KESEHATAN
10 Juni 2019

Penyebab dan Cara Mengatasi Penyakit Kutu Air

Moms yang sering melakukan kegiatan yang memerlukan air seperti mencuci, wajib tahu penyebab kutu air
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Terlalu sering terkena air, akan menyebabkan seseorang terkena penyakit kutu air. Biasa karena kita sering mencuci pakaian, mencuci piring, atau kegiatan lainnya yang berhubungan dengan air. Jika sudah begitu, kaki atau tangan akan terasa gatal dan timbul bintik-bintik seperti melepuh.

Rasa gatal ini tentu akan sangat mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Bahkan rasa gatal ini terkadang dibarengi juga dengan rasa perih, apalagi saat terkena air.

Nah, untuk Moms yang mungkin sering atau sedang mengalami penyakit kutu air, yuk kita pelajari lebih lanjut dan cari tahu cara untuk mengatasinya.

Baca Juga: Apa Manfaat Air Tajin Untuk Bayi?

Penyebab Penyakit Kutu Air

Penyakit kutu air tidak disebabkan oleh kutu, melainkan infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur. Jamur penyebab kutu air ini dikenal juga dengan nama dermatophyter dan trichophyton.

Kedua jenis jamur ini umumnya tidak mengganggu, namun saat terpapar air kotor, maka mereka akan berubah menjadi jamur yang menyebabkan kutu air. Dengan kata lain, tanpa air kedua jamur ini tidak bisa hidup aktif.

Air kotor inilah yang menjadi media hidup kedua kutu tersebut. Lepuhan-lepuhan pada kaki yang berair, sebenarnya berisi air yang kotor ini. Karenanya, akan mulai terbentuk infeksi, yang menyebabkan kulit terasa gatal-gatal.

Kutu air menyukai tempat yang lembab dan hangat, makanya biasa bagian tubuh yang terkena kutu air adalah sela-sela kaki atau sela-sela tangan. Untuk itu kita perlu berhati-hati saat menyentuh air kotor.

Cara Mengatasi Penyakit Kutu Air

Jamur penyebab penyakit kutu air tergolong rapuh dan cukup mudah untuk disingkirkan. Karenanya kutu air yang baru saja timbul tidalah berbahaya. Namun rasa gatal yang ditimbulkan tentunya sangat mengganggu dan akan menimbulkan masalah kulit lain jika kita terus menggaruknya.

Oleh sebab itu, meski baru terjadi, penyakit kutu air harus cepat diatasi. Bagaimana cara mengatasinya? Simak cara berikut.

Baca Juga: Waspada Tinea Captitis, Infeksi Jamur di Kulit Kepala Anak

1. Gunakan Salep

kutu air, penyebab kutu air

Salep antijamur adalah pertolongan pertama untuk mengatasi penyakit kutu air. Salep ini biasa dapat ditemukan dengan mudah di apotek terdekat, bahkan di beberapa supermarket. Beberapa obat antijamur yang dipasarkan di masyarakat, antara lain clotrimazole, terbinafine, miconazole, ketoconazole, dan sulconazole.

Sesuai namanya salep ini berbentuk krim yang cara pengobatannya dengan dioleskan. Untuk lebih jelasnya, Moms bisa membaca keterangannya pada kemasan produk yang dibeli.

2. Rendam Kaki dengan Air Hangat

kutu air, penyebab kutu air

Merendam kaki di air hangat dapat membantu Moms mengurangi rasa gatal akibat penyakit kutu air. Agar lebih berkhasiat, bisa ditambahkan garam dan tea tree oil secukupnya.

Perlu diketahui, garam dan tea tree oil memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang kuat, sehingga dapat mengatasi kutu air di telapak kaki maupun telapak tangan, sekaligus menghambat penyebarannya.

Setelah merendam kaki, jangan lupa dikeringkan hingga kering. Bila diperlukan, bisa menggunakan pengering rambut.

3. Konsultasi dengan Dokter

kutu air, penyebab kutu air

Bila penyakit kutu air yang diderita sudah masuk dalam tahap yang serius, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Selain lebih aman, dokter juga pasti tahu cara terbaik untuk mengatasi kutu air.

Jangan sampai penyakit kutu air yang kita derita menulari anggota keluarga yang lain ya Moms. Jadi segera obati.

Baca Juga: Cegah Tumbuhnya Jamur Pada Handuk dan Keset Dengan 4 Cara Mudah Ini

Moms yang sering berhubungan dengan air kotor saat mencuci baju atau mencuci piring, perlu mengetahui informasi ini agar tahu cara penanganan yang tepat untuk penyakit kutu air.

Artikel Terkait