PASCA MELAHIRKAN
12 November 2019

5 Kebiasaan Buruk Penyebab Produksi ASI Berkurang

Mulai kurangi kebiasaan ini ya, Moms!
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Di masa menyusui, Moms akan dihadapi oleh ragam masalah yang membingungkan selama menyusui Si Kecil.

Beberapa masalah umum, seperti pasokan ASI yang selalu kurang, posisi bayi yang susah 'mengunci' ketika disusui, rasa nyeri di payudara, dan masalah lainnya.

Nah, untuk masalah jumlah ASI, ada beberapa kebiasaan buruk yang dapat menjadi penyebab produksi ASI berkurang. Mari simak ulasannya!

Baca Juga: Simak 6 Perlengkapan Bayi untuk Menyusui dengan Nyaman Ini

Penyebab Produksi ASI Berkurang

1. Tidak Memompa dengan Cukup

gambar 03 memilih pompa asi yang tepat (sumber twiniversity.com)

Sebagian besar ahli setuju bahwa alasan utama produksi ASI berkurang adalah karena mereka tidak menciptakan "permintaan" susu yang cukup.

"Selama beberapa minggu pertama, menyusui delapan hingga 12 kali sehari, sekitar setiap dua hingga tiga jam," saran Elizabeth LaFleur, R.N., perawat terdaftar, melansir Mayo Clinic.

Jadi, jika Moms membatasi seberapa sering Si Kecil menyusu, tidak memastikan 'penguncian' dengan baik, atau bayi sering tertidur saat menyusu, kemungkinan "permintaan" tersebut tidak cukup tinggi. Dampaknya, persediaan ASI pun akan berkurang.

2. Masalah Pemulihan Postpartum

melahirkan tanpa rasa sakit (ILA).jpg

Faktor lain yang berada di luar kontrol seorang ibu adalah kehilangan darah. Perdarahan postpartum dapat berdampak negatif pada ASI.

Masalah ini juga dapat memengaruhi ASI awal, atau kolostrum, yang terbentuk sebelum persediaan ASI penuh dimulai.

Kehilangan banyak darah selama proses persalinan atau keadaan darurat pascapersalinan juga dapat membuat seorang ibu merasa pusing.

Menurut jurnal dari Health Service Executive, berkurangnya pasokan ASI bisa disebabkan oleh prosedur operasi, operasi kelahiran secara caesar, kehilangan banyak darah.

Baca Juga: Benarkah Menyusui Bayi Prematur Harus Lebih Sering?

3. Berolahraga Secara Berlebihan

4 Jalani Olahraga Seperti Biasa.jpg

Bentuk fisik yang lebih besar membuat banyak ibu ingin cepat-cepat kembali ke ukuran tubuh semula.

Meskipun tidak ada yang salah dengan berolahraga dan makan makanan sehat setelah melahirkan, ibu yang berolahraga secara berlebihan mungkin berisiko mengurangi persediaan ASI.

Memotong asupan kalori membuat tubuh tidak mendapatkan apa yang dibutuhkan untuk membuat ASI.

Selain itu, jika Moms kelelahan, tubuh akan menggunakan sebagian besar sumber dayanya untuk proteksi tubuh daripada membuat makanan untuk bayi.

4. Terlalu Banyak Minum Kafein

Perut Mual setelah Minum Kopi, Kenapa-1.jpg

Bagi banyak ibu, mengonsumsi terlalu banyak kafein dapat menjadi penyebab produksi ASI yang berkurang.

Studi mencatat bahwa beberapa ibu memerhatikan produksi susu lebih rendah, dan berhubungan dengan meningkatnya asupan kafein.

"Konsumsi kafein dalam jumlah besar dapat mengeringkan tubuh dan menurunkan produksi ASI. Terlalu banyak kafein juga dapat memengaruhi bayi Anda. Beberapa kafein akan masuk ke tubuh bayi melalui ASI yang diberikan," jelas Donna Murray, RN, BSN, perawat terdaftar, mengutip Very Well Family.

Baca Juga: Efek Kafein Pada Kesuburan, Baik atau Buruk?

5. Kadar Estrogen yang Tidak Seimbang

XX Alasan Mengapa Saat Menyusui Moms Sebaiknya Tidak Bermain HP 4.jpg

Ketidakseimbangan hormon estrogen yang "alami" dalam tubuh dapat memengaruhi pasokan ASI.

Misalnya, ibu yang menderita PCOS, sindrom ovarium polikistik, sering kali memiliki estrogen lebih tinggi, sehingga tidak membuat cukup progesteron untuk menyeimbangkan.

Mengutip La Leche League International, karena PCOS adalah sindrom dan bukan penyakit, ada ragam gejala dan setiap kasusnya bisa berbeda pada setiap wanita.

Ibu dengan PCOS mungkin mengalami kesulitan untuk memproduksi susu yang cukup atau beberapanya mungkin justru menghasilkan ASI terlalu banyak.

Hasilnya, adalah suplai ASI yang rendah. Ketidakseimbangan estrogen juga dapat memengaruhi kemampuan wanita untuk hamil, karena kurangnya ovulasi.

Nah, itu dia beberapa penyebab produksi ASI berkurang. Stop kebiasaan-kebiasaan buruk di atas dan konsultasikan pada ahli ya, Moms!

Artikel Terkait