TRIMESTER 1
24 Mei 2020

Penyebab Kaki Kram saat Hamil

Kira-kira apa yang menjadi penyebab kram kaki saat hamil?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, selama kehamilan akan ada banyak perubahan yang terjadi pada tubuh maupun psikis.

Salah satu hal yang dapat terjadi adalah kram kaki. Kram kaki adalah kontraksi otot yang tidak disengaja di belakang betis dan seringnya terjadi pada malam hari.

American Pregnancy Association mengungkapkan, kram kaki saat hamil rentan terjadi ketika sudah memasuki usia trimester ketiga. Kram kaki pada trimester akhir dapat disebabkan oleh penambahan berat badan dan perubahan sirkulasi darah.

Sebenarnya, apa penyebab kaki kram saat hamil? Ini ulasannya.

Penyebab Kaki Kram saat Hamil

kaki kram saat hamil-2.jpg

Foto: seasonsmedical.com

Sebenarnya, ada banyak faktor yang turut berperan menyebabkan kram kaki selama kehamilan.

Tekanan pada bayi yang sedang tumbuh dalam kandungan dapat pembuluh darah berpusat menuju ke kaki. Atau penyebab sederhananya terjadi karena tubuh Moms kelelahan atau seharian terlalu banyak berjalan.

“Faktor penyebab kram kaki selama kehamilan bisa terjadi karena rahim menekan saraf tertentu atau penurunan sirkulasi di kaki akibat tekanan bayi pada pembuluh darah. Kurangnya asupan nutrisi tertentu juga bisa sebabkan kram kaki saat hamil,” ungkap Amanda Selk, dokter kandungan dari Women’s College Hospital di Toronto.

Menurut dr. Amanda, kekurangan kalsium atau magnesium dapat membuat Moms mudah terasa kelelahan saat hamil dan akhirnya berujung pada kram kaki atau nyeri sendi.

Faktanya, wanita yang hamil setelah berusia 30 tahun juga dapat mengalami kemungkinan untuk mengalami kram otot dan kaki.

Baca Juga: 5 Manfaat Wortel untuk Ibu Hamil, Bisa Mencegah Kram!

Selain itu, dehidrasi juga bisa memicu kram kaki saat hamil. Tubuh ibu hamil memang harus selalu terhidrasi dengan baik dengan minum air yang cukup setiap hari.

Menurut American Pregnancy Association, dehidrasi selama kehamilan juga dapat menyebabkan komplikasi kehamilan yang serius seperti cacat tabung saraf, cairan ketuban rendah, produksi ASI yang tidak memadai, hingga risiko terjadinya persalinan prematur.

Mengatasi Kaki Kram saat Hamil

kaki kram saat hamil-2.jpg

Foto: healthline.com

Kram kaki saat hamil bisa sangat mengganggu kenyamanan dan aktivitas Moms, ya.

Cara terbaik adalah mengistirahatkan kaki. Moms bisa mencoba memijat betis dan membuat kaki jadi rileks, dengan baik.

“Coba lentur kaki, angkat jari-jari kaki ke atas, dan dorong tumit dengan perlahan. Moms juga dapat mencoba berdiri di lantai yang keras dan mengangkat jari-jari kaki untuk meregangkan otot betis dan menghentikan kram,” ungkap Heather Martin, bidan yang berasal dari Edmonton.

Jangan lupa juga untuk memenuhi kebutuhan asupan cairan tubuh setiap harinya agar terhindar dari dehidrasi dan tubuh tidak mudah merasa kelelahan saat beraktivitas. Perkaya juga nutrisi dalam tubuh dengan asupan gizi yang cukup.

Baca Juga: Kram saat Hamil, Kapan Harus Waspada?

Mencegah Kram saat Hamil

kaki kram saat hamil-3.jpg

Foto: romper.com

Terkadang, kram kaki saat hamil tidak dapat dicegah ketika tubuh Moms terlalu kelelahan.

Namun, ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk mencegah kram kaki kembali kambuh.

Pertama adalah perlahan melenturkan kaki sebelum tidur setiap malamnya.

Moms juga dapat mengenakan stoking kompresi dan menghindari duduk atau berdiri dalam waktu lama untuk mengurangi terjadinya kram kaki.

Tidak hanya itu, Moms juga dapat mengonsumsi suplemen kalsium dan magnesium untuk menjaga kekuatan sendi dan tulang. Seimbangkan juga dengan minum air putih yang cukup setiap harinya.

Baca Juga: Kenapa Kram Perut pada Masa Hamil? Simak Penjelasannya di Sini

Hal yang tidak boleh dilupakan adalah rutin mengontrol kesehatan selama mengandung ke dokter agar kesehatan janin dan Moms selalu terjaga.

Artikel Terkait