KESEHATAN
23 Juni 2020

Gangguan Tidur karena Stres, Apa Penyebabnya?

Gangguan tidur karena stres harus diatasi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Segala hal yang berkaitan dengan tingkat stres yang tinggi memang tidak baik untuk kesehatan, ya, Moms.

Tak dapat dipungkiri, setiap orang pasti akan mengalami stres dalam hidupnya.

Namun, tahukah bahwa stres juga bisa menyebabkan masalah kesehatan sehingga sebabkan gangguan tidur?

Menurut studi dari Experimental Neurobiology, setiap orang memiliki respons stres yang berbeda-beda. Penting sekali untuk bisa mengelola stres dengan baik.

Jika tidak bisa diatasi, maka gangguan tidur sangat erat kaitannya dengan tingkat stres.

Selain itu, sistem kekebalan tubuh juga berpengaruh ketika kualitas tidur terganggu yang disebabkan oleh stres. Ini ulasannya.

Insomnia karena Stres

gangguan tidur karena stres-1.jpg

Foto: insider.com

Tingkat stres yang tinggi membuat Moms rentan terjaga di malam hari.

Insomnia menjadi gangguan tidur yang paling sering terjadi saat stres.

Maka dari itu, National Sleep Foundation mengungkapkan salah satu penyebab terjadinya insomnia adalah stres, begitu pula sebaliknya.

Artinya, stres dapat membuat pikiran menjadi tidak tenang dan gelisah di malam hari.

Begitu juga insomnia pada dapat memengaruhi suasana hati, membuat seseorang lebih mudah marah dan tersinggung.

Akhirnya, hal ini bisa membuat tingkat stres semakin tinggi. Padahal, setiap orang membutuhkan kualitas tidur yang cukup untuk kesehatan tubuhnya.

Baca Juga: 5 Kebiasaan untuk Mengatasi Insomnia, Catat!

“Tidur memengaruhi hampir setiap jaringan di dalam tubuh, yaitu hormon pertumbuhan dan stres, sistem kekebalan tubuh, nafsu makan, pernapasan, tekanan darah, dan kesehatan kardiovaskular. Seseorang yang kurang tidur dapat mengganggu produktivitas, cepat lelah, dan fatalnya bisa mengembangkan risiko depresi,” ungkap Dr. Merrill Mitler, pakar tidur dan ahli saraf di National Institutes of Health.

American Institutes of Stress juga mengungkapkan, umumnya saat mengalami stres seseorang akan mengonsumsi lebih banyak kafein, yang akhirnya hal ini bisa membuat susah tidur.

Untuk itu, pentingnya mengetahui tentang pengelolaan stres yang tepat agar kualitas hidup juga bisa terjaga dengan baik.

Gangguan Tidur Lainnya karena Stres

gangguan tidur karena stres-2.jpg

Foto: flo.health

Selain insomnia, ada banyak gangguan tidur lainnya yang bisa disebabkan karena stres.

Namun, sebaiknya Moms memerhatikan beberapa gejala tersebut yang bisa jadi tanda awal mengalami gangguan tidur, yaitu:

  • Kesulitan untuk tidur atau terjaga sepanjang malam;
  • Kelelahan di siang hari;
  • Keinginan kuat untuk tidur siang;
  • Cepat marah atau merasa cemas;
  • Kurang berkonsentrasi.

Selain insomnia, Anxiety and Depression Association of America mengungkapkan beberapa gangguan tidur lainnya yang bisa terjadi karena stres.

Di antaranya adalah sleep apnea atau dengkuran keras yang disebabkan oleh jalan napas yang terhambat, sleepwalking, narkolepsi atau tertidur secara spontan.

Rest leg syndrome dan bruxism juga menjadi gangguan tidur yang bisa terjadi karena stres.

Baca Juga: 7 Kebiasaan untuk Mengatasi Susah Tidur

Cegah Gangguan Tidur dengan Kelola Stres

gangguan tidur karena stres-3.jpg

Foto: freepik.com

Cara paling efektif untuk mencegah terjadinya gangguan tidur adalah pengelolaan stres yang tepat. Manusia memang tidak akan lepas dari stres, ya, Moms.

Namun, hal itu bukan berarti Moms menerapkan kebiasaan buruk, seperti pola makan tidak sehat, tidak pernah berolahraga, dan kurang beristirahat.

Dilansir dari WebMD, cara tepat mengelola stres adalah menemukan sumber masalah yang membuat stres dan kemudian ganti fokus Moms bukan pada masalah melainkan jalan keluarnya.

Selain itu, tetap terapkan pola hidup yang sehat dan selalu sempatkan waktu untuk aktif bergerak.

Baca Juga: 4 Penyebab Insomnia karena Faktor Psikologis dan Cara Mengatasinya

Hindari mengonsumsi kafein dan alkohol, karena keduanya tak akan bisa menghilangkan stres yang dialami.

Pada akhirnya, pikiran yang jernih dan tubuh yang sehat mampu membuat Moms mengambil keputusan yang tepat.

Artikel Terkait