TRIMESTER 1
18 September 2019

Penyebab Kehilangan Memori Selama Masa Kehamilan

Jangan anggap kalau wanita hamil tengah bercanda saat mereka melupakan sesuatu.
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Ternyata bukanlah mitos kalau kehamilan membuat seorang perempuan pikun bahkan lupa tentang beberapa hal dalam ingatannya.

Jadi jangan anggap kalau wanita hamil tengah bercanda saat mereka melupakan sesuatu.

Bahkan sekarang ada penelitian yang menemukan bahwa wanita banyak kehilangan memori saat kehamilan. Keadaan ini berlanjut hingga kelahiran Si Kecil.

Julie Henry, seorang psikolog di University of New South Wales di Sydney, mengatakan wanita hamil secara signifikan terganggu beberapa memorinya.

"Jumlah kehilangan memori memang lebih kecil daripada ketika membandingkan kehilangan memori anak berusia 20 tahun dan orang tua berumur 80 tahun, tetapi mungkin hampir sama dengan defisit sederhana yang ditemukan ketika membandingkan anak usia 20 tahun dengan orang berusia 60 tahun yang sehat," jelas Henry.

Baca Juga: Kenali Amnesia, Penyakit yang Menghilangkan Memori Ingatan

Bisa Juga Dipengaruhi Gaya Hidup

Penyebab Kehilangan Memori Selama Masa Kehamilan 01.jpg

Foto: pixabay.com

Henry dan Peter Rendell, seorang peneliti memori di Universitas Katolik Australia di Melbourne, membandingkan kinerja memori 412 wanita hamil, 272 wanita yang sudah melahirkan, dan 386 wanita yang tidak hamil.

Wanita hamil mengalami masalah terburuk dalam tugas-tugas memori yang lebih menantang, kata para penulis dalam laporan yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Experimental Neuropsychology.

"Namun, memori yang biasanya teratur dan dipraktikkan dengan baik tidak akan terpengaruh, contohnya memori nomor telepon teman dan anggota keluarga," kata Henry.

Namun, kemampuan untuk melakukan lebih banyak tugas memori baru, seperti harus mengingat nomor telepon baru atau nama orang, atau mengingat lima atau enam digit untuk periode waktu yang singkat, dapat terpengaruh.

Para penulis mengakui bahwa, walaupun mereka percaya sindrom itu pasti ada, mereka tidak dapat memastikan mengapa secara fisiologis itu terjadi.

“Kecurigaan kami, gaya hidup mungkin merupakan faktor yang relevan untuk dipertimbangkan, misalnya meningkatnya gangguan kesehatan selama kehamilan, kurangnya kesibukan, dan berkurangnya rutinitas selama kehamilan ini,” kata Henry.

Henry juga mengatakan kalau kurang tidur juga menjadi faktor pasca-kehamilan yang dapat mempengaruhi kinerja kognitif.

Beberapa akademisi bahkan menolak pernyataan bahwa 'amnesia ibu' adalah mitos.

Dr Ros Crawley, yang memimpin tim peneliti dari Universitas Sunderland pada tahun 2003, berkata bahwa perubahan suasana hati ibu hamil yang negatif menyebabkan masalah yang nyata dalam memorinya.

Baca Juga: 4 Vitamin yang Baik untuk Memori Otak

Dimulai Sejak Kehamilan Pertama

Penyebab Kehilangan Memori Selama Kehamilan.jpg

Foto: pixabay.com

Carole Mitchell, seorang ibu dari dua anak, Editor Buletin National Childbirth Trust di Surrey, mengatakan ingatannya mulai berkurang lima tahun yang lalu ketika dirinya hamil dengan anak pertama.

“Menurut saya, kehilangan memori wanita itu dimulai dari kehamilan pertama karena terlalu stres tentang kehamilan dan terjebak dengan persiapan yang sulit. Kemudian, begitu memiliki anak atau anak-anak, pasti akan melupakan banyak hal karena selalu bekerja, bergerak sibuk, dan merawat anak-anak,” tutupnya.

Itulah penyebab ibu hamil kehilangan memori. Ternyata, bukan mitos belaka, ya Moms? Oleh karena itu, selalu latih otak agar gangguan ini berkurang selama kehamilan, ya.

Baca Juga: Tiap Malam Bermain dengan 'Teman Khayalan', Ternyata Bocah 3 Tahun Ini Alami Gangguan Otak yang Langka

(TPW)

Artikel Terkait