KESEHATAN
1 Desember 2019

7 Penyebab Perut Kembung yang Sering Terjadi

Hindari faktor-faktor berikut ini untuk perut bebas kembung
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Apa Moms sering merasa kembung setelah makan sesuatu? Atau merasa perut terasa penuh padahal belum diisi sama sekali?

Jika ya, Moms harus tahu dulu penyebab perut kembung, sebelum mengobati rasa tidak nyaman tersebut.

Dilansir dari Johns Hopkins Hospital, perut kembung adalah keadaan di mana perut terasa penuh dan kencang, biasanya disebabkan karena gas.

"Kembung adalah keadaan ketika udara memasuki perut dan tidak dapat melarikan diri dari atas atau bawah," kata Niket Sonpal, M.D., Direktur asosiasi program Internal Medicine Residency di Brookdale Hospital Medical Center di Brooklyn.

"Ini menyebabkan usus membesar seperti balon dan menyebabkan perut terasa penuh." tambah dr. Niket seperti dikutip pada glamour.com.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Merawat Bayi yang Mengalami Perut Kembung

Penyebab Perut Kembung

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab perut kembung, berikut di antaranya:

1. Terlalu Banyak Minum Soda

penyebab perut kembung

Gelembung dalam soda dan minuman lain seperti bir, sampanye, atau sparkling sebagian besar berisi gas.

Ketika kita meminumnya, minuman bersoda dapat mengisi sistem pencernaan.

Moms dapat membuang sebagian darinya ketika sedang buang angin, tetapi begitu gas mencapai usus, mereka akan tetap tinggal di dalam dan menjadi penyebab perut kembung.

2. Makan Terlalu Banyak

penyebab perut kembung

Perut kita jika diibaratkan hanyalah seukuran kepalan tangan diri kita sendiri.

Meski perut bisa meregang, tetapi hal itu bisa membuat kita merasa kembung, terutama jika Moms mengonsumsi terlalu banyak makanan asin dan karbohidrat.

Jadi untuk menghindari perut kembung, berhentilah makan sebelum merasa kenyang.

3. Makan Terlalu Cepat

penyebab perut kembung

Selain makan terlalu banyak, makan terlalu cepat juga bisa menjadi penyebab perut kembung. Semakin cepat kita makan, semakin banyak udara juga yang kita telan.

Butuh waktu sekitar 20 menit bagi perut untuk memberi tahu otak bahwa kita sudah merasa kenyang.

Sehingga jika kita makan terlalu cepat, sebelum otak kita menerima sinyal bahwa kita sudah kenyang, kita akan terus makan sampai membuat diri kita menjadi kembung.

Baca Juga: Perut Kembung Pertanda Tubuh Intoleransi Karbohidrat? Begini Penjelasannya

4. Mengonsumsi Produk Olahan Susu

penyebab perut kembung

Melalui penelitian yang dilakukan oleh University of Kansas School of Medicine, orang dengan intoleransi laktosa umumnya merasakan perut kembung dan sakit perut bila mengonsumsi produk susu.

Meski hal ini tidak membawa dampak yang serius bagi tubuh, tapi ada baiknya jika kita menghindari produk susu.

5. Fruktosa

penyebab perut kembung

Fruktosa adalah semacam gula yang terdapat banyak di dalam beberapa jenis makanan atau di dalam buah kering.

Selain itu madu, bawang putih, dan jenis bawang-bawangan lain juga mengandung fruktosa.

Untuk sebagian orang, fruktosa ini sulit dipecah bagi tubuh, dibandingkan jenis lainnya. Maka dari itu jika terlalu banyak fruktosa di dalam tubuh, akan menyebabkan perut kembung, bergas, dan rasa nyeri.

6. Makan Lemak Berlebihan

penyebab perut kembung

Tubuh memang membutuhkan lemak untuk membuat dinding sel, jaringan saraf, dan hormon.

Tetapi terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dapat membuat perut menjadi kembung karena tubuh kita membutuhkan waktu lebih lama untuk memecahnya daripada jenis makanan lainnya.

Selain itu, lemak juga tinggi kalori dan dapat membuat Moms menambah berat badan. Sedangkan penambahan berat badan juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab perut kembung.

Konsumsi lemak sehat, seperti kacang-kacangan, alpukat, dan jenis lemak alami lainnya dan jauhi lemak yang berasal dari junk food, snack kering seperti keripik, untuk meminimalisir kelebihan lemak dalam tubuh.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Menjinakkan Perut Kembung

7. Mengonsumsi Beberapa Jenis Makanan Tertentu

penyebab perut kembung

American Academy of Family Physicians menyatakan bahwa kol, brussels sprouts, brokoli, pir, lobak, dan kacang-kacangan bisa menyebabkan perut kembung dan bergas.

Oleh sebab itu, hindari makanan-makanan itu agar perut tidak penuh dengan gas.

Mencatat makanan yang dikonsumsi (buat buku harian makanan) dapat membantu Moms mengetahui apa saja penyebab perut kembung.

Jika hal ini berlangsung lama dan sangat mengganggu, Moms dapat memeriksakannya pada dokter.

(DH)

Artikel Terkait