GAYA HIDUP
6 Maret 2020

Penyebab Penyakit Lupus, Penyakit yang Dikenal sebagai "Peniru Ulung"

Salah satu pemicu timbulnya penyakit lupus adalah paparan sinar matahari berlebihan
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Orami

Lupus adalah penyakit autoimun sistemik yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ tubuhnya sendiri.

Peradangan yang disebabkan oleh lupus dapat memengaruhi berbagai sistem tubuh, termasuk persendian, kulit, ginjal, sel darah, otak, jantung, dan paru-paru.

Berdasarkan data dari Lupus Foundation of America, lupus mempengaruhi sebanyak 1,5 juta orang Amerika. Lupus bisa jadi sulit untuk didiagnosis karena tanda-tanda dan gejalanya mirip dengan penyakit lain.

Tanda lupus yang paling khas adalah ruam wajah yang menyerupai sayap kupu-kupu yang membentang di kedua pipi, yang hampir terjadi di banyak kasus penyakit lupus.

Gejala Penyakit Lupus

hero mata lelah

Hampir setiap orang yang mengalami lupus punya gejala yang berbeda. Namun, satu hal yang konsisten adalah pola gejalanya. Apabila Moms punya penyakit lupus, pada awalnya Moms akan mengalami periode memburuk (flare) diikuti periode yang relatif bebas gejala (remisi).

Namun, berikut ini beberapa gejala umum penyakit lupus:

  • Kelelahan ekstrim.
  • Nyeri sendi, kaku, atau bengkak.
  • Demam.
  • Sakit kepala.
  • Ruam berbentuk kupu-kupu di pipi dan hidung.
  • Peningkatan sensitivitas terhadap sinar matahari.
  • Rambut rontok.
  • Jari-jari kaki yang berubah jadi putih atau biru ketika terkena dingin.
  • Sakit dada.
  • Sesak napas.
  • Rambut rontok.
  • Luka di mulut atau hidung.

Banyak penderita lupus yang mengalami gejala ini disertai dengan penyakit lain, seperti fibromyalgia, penyakit Lyme, dan rheumatoid arthritis.

Itulah mengapa penyakit lupus kadang-kadang disebut "peniru ulung” karena gejalanya yang mirip dengan penyakit lain.

Baca Juga: Apa Bedanya Penyakit TBC pada Anak dan Dewasa?

Penyebab Penyakit Lupus

penyebab lupus sinar matahari.jpg

Lupus adalah penyakit autoimun. Itu berarti sistem kekebalan tubuh Moms secara keliru berbalik dan menyerang jaringan tubuh Moms sendiri. Biasanya, sistem kekebalan berfungsi melindungi tubuh terhadap penjajah asing seperti bakteri atau virus.

Saat mendeteksi kuman-kuman ini, autoimun menyerang dengan kombinasi sel-sel kekebalan dan protein spesifik yang disebut antibodi.

Pada penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuh secara keliru mengira jaringan tubuh Moms sendiri, seperti kulit, persendian, atau jantung sebagai benda asing hingga akhirnya menyerang bagian-bagian ini.

Para ahli berpikir ada beberapa faktor yang bisa jadi penyebab penyakit lupus, misalnya:

1. Faktor Genetik

Penyakit lupus biasanya merupakan penyakit turunan dari keluarga. Para peneliti menemukan lebih dari 50 gen yang dipercaya terkait dengan kondisi ini. Gen-gen ini biasanya lebih banyak terlihat pada orang-orang yang terkena lupus dibanding yang tidak.

Tetapi sebenarnya penyebab lupus bukan hanya gen-gen ini, tetapi gen-gen ini membuat Moms jadi lebih rentan terhadap penyakit lain yang bisa menyebabkan munculnya lupus.

2. Faktor Lingkungan

Apabila Moms menderita penyakit lupus, faktor-faktor tertentu di sekitar Moms juga bisa jadi pemicu penyakit ini. Penelitian Lupus: An Overview of the Disease And Management Options menyebutkan faktor-faktor ini misalnya saja sinar ultraviolet dari matahari, infeksi virus Epstein-Barr, dan paparan bahan kimia atau obat-obatan tertentu.

3. Faktor Hormon

Karena penyakit lupus lupus lebih umum terjadi pada wanita, para peneliti menduga bahwa hormon perempuan mungkin ada hubungannya dengan penyakit ini. Sebanyak 9 dari 10 kejadian lupus terjadi pada perempuan, sehingga para peneliti berasumsi bahwa ada hubungan antara estrogen dan lupus.

Baca Juga: Waspada, Ini Penyebab Vertigo yang Terkadang Tidak Disadari

4. Sinar Matahari

Paparan sinar matahari berlebihan bisa menyebabkan kulit lupus atau memicu respons internal pada orang yang rentan.

5. Infeksi

Infeksi dalam tubuh bisa juga jadi pemicu lupus atau penyebab kekambuhan lupus pada beberapa orang.

6. Obat-obatan

Lupus bisa juga dipicu oleh beberapa jenis obat tekanan darah, obat antikejang, dan antibiotik.

Ada pula beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko lupus pada Moms, seperti jenis kelamin (lebih sering terjadi pada perempuan), usia (yang paling sering didiagnosis adalah umur 15-45 tahun), dan ras (lebih umum terjadi di Afrika-Amerika, Hispanik, dan Asia-Amerika).

Adakah yang Bisa Dilakukan untuk Menghambat atau Mencegah Lupus?

Hal-hal yang Harus Ditanyakan ke Dokter Seputar Hasil Cek Darah Rutin 03 .jpg

Untuk mencegah lupus, Moms bisa melakukan diagnosis dini, menghindari faktor yang memicu penyakit, seperti paparan sinar matahari berlebihan.

Untuk menghambat lupus, Moms bisa berkonsultasi ke rhemuatologist, yakni spesialis dalam kondisi otot, sendi, dan tulang yang bisa memberikan sejumlah obat yang secara efektif bisa memperlambat perkembangan penyakit lupus.

Sayangnya, belum ada obat yang ditemukan untuk menyembuhkan lupus sepenuhnya. Tetapi, Moms bisa mengonsumsi obat dan merawat diri untuk menghilangkan beberapa gejalanya yang menganggu.

Baca Juga: Ini Jenis dan Gejala Kista Ovarium yang Patut Diwaspadai

Itulah penyebab-penyebab lupus, Moms. Segera hubungi dokter apabila Moms menemukan gejala-gejala di atas pada diri Moms. Jangan putus asa dan patah semangat juga ya.

(SR/ERN)

Artikel Terkait