PROGRAM HAMIL
30 Januari 2020

4 Penyebab Pria Tidak Subur, Bikin Susah Punya Keturunan

Pria juga bisa mengalami gangguan hormonal yang menyebabkan tidak subur
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Pria juga dapat berkontribusi pada ketidaksuburan dalam kehidupan pernikahan. Faktanya, pria ditemukan menjadi satu-satunya penyebab atau penyebab utama masalah ketidaksuburan pada pasangan sekitar 40 persen.

Berdasarkan jurnal What Are Some Cause of Infertility, agar istri bisa hamil, sperma laki-laki harus bergabung dengan telur perempuan.

Alat kelamin pria akan membuat dan menyimpan sperma, yang diejakulasi oleh penis untuk mengantarkan sperma ke saluran reproduksi wanita selama berhubungan seksual.

Baca Juga: Kata ahli, Ini Penyebab Unexplained Infertility Pada Mayoritas Pasangan

Penyebab Pria Tidak Subur

Namun, pada kenyataannya, pembuahan tidak selalu berhasil terjadi. Dari faktor pria, ternyata ada beberapa penyebab pria tidak subur. Apa saja? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

1. Gangguan Hormonal

katidaksuburan pria

Foto: apollosugar.com

Penyebab pria tidak subur yang pertama adalah gangguan hormonal. Adanya kondisi hipotiroid dan hipoprolaktinemia dapat menurunkan produksi mani dan sperma atau menyebabkan ketidaksuburan pria, gangguan pada poros hormon yang diproduksi organ sentral (hipotalamus hipofisis), dan gangguan pada poros hormon yang diproduksi oleh testis (testosteron).

Hal ini dapat menyebabkan terganggunya perkembangan sperma dan menurunnya jumlah sperma dalam testis.

2. Gangguan Fisik

katidaksuburan pria

Foto: mph-ivf.com

Penyebab pria tidak subur yang selanjutnya adalah gangguan fisik. Fisik juga bisa menjadi penyebab ketidaksuburan pria. Gangguan ini dimulai dari gangguan proses produksi sperma atau terhambatnya perjalanan sperma dari testis menuju ujung penis, dapat disebabkan oleh:

  • Infeksi seperti infeksi saluran kemih, gonorrhea, dan sifilis, ataupun radang dapat mengganggu produksi/kondisi sperma dan proses bergeraknya sperma ke penis.
  • Varikokel, yaitu pelebaran pembuluh darah dalam skrotum dan mencegah darah mengalir dengan baik. Kondisi varikokel ini cukup sering terjadi yaitu 15-40 persen.
  • Sumbatan pada saluran sperma, yang dapat disebabkan oleh berbagai penyebab seperti infeksi, efek pembedahan, trauma, ataupun kelainan bawaan.

Baca Juga: Bisa Jadi Alternatif Promil, Ini 4 Pilihan Cara Mengatasi Infertilitas

  • Kelainan kromosom seperti sindroma kleinefelter di mana seorang pria dilahirkan dengan 2 kromosom X dan 1 kromosom Y (yang seharusnya XY) sehingga menyebabkan gangguan perkembangan organ reproduksi pria. Kelainan genetik lain jg dapat menyebabkan gangguan kesuburan seperti fibrosis kistik, sindroma kallman, dan sindroma kartegener.
  • Ejakulasi retrograd di mana air mani memasuki kandung kemih, bukannya keluar dari penis saat ejakulasi. Kemungkinan penyebabnya yakni komplikasi dari operasi prostat, kandung kemih, atau saluran kemih. Selain itu bisa akibat efek samping obat tertentu atau penyakit diabetes.

3. Gangguan Psikologis

ketidaksuburan pria

Foto: medicalnewstoday.com

Penyebab pria tidak subur yang selanjutnya adalah gangguan psikologis. Ketidaksuburan pria lainnya juga akibat adanya gangguan psikologis, termasuk di dalamnya impotensia, ejakulasi dini, gangguan ereksi, dan inkompetensia ejakulasi.

Hal-hal tersebut dapat disebabkan oleh kondisi psikologis seperti stres dan depresi.

Baca Juga: 5 Manfaat Memelihara Hewan untuk Psikologis Anak

4. Penyebab Lain

ketidaksuburan pria

Foto: videohive.net

Beberapa penyakit lain juga bisa jadi penyebab pria tidak subur, seperti:

  • Kanker, dapat memengaruhi organ reproduksi secara langsung atau melalui gangguan terhadap kelenjar yang melepaskan hormon reproduksi, seperti kelenjar pituitari.
  • Riwayat pengobatan kemoterapi.
  • Komplikasi tindakan operasi sebelumnya seperti vasektomi, operasi hernia inguinalis, operasi pada buah zakar dan prostat yang dapat mengganggu saluran transport sperma.

Itu dia Moms beberapa penyebab pria tidak subur. Jangan dianggap sepele ya. Jika sudah tahu apa penyebabnya, sebaiknya segera lakukan penanganan.

Artikel Terkait