KEHAMILAN
4 Juni 2020

3 Penyebab Diare saat Hamil, Yuk Cari Tahu!

Bisa jadi salah satu tanda jelang melahirkan lho
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Diare dapat menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil. Menurut American College of Gastroenterology (ACG), tidak ada penelitian terbaru tentang prevalensi diare pada ibu hamil. Namun, selama kehamilan diare dapat terjadi karena adanya perubahan hormon atau fisik.

Jadi, jangan kaget ya Moms ketika mengalami diare selama kehamilan. Saat pertama kali mengetahui bahwa hamil, Moms cenderung akan mengubah pola makan untuk memastikan bayi mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan.

Mengganti atau mengubah pola makan terkadang bisa menyebabkan diare.

Baca Juga: Diare Selama Kehamilan, Apa yang Harus Moms Lakukan?

Penyebab Diare saat Hamil

Nah, sebenarnya apa saja sih penyebab diare saat hamil? Yuk simak ulasannya di bawah ini!

1. Perubahan Hormon

penyebab diare saat hamil

Foto: americanpregnancy.org

American Pregnancy Association menyebutkan penyebab diare saat hamil bisa jadi karena perubahan hormon. Hormon dapat menyebabkan proses pencernaan pada ibu hamil melambat, sehingga menyebabkan diare.

Salah satu perubahan yang dapat menyebabkan diare adalah kenaikan kadar hormon prostaglandin. Prostaglandin, seperti oksitosin, membantu merangsang kontraksi di dalam rahim tetapi juga dapat meningkatkan gerakan di sepanjang saluran pencernaan.

Jika buang air besar terlalu cepat melalui usus, dapat menyebabkan diare.

”Prostaglandin dapat memaksa usus untuk berkontraksi lebih intens atau lebih sering, yang menyebabkan diare,” kata Mary Rosser, M.D., Ph.D., dokter kandungan di New York-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center.

2. Tanda Jelang Kelahiran

penyebab diare saat hamil

Foto: babycenter.com

Penyebab diare saat hamil lainnya adalah tanda jelang kehamilan. Menurut American Pregnancy Association, diare yang terjadi pada trimester bisa sebagai tanda bahwa persalinan sudah dekat. Hal tersebut bisa terjadi tepat sebelum persalinan atau beberapa minggu sebelum persalinan.

Namun, jika Moms mengalami diare selama trimester ketiga, itu tidak berarti bayi akan segera lahir, jadi tidak perlu khawatir. Hal tersebut merupakan cara tubuh pada beberapa wanita untuk mempersiapkan persalinan.

Baca Juga: 5 Camilan Pengusir Diare untuk Ibu Hamil, Aman!

3. Infeksi Usus

penyebab diare saat hamil

Foto: mustbestmom.com

Infeksi usus adalah penyebab umum diare, termasuk penyebab diare saat hamil. Beberapa organisme yang dapat menyebabkan infeksi diare di antaranya bakteri E. a coli atau apa pun di gen Campylobacter, Salmonella, atau Shigella, adanya virus, dan parasit, seperti Giardia lamblia dan Cryptosporidium enteritis.

Terlepas dari sedang hamil atau tidak, jika terinfeksi organisme berbahaya tersebut maka dapat menyebabkan diare. Namun, pada ibu hamil perlu diketahui bahwa tubuh dalam keadaan immunocompromised, yang artinya lebih rentan terhadap infeksi daripada biasanya.

”Mengingat hal itu, ada kemungkinan bahwa ibu hamil dapat mengalami diare pada awal kehamilan karena menderita sakit perut yang biasanya dapat ditangkal oleh tubuh,” kata Dr. Rosser.

Baca Juga: Diare Pada Ibu Hamil, Bagaimana Mengatasinya?

Itulah beberapa penyebab diare saat hamil yang umum terjadi. Sebagian besar kasus diare akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun, selama mengalami diare pastikan Moms tetap terhidrasi.

Minum banyak air, jus, dan kaldu untuk merehidrasi diri dan mengganti elektrolit yang telah hilang dari tubuh.

(SWN)

Artikel Terkait