KELUARGA
28 Agustus 2020

17 Penyebab Umum Impotensi, Dads Harus Waspada!

Impotensi tidak hanya terjadi di usia senja, tapi bisa juga di usia muda, Dads. Pelajari apa saja penyebabnya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Dads, pernah dengar dengan istilah impotensi? Impotensi adalah ketidakmampuan seorang pria untuk ereksi meski sudah dibantu dengan rangsangan seksual. Dikenal juga dengan istilah disfungsi ereksi, impoten berdampak pada kemampuan seseorang untuk memuaskan hubungan seksual.

Menurut studi dari University of Wisconsin, sekitar 5 persen pria di Amerika Serikat yang berusia lebih dari 40 tahun dan sekitar 15 persen pria di atas usia 70 mengalami disfungsi ereksi. Semakin tua usia, risiko untuk masalah kesehatan ini juga semakin tinggi.

Penyebab Impotensi pada Pria

Meski masalah ini rentan dialami pria yang berusia tua, namun Dads yang masih berusia muda juga berisiko, lho, jika tidak tahu dengan jelas apa penyebabnya. Memangnya apa saja sih penyebab impotensi? Berikut ulasannya.

Baca Juga: 5 Cara Alami Menyembuhkan Impotensi

1. Penyakit Endokrin

6 Penyebab Umum Impotensi, Dads Harus Waspada! 5.jpg

Foto: Freepik.com

Penyebab impotensi yang pertama adalah penyakit endokrin. Sistem endokrin tubuh menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme, fungsi seksual, reproduksi, suasana hati, dan banyak lagi.

Diabetes adalah contoh penyakit endokrin yang dapat menyebabkan Dads berisiko mengalami impotensi karena diabetes memengaruhi kemampuan tubuh untuk menggunakan hormon insulin.

Salah satu komplikasi yang terkait dengan diabetes kronis adalah kerusakan saraf. Hal ini memengaruhi sensasi penis. Komplikasi lain yang terkait dengan diabetes termasuk gangguan aliran darah dan kadar hormon. Kedua faktor ini dapat berkontribusi terhadap impotensi.

2. Gangguan Neurologis dan Saraf

6 Penyebab Umum Impotensi, Dads Harus Waspada! 1.jpg

Foto: Pixabay.com

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah gangguan neurologis dan saraf. Beberapa kondisi neurologis dapat meningkatkan risiko impotensi. Kondisi saraf memengaruhi kemampuan otak untuk berkomunikasi dengan sistem reproduksi. Hal ini dapat menghambat Dads mencapai ereksi.

Gangguan neurologis yang terkait dengan impotensi meliputi: alzheimer, parkinson, tumor otak atau tulang belakang, multiple sclerosis (MS), stroke, dan epilepsi lobus temporal.

Jika Dads pernah menjalani operasi prostat dan kerusakan saraf, kemungkinan Dads akan lebih cepat mendapatkan masalah impotensi juga semakin tinggi.

Pengendara sepeda jarak jauh berisiko mengalami impotensi karena tekanan berulang pada bokong dan penis, hingga bisa memengaruhi fungsi saraf.

3. Konsumsi Obat-obatan

6 Penyebab Umum Impotensi, Dads Harus Waspada! 2.jpg

Foto: Unsplash.com

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah konsumsi obat-obatan tertentu. Mengonsumsi obat-obatan tertentu dapat memengaruhi aliran darah, yang menyebabkan impotensi. Namun Dads dianjurkan untuk tidak memberhentikan penggunaan obat jika memang tidak diizinkan oleh dokter.

Contoh jenis obat yang diketahui menyebabkan impotensi di antaranya:

  • Alpha-adrenergic blockers seperti tamsulosin (Flomax)
  • Beta-blocker seperti carvedilol (Coreg), Metoprolol (Lopressor)
  • Obat kemoterapi kanker seperti simetidin (Tagamet)
  • Obat depresan sistem saraf pusat (CNS) seperti alprazolam (Xanax), diazepam (Valium)
  • Kodein stimulan SSP seperti kokain
  • Amfetamin diuretik seperti furosemide (Lasix)
  • Spironolactone (Aldactone) inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI) seperti fluoxetine (Prozac)
  • Paroxetine (Paxil) hormon sintetis, termasuk sebagai leuprolide (Eligard)

Baca Juga: Likopen Bisa Meningkatkan Kesuburan Pria. Apakah Benar?

4. Masalah Jantung

6 Penyebab Umum Impotensi, Dads Harus Waspada! 6.JPG

Foto: Freepik.com

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah masalah jantung. Dikutip dari Healthline, kondisi jantung dan kemampuannya memompa darah dengan baik berpengaruh pada penyebab impotensi. Tanpa aliran darah yang cukup ke penis, Dads tidak bisa mencapai ereksi.

Aterosklerosis, suatu kondisi yang menyebabkan pembuluh darah menjadi tersumbat dapat menyebabkan impotensi. Kolesterol tinggi dan hipertensi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko impotensi.

5. Diabetes

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah diabetes. Impotensi sering terjadi pada pria penderita diabetes, terutama mereka yang menderita diabetes tipe 2. Ini bisa berasal dari kerusakan saraf dan pembuluh darah yang disebabkan oleh kontrol gula darah jangka panjang yang buruk.

Impotensi mungkin terjadi lebih awal pada pria dengan diabetes dibandingkan pria tanpa penyakit tersebut. Kesulitan mempertahankan ereksi bahkan mungkin mendahului diagnosis diabetes.

6. Hipertensi

penyebab impotensi: hipertensi

Foto Orami Photo Stock

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah hipertensi. Dikutip dari Mayo Clinic, pada penderita hipertensi, seiring waktu, tekanan darah tinggi merusak lapisan pembuluh darah dan menyebabkan arteri mengeras dan menyempit (aterosklerosis), sehingga membatasi aliran darah. Ini berarti lebih sedikit darah yang bisa mengalir ke penis.

Bagi beberapa pria, aliran darah yang menurun membuat sulit mencapai dan mempertahankan ereksi, sering disebut sebagai disfungsi ereksi. Masalahnya cukup umum.

Tekanan darah tinggi juga bisa mengganggu ejakulasi dan menurunkan gairah seksual. Kadang-kadang obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi memiliki efek yang serupa.

7. Kolesterol Tinggi

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah kolesterol tinggi. Efek samping kolesterol tinggi pada pria dapat menyebabkan disfungsi ereksi/impotensi. Semakin tinggi kadar LDL Anda, semakin besar kemungkinan untuk mengembangkan masalah ereksi dan kasus yang parah menyebabkan impotensi.

Selain itu, kolesterol tinggi dapat membuat tubuh lebih sulit memproduksi bahan kimia yang diperlukan untuk membuat ereksi. Kolesterol tinggi memengaruhi kemampuan tubuh untuk melepaskan oksida nitrat dengan benar ke dalam aliran darah. Ini mencegah relaksasi jaringan penis yang tepat untuk menyebabkan pembengkakan ereksi.

Baca Juga: 6 Makanan yang Menyembuhkan Disfungsi Ereksi

8. Obesitas

penyebab impotensi: obesitas

Foto Orami Photo Stock

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah obesitas. Menurut Obesity Action, kegemukan/obesitas dapat menyebabkan disfungsi ereksi/impotensi dengan merusak pembuluh darah, menurunkan testosteron dan menyebabkan keadaan peradangan umum di tubuh.

Obesitas dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah akibat hipertensi, diabetes mellitus, hiperkolesterolemia, hipertrigliseridemia dan peradangan.

9. Ketidakseimbangan Hormon

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah ketidakseimbangan hormon. Dikutip dari Hormone.org, ketidakseimbangan hormon bisa jadi faktor impotensi. Testosteron rendah, prolaktin tinggi, dan kadar hormon tiroid yang abnormal adalah penyebabnya.

10. Penyakit Ginjal

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah penyakit ginjal. Kidney.org menjelaskan, penyakit ginjal mempengaruhi kadar hormon, sirkulasi darah, tingkat kekuatan, dan energi secara keseluruhan sehingga dapat menyebabkan impotensi.

11. Usia

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah faktor usia. Risiko impotensi dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Tetapi usia tidak menyebabkan impotensi.

Baca Juga: Kenali Pemicu Disfungsi Ereksi yang Bisa Bikin Susah Hamil

12. Gangguan Emosi

6 Penyebab Umum Impotensi, Dads Harus Waspada! 3.jpg

Foto: Pexels.com

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah gangguan emosi. Untuk mencapai ereksi, pertama-tama Dads harus melalui fase kegembiraan. Fase ini yang disebut sebagai respons emosional. Namun, jika Dads memiliki gangguan emosional, tentu akan berpengaruh pada ereksi.

Sedangkan depresi adalah perasaan sedih, kehilangan harapan, atau tidak berdaya. Depresi, kecemasan, dan kelelahan yang berkaitan dengan depresi inilah yang bisa jadi salah satu penyebab impotensi, Dads.

13. Penggunaan Obat-obatan Terlarang dan Alkohol

6 Penyebab Umum Impotensi, Dads Harus Waspada! 4.jpg

Foto: Pixabay.com

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah obat terlarang dan alkohol. Penyalahgunaan obat-obatan terlarang seperti kokain dan amfetamin juga dapat menyebabkan impotensi ditambah dengan konsumsi alkohol yang memengaruhi kemampuan Dads untuk mencapai atau mempertahankan ereksi.

Baca Juga: Mengenal Hipogonadisme yang Dapat Mengganggu Kesuburan Pria

14. Rokok

penyebab impotensi: rokok

Foto Orami Photo Stock

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah rokok. Disfungsi ereksi (DE), juga disebut impotensi, dapat disebabkan oleh berbagai faktor fisik dan psikologis. Di antaranya adalah merokok. Hal ini tidak mengherankan karena merokok dapat merusak pembuluh darah dan DE sering kali disebabkan oleh suplai darah arteri yang buruk ke penis.

Untungnya, jika Dads berhenti merokok, kesehatan dan kinerja pembuluh darah dan seksual cenderung meningkat.

Baca Juga: Disfungsi Ereksi Dipengaruhi Kesehatan Mulut? Begini Penjelasannya

15. Kondisi Kesehatan Tertentu

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah kondisi kesehatan tertentu. Parkinson dan multiple sclerosis menjadi salah satu penyebab impotensi pada pria.

Respon dan fungsi seksual kita dikendalikan oleh motorik dan sistem saraf otonom kita. Hilangnya dopamin kimiawi otak pada mereka yang didiagnosis dengan Parkinson memengaruhi sistem saraf motorik dan otonom.

Disfungsi ereksi (DE) adalah salah satu gejala sklerosis multipel (MS) yang paling umum pada pria, memengaruhi 23 persen hingga 91 persen pria. MS adalah penyakit yang ditandai dengan kerusakan saraf yang progresif. Ketika saraf yang terkait dengan respons ereksi terlibat, DE dapat terjadi atau memburuk, menyebabkan gangguan rangsangan dan/atau gairah.

16. Cedera Area Panggul

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah cedera area panggul. Meskipun cedera uretra fraktur panggul (PFUI) jarang terjadi, sekitar setengah dari pasien ini akan melaporkan disfungsi ereksi (DE)/impotensi setelah cedera mereka.

Hubungan anatomi saraf kavernosus dan arteri ke tulang panggul dan uretra menempatkan struktur ini pada risiko yang signifikan pada saat PFUI.

17. Penyakit Payronie

Penyebab impotensi yang selanjutnya adalah penyakit Payronie. Salah satu bentuk impotensi yang langka, yang disebut penyakit Peyronie, menyebabkan penis bengkok yang dapat membuat ereksi terasa sakit.

Meskipun ereksi melengkung tidak selalu menunjukkan adanya masalah, pria yang menderita penyakit Peyronie mungkin mengalami kesulitan berhubungan seks.

Baca Juga: Simak 5 Bahan yang Bisa Menjadi Obat Disfungsi Ereksi Alami Ini, Yuk

Itulah beberapa penyebab impotensi yang harus diwaspadai. Jika Dads mencurigai ada yang salah dengan tubuh apalagi area seksual, jangan ragu untuk menemui dokter untuk mendapatkan penanganan secepatnya, ya.

Artikel Terkait