NEWBORN
5 Oktober 2019

Ketahui 3 Penyebab Eksim pada Bayi

Kondisi eksim bisa dipengaruhi oleh gen orang tuanya yang juga pernah mengalami eksim
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Meskipun memiliki kulit yang masih lembut dan halus, Si Kecil juga bisa mengalami masalah kesehatan kulit saat masih bayi lho, Moms. Salah satunya adalah eksim.

Eksim adalah nama untuk sekelompok kondisi yang menyebabkan kulit menjadi merah, gatal dan meradang. Jutaan anak-anak menderita eksim dermatitis atopik.

Mengutip National Eczema Association, ada beberapa jenis eksim yang umum dialami bayi:

  • Dermatitis atopik
  • Dermatitis kontak
  • Eksim dishidrotik
  • Dermatitis seboroik (juga disebut "cradle cap" pada bayi)

Eksim, terutama jenis dermatitis atopik, sering terjadi pada anak usia enam bulan pertama hingga 5 tahun kehidupannya.

Namun, eksim bukan penyakit menular. Moms atau anak lain tidak mendapatkannya karena bersentuhan atau berinteraksi dengan bayi lain.

Lalu, apa yang menjadi penyebab eksim pada bayi?

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Kulit Kepala Bayi Berkerak

Penyebab Eksim pada Bayi

bayi eksim-1.jpg

Penyebab pasti dari eksim pada bayi masih belum diketahui. Para peneliti tahu bahwa anak-anak yang mengembangkan kondisi eksim karena kombinasi gen dan faktor lingkungan.

Selain itu, anak-anak yang berasal dari keluarga dengan riwayat dermatitis atopik, asma, atau demam (dikenal sebagai trias atopik) lebih mungkin mengembangkan dermatitis atopik.

Mengutip Baby Centre, jika Moms dan pasangan sama-sama mengalami eksim, kemungkinan anak juga memiliki peluang untuk memiliki eksim.

Melansir Health Link British Columbia, beberapa anak lebih rentan mengalami kondisi eksim karena perbedaan kulit dan sistem kekebalan mereka.

1. Fungsi Penghalang pada Kulit Tidak Bekerja dengan Baik

bayi eksim-2.jpg

Kulit yang sehat bertindak sebagai penghalang untuk tetap menjaga kelembapan dan mencegah penyebab iritasi menyerang kulit.

Fungsi penghalang kulit ini tidak bekerja dengan baik pada anak-anak yang rentan terhadap eksim. Kulit mereka tidak menahan kelembapan dengan baik.

Hasilnya, kulit bayi menjadi mudah kering dan memungkinkan iritasi terjadi dengan lebih mudah, sehingga terjadilah eksim pada bayi.

Baca Juga: Bagaimana Cara Merawat Kulit Bayi yang Mengelupas?

2. Faktor Sistem Kekebalan Tubuh

MPASI Dini Bantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak 2.jpg

Sistem kekebalan tubuh anak-anak dengan eksim menimbulkan reaksi yang lebih kuat terhadap iritasi daripada biasanya. Ketika hal ini terjadi, itu membuat kulit merah dan gatal.

Ketika kulit merah dan gatal, kulit menjadi lebih sulit untuk menjadi penghalang yang baik, sehingga justru membuat lebih banyak iritasi.

Dampaknya, terjadi siklus di mana kulit gatal, semakin digaruk dan terjadi lebih banyak iritasi, yang justru memperburuk eksim.

Baca Juga: Moms, 6 Nutrisi Ini Menguatkan Kekebalan Tubuh Balita

3. Tidak Disebabkan oleh Gen Tunggal

Bayi Bisa Alami Laringitis, Catat XX Gejala Ini 1.jpg

Kondisi eksim pada bayi bukan disebabkan oleh gen tunggal, melainkan banyak gen yang bekerjasama untuk meningkatkan peluang berkembangnya eksim.

Salah satu gennya disebut filaggrin, yang bertanggungjawab untuk membuat protein kulit filaggrin.

Ketika gen ini tidak berfungsi dengan baik, fungsi penghalang kulit juga tidak bekerja dengan baik. Mayoritas anak-anak dengan eksim memiliki masalah dengan gen khusus ini.

Karena itu, bila Moms merasa Si Kecil memiliki kondisi eksim, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter kulit untuk diberikan perawatan dan penanganan yang tepat.

Artikel Terkait