PROGRAM HAMIL
15 April 2019

Muncul Bercak Hitam di Kulit Saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Jangan panik dengan perubahan kulit saat hamil ini!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Duh, kulit jadi berubah saat hamil! Tak hanya bentuk perut yang semakin membesar, perubahan hormon kala hamil juga mengubah kulit.

Moms jangan keburu panik ketika melihat perubahan seperti flek hitam saat hamil. Kondisi ini biasa disebut dengan melasma.

Melasma adalah perubahan kulit menjadi hitam atau muncul bintik hitam di kulit. Namun, melasma bisa diatasi dengan cara yang aman. Mari simak ulasannya!

Apakah Normal Mengalami Melasma Selama Kehamilan?

melasma 02

Sah-sah saja jika Moms mengalami bintik-bintik bernoda kulit gelap saat hamil. Kondisi ini disebut melasma atau chloasma.

Melasma juga kadang-kadang disebut sebagai topeng kehamilan karena bercak biasanya muncul di sekitar bibir atas, hidung, tulang pipi, dan dahi dalam bentuk topeng.

Moms juga mungkin mengalami bercak-bercak gelap di pipi, di sepanjang garis rahang, atau di lengan dan bagian lain dari tubuh Moms yang terkena sinar matahari.

Terlebih lagi, kulit yang sudah lebih berpigmen, seperti puting susu, bintik-bintik, bekas luka, dan kulit alat kelamin. Hal tersebut mungkin menjadi lebih gelap selama kehamilan.

Ini juga cenderung terjadi di area di mana gesekan sering terjadi, seperti ketiak dan paha bagian dalam.

Baca Juga: Penyebab Masalah Kulit yang Muncul Saat Trimester Pertama Kehamilan

Apa yang Menyebabkan Melasma?

maxresdefaultsssss

Melasma dapat dipicu oleh perubahan hormon selama kehamilan, yang merangsang peningkatan sementara jumlah melanin yang diproduksi oleh tubuh.

Melanin adalah zat alami yang memberi warna pada rambut, kulit, dan mata. Paparan sinar matahari juga berperan.

Wanita dengan kulit yang lebih gelap lebih cenderung memiliki melasma daripada wanita dengan kulit yang lebih terang.

Baca Juga: Rasa Gatal di Kulit Saat Hamil, Bisa Fatal dan Berbahaya?

Bagaimana Cara Mencegah Melasma Agar Tak Memburuk Selama Kehamilan?

melasma cover

Semua perubahan pigmentasi kulit akibat melasma biasanya hilang dengan sendirinya setelah melahirkan, tetapi Moms dapat melakukan beberapa hal untuk meminimalkan bintik-bintik gelap pada kulit selama kehamilan:

John Creek, seorang dermatolog mengatakan cara sederhana adalah menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar matahari.

Ini sangat penting karena paparan sinar ultraviolet matahari (UV) memicu melasma dan mengintensifkan perubahan pigmen.

“Gunakan tabir surya spektrum luas (formula yang melindungi terhadap sinar UVA dan UVB) dengan SPF 30 atau lebih tinggi setiap hari, bahkan ketika tidak cerah, dan sering digunakan kembali pada siang hari jika Anda berada di luar,” ujarnya.

Baca Juga: 6 Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah dengan Cepat

Sekalipun Moms tidak berencana meninggalkan rumah atau menghabiskan banyak waktu di luar, ada baiknya menerapkan perlindungan sinar matahari sebagai bagian dari rutinitas pagi.

American Academy of Dermatology memperingatkan bahwa kulit Moms terkena sejumlah besar sinar UV setiap kali berjalan di luar, naik mobil, atau bahkan duduk di dalam ruangan jendela.

Saat Moms berada di luar, kenakan topi lebar dan kemeja lengan panjang jika Moms memiliki perubahan pigmentasi pada lengan.

Batasi waktu yang Moms habiskan di bawah sinar matahari, terutama antara pukul 10 pagi dan 2 siang.

Moms juga bisa menggunakan produk perawatan kulit hipoalergi. Pembersih dan krim wajah yang mengiritasi kulit Anda dapat memperburuk melasma.

Agar lebih percaya diri, Moms bisa mengoleskan concealer. Jika bintik-bintik gelap mengganggu, tutuplah dengan menggunakan riasan dengan warna putih dan kuning untuk saat ini.

Ingat, jangan gunakan produk pemutih kulit saat sedang hamil. Apakah Moms pernah mengalami flek hitam saat hamil?

(GSA/INT)

Artikel Terkait