerhatikan kenaikan berat badan agar tidak menjadi obesitas.

Baca Juga: Ini Kenaikan Berat Badan Normal pada Ibu Hamil, Wajib Tahu!

Penyebab Berat Badan Turun Saat Hamil

Berat Badan Turun saat Hamil, Normalkah-1.jpg

Foto: time.com

Berat badan saat hamil umumnya terus meningkat. Lalu, apakah normal apabila berat badan Moms justru menurun saat hamil?

Sebaiknya Moms tidak perlu khawatir, karena kondisi ini masih tergolong normal dan terjadi saat trimester pertama kehamilan.

“Saat trimester pertama, ibu hamil dapat mengalami morning sickness yang sebabkan mual dan muntah hingga mengurangi nafsu makan. Hal ini membuat penyerapan kalori dan nutrisi ke dalam tubuh menjadi berkurang,” ujar Dr. Pooja Shah, dokter kandungan yang berasal dari Arizona, Amerika Serikat.

Kenaikan berat badan tiap trimester bisa mencapai 4 sampai 5 kilogram. Nah, lalu bagaimana penurunan berat badan terjadi ketika sudah memasuki trimester kedua dan ketiga? Kondisi ini bisa dipengaruhi oleh nutrisi yang dikonsumsi oleh Moms.

Nyatanya, masalah pencernaan pada ibu hamil seperti diare juga bisa membuat berat badan turun.

Terpenting adalah, selalu pantau perkembangan janin agar bertumbuh dengan baik setiap bulannya.

Meskipun begitu, Moms wajib waspada terhadap berat badan yang turun drastis karena bisa menjadi gejala dari beberapa gangguan kesehatan.

“Kehilangan beberapa kilo pada awal kehamilan adalah hal yang umum terjadi. Namun, ketika penurunan berat badan berlebihan bisa menjadi tanda yang lebih serius, seperti hiperemesis atau disfungsi tiroid. Sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter kandungan,” ungkap dr. Pooja, menjelaskan.

Baca Juga: Pentingnya Nutrisi Ibu Hamil dan Ini yang Terjadi Ketika Kekurangan

Cukupkan Kalori, Jaga Berat Badan Saat Hamil

Berat Badan Turun saat Hamil, Normalkah-2.jpg

Foto: thriveglobal.com

Cara menjaga berat badan saat hamil adalah memerhatikan kalori yang masuk.

Ketika Moms hamil, bukan berarti jumlah makan jadi bertambah dua kali lipat, melainkan tetap memerhatikan nutrisi seimbang.

American Pregnancy Association mengungkapkan kebutuhan kalori yang dibutuhkan Moms saat hamil agar berat badan tetap normal, yaitu:

  • 1.800 kalori selama trimester pertama
  • 2.200 kalori selama trimester kedua
  • 2.400 selama trimester ketiga

Mengetahui jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan makanan yang menjadi pantangan saat hamil sangat penting agar kebutuhan nutrisi saat hamil terjaga dengan baik.

Konsumsi jenis makanan yang mengandung folat, vitamin dan mineral, serat, dan protein agar menunjang perkembangan janin.

Hal yang tidak boleh dilupakan adalah rutin lakukan aktivitas fisik saat hamil. Luangkan 15 menit untuk berolahraga setiap harinya, sebanyak 3 kali seminggu.

Baca Juga: Ini 5 Makanan untuk Ibu Hamil Muda, Menjaga Nutrisi Saat Mengandung!

Pilih jenis olahraga yang tidak terlalu berat untuk ibu hamil, seperti berenang, berjalan, yoga, pilates, atau senam khusus ibu hamil.

Selain itu, tetap cukupkan cairan di dalam tubuh dengan minum air untuk cegah dehidrasi dan miliki kualitas tidur yang baik agar berat badan saat hamil juga tetap normal.

Itu dia beberapa cara yang bisa dilakukan bila Moms mengalami berat badan yang turun ketika hamil. Apa Moms juga mengalami kondisi ini?

Artikel Terkait