KESEHATAN
30 November 2019

Penyebab Nyeri Otot Setelah Olahraga

Nyeri otot setelah berolahraga ternyata bisa terjadi karena berbagai faktor penyebab
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Aktivitas sehari-hari mungkin saja menyita waktu Moms, seperti pekerjaan rumah tangga, mengurus anak, dan kegiatan lain-lainnya.

Namun, sebaiknya jangan lupa meluangkan waktu untuk berolahraga. Nyatanya, berolahraga bisa menjaga stamina tubuh agar tetap terjaga dengan baik dan terhindar dari gangguan kesehatan. Rutin berolahraga juga membuat berat badan tetap stabil dan lebih bersemangat saat beraktivitas.

Ada berbagai jenis olahraga yang bisa Moms lakukan, namun tetap waspada terhadap terjadinya nyeri otot setelah berolahraga.

Ya, bukan hal yang umum lagi kalau sehabis berolahraga biasanya tubuh akan terasa pegal dan mengalami nyeri otot. Sebenarnya, ada alasan di balik kondisi tersebut.

“Nyeri otot setelah olahraga adalah hal yang wajar terjadi karena otot mengalami sedikit tekanan fisik. Sebenarnya, semua aktivitas fisik yang melibatkan pergerakan otot bisa menyebabkan nyeri ringan pada otot,” ungkap Rick Sharp, profesor fisiologi olahraga di Iowa State University.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Nyeri Otot Setelah Olahraga

Penyebab Nyeri Otot Setelah Olahraga

nyeri otot setelah olahraga

Kondisi nyeri otot yang dirasakan setelah berolahraga dapat disebut juga delayed onset muscle soreness (DOMS).

Biasanya kondisi ini ditandai dengan rasa nyeri dan tidak nyaman setelah melakukan olahraga dengan intensitas tinggi dan waktu yang intensif. Gejalanya akan terasa secara bertahap yang terjadi antara 24 dan 48 jam setelah berolahraga.

“Nyeri otot yang dirasakan saat DOMS akan terasa ringan. Kondisi ini adalah bentuk otot sedang beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi pada tubuh. Nantinya kondisi ini akan menghasilkan otot yang lebih kuat ke depannya,” ujar Carol Torgan, ahli fisiologi olahraga dan rekan dari American College of Sports Medicine.

Jika terjadi nyeri otot, bukan berarti tidak melakukan olahraga lagi, ya, Moms. Nyeri otot justru menjadi ukuran bahwa otot sedang bersiap untuk melakukan aktivitas fisik yang lebih kuat lagi ke depannya.

Namun, ada baiknya mengistirahatkan tubuh saat nyeri otot terjadi dan tidak memaksa diri untuk tetap melakukan olahraga dengan intensitas yang tinggi.

Baca Juga: 7 Jenis Cedera Olahraga yang Sering Terjadi, Hati-hati!

Nyeri otot setelah berolahraga berbeda dengan cedera otot lho, Moms. Nyeri otot umumnya akan berkurang secara bertahap di hari berikutnya.

Jika rasa nyeri tidak berkurang hingga 5 hari dan bahkan menyebabkan tubuh sakit serta sulit bergerak, maka bisa jadi itu adalah cedera otot. Sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Atasi Nyeri Otot Setelah Olahraga

nyeri otot setelah olahraga

Nyeri otot setelah berolahraga akan terasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. Meskipun bisa sembuh dengan sendirinya, ada beberapa hal yang bisa Moms lakukan untuk meredakan gejala yang muncul. Kuncinya adalah tetap bergerak.

“Tubuh memang butuh beradaptasi, namun tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa latihan ringan seperti berjalan, jogging atau berenang. Hal ini untuk menjaga agar otot tetap bergerak dan tidak terasa kaku,” ujar Rick Sharp.

Adapun cara lainnya yang bisa digunakan sering meregangkan otot, mengompres nyeri otot dengan ice pack, mandi dengan air hangat, dan memijat secara perlahan.

Terpenting adalah tetap bergerak dan lakukan aktivitas sehari-hari namun jangan sampai merasa kelelahan, ya, Moms.

Baca Juga: Suka Berolahraga, Ini 5 Cara Menghindari Cedera pada Anak

Nyeri otot setelah berolahraga memang merupakan hal yang umum terjadi. Namun, Moms bisa mencegah agar nyeri otot yang muncul dengan melakukan pemanasan dan peregangan. Dua hal ini sering dilupakan saat berolahraga padahal wajib untuk dilakukan.

(DG)

Artikel Terkait