KESEHATAN
26 Februari 2020

Apa Penyebab Darah Haid Hitam?

Daripada Moms jadi panik, cari tahu kemungkinannya di sini, yuk.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Irene Anindyaputri
Disunting oleh Orami

Darah haid yang umum biasanya berwarna merah tua atau merah terang. Akan tetapi, warna darah ketika Moms sedang menstruasi memang bisa berubah-ubah.

Perubahan warna ini dapat menandakan kondisi kesehatan Moms. Lalu apa artinya jika darah haid hitam atau jadi sangat pekat? Mungkinkah darah haid hitam menjadi gejala penyakit tertentu?

Penyebab Darah Haid Hitam

Yuk, simak apa saja kemungkinan penyebab darah haid hitam dalam ulasan berikut ini.

1. Darah yang Sudah Lama Mengendap

warna darah haid hitam - 1

Jangan panik dulu, Moms. Perubahan warna darah haid itu belum tentu artinya Moms sedang sakit.

Beberapa orang wanita pernah mengalami setidaknya satu kali keluar darah haid hitam dalam hidupnya. Jadi, sebetulnya kondisi ini tidak begitu langka.

Menurut seorang spesialis kandungan dari University of North Carolina di Amerika Serikat, dr. Rachel Peragallo Urrutia, darah haid hitam itu sering kali hanya merupakan “darah lama” yang makin lama makin menggumpal dan menjadi pekat.

Dijelaskan lebih lanjut oleh dr. Rachel, ketika lapisan pada dinding rahim meluruh setiap bulannya, darah belum tentu langsung keluar semua hingga tuntas. Kadang masih ada darah yang terjebak di dalam rahim Moms.

Nah, semakin lama darah ini terjebak di rahim, darah akan mengendap dan warnanya akan terus bertambah pekat hingga jadi hitam. Ini terjadi akibat proses oksidasi di dalam rahim.

Jadi, menurut dr. Rachel selama darah haid hitam tidak disertai dengan gejala lain yang mengkhawatirkan seperti kram perut hebat, Moms tidak perlu terlalu khawatir.

Baca Juga: 5 Cara Alami Mengatasi Siklus Menstruasi yang Tidak Teratur

2. Penyakit Radang Panggul

warna darah haid hitam - 2

Dilansir dari pusat riset di Amerika Serikat, Mayo Clinic, penyakit radang panggul adalah infeksi yang terjadi pada saluran reproduksi wanita. Infeksi ini bisa terjadi ketika bakteri dari vagina menyerang rahim, tuba falopi, atau indung telur.

Penyakit radang panggul bisa ditandai salah satunya oleh warna darah haid hitam. Nah, Moms juga harus jeli memerhatikan gejala radang panggul lainnya.

Misalnya vagina berbau tak sedap, sakit yang tak tertahankan di area panggul, mual dan muntah, serta demam di atas 38 derajat Celsius.

Bila Moms mengalami gejala-gejala tersebut di samping darah haid yang warnanya menghitam, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk meredakan infeksi.

Baca Juga: 8 Mitos Seputar Kista Ovarium yang Perlu Moms Ketahui

3. Perdarahan Implantasi

warna darah haid hitam - 3

Selain karena kemungkinan penyakit, ternyata warna darah haid hitam juga bisa menandakan kehamilan, lho. Ya, darah haid yang gelap hingga kehitaman bisa disebabkan oleh implantasi.

Seperti yang dijelaskan oleh American Pregnancy Association, implantasi adalah perdarahan yang terjadi ketika sel telur yang sudah dibuahi selama 6-12 hari menempel pada dinding rahim.

Pergerakan sel telur yang telah dibuahi ini bisa menyebabkan keluarnya darah yang pekat. Darah implantasi juga mungkin hanya tampak seperti sedikit bercak atau flek.

Tenang saja, hal ini tidak berbahaya dan tergolong wajar. Akan tetapi, memang tidak semua wanita hamil mengalami gejala yang satu ini.

Baca Juga: 7 Manfaat Kunyit Asam Selain untuk Nyeri Haid

Moms juga umumnya tidak membutuhkan penanganan atau pemeriksaan khusus apabila implantasi di awal kehamilan terjadi.

Pastikan saja Moms senantiasa memelihara kehamilan sehat dengan menjaga pola makan seimbang, rutin berolahraga, tidur dan istirahat yang cukup, serta mengelola stres dengan baik.

(IA/ERW)

Artikel Terkait