NEWBORN
20 Januari 2020

3 Penyebab Radang Amandel pada Bayi, Jangan Dibiarkan ya Moms!

Pernahkah Si Kecil mengalami radang amandel?
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Tonsillitis merupakan peradangan jaringan amandel akibat infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan virus, yang juga menyerang orang dewasa.

Kondisi ini akan terasa sangat menyakitkan dan berdampak saat kita menelan. Umumnya tonsillitis jarang terjadi pada anak-anak di bawah usia dua tahun.

Akan tetapi jika hal ini terjadi, menangani kondisi ini akan menjadi tantangan untuk kita dan bayi, terutama karena kondisi tersebut juga dapat disertai dengan kelesuan pada umumnya.

Baca Juga: 4 Cara Mengobati Radang Amandel Anak dengan Bahan Alami

Mengutip dari jurnal yang dipublikasikan oleh Department of Otolaryngology-Head and Neck Surgery, amandel adalah bagian dari sistem limfatik dan merupakan garis pertahanan pertama tubuh.

Letaknya di sisi kiri dan kanan tenggorokan dan terlihat sebagai dua benjolan merah muda di bagian belakang mulut. Amandel melindungi sistem pernapasan bagian atas dari patogen yang masuk ke dalam tubuh melalui hidung.

Namun, ini membuat mereka rentan terhadap infeksi, yang menyebabkan tonsilitis.

Penyebab Radang Amandel pada Bayi

tonsillitis pada bayi

Foto: momjunction.com

Berbagai jenis bakteri atau virus dapat menyerang amandel dan menyebabkan peradangan. Berikut ini adalah beberapa hal umum yang dapat menyebabkan radang amandel pada bayi.

1. Virus Flu Biasa

Penyebab radang amandel pada bayi yang pertama adalah virus flu biasa. Pilek merupakan penyebab utama radang amandel. Serangkaian virus, termasuk virus influenza, adenovirus, coronavirus, rhinovirus, dapat menyebabkan flu.

Baca Juga: Lakukan 5 Cara Ini untuk Mencegah Flu Pada Bayi

2. Bakteri Streptokokus Grup A

Penyebab radang amandel pada bayi yang selanjutnya adalah bakteri steptokokus geup A. Infeksi bakteri mengambil bagian sebanyak 30% sebagai penyebab tonsilitis pada bayi. Bahkan bakteri streptokokus grup A menjadi penyebab utama penyakit satu ini.

3. Bakteri Lainnya

Penyebab radang amandel pada bayi yang selanjutnya adalah bakteri lainnya. Selain beberapa virus dan bakteri di atas, beberapa bakteri lain yang dapat menyebabkan tonsilitis pada bayi adalah klamidia pneumonia, streptokokus pneumonia, dan staphylococcus aureus.

Baca Juga: Radang Amandel Tidak Boleh Minum Es?

Berapa Lama Radang Amandel pada Bayi Terjadi?

tonsillitis pada bayi

Foto: goodtoknow.co.uk

Gejala dari radang amandel pada bayi biasanya akan hilang setelah 3 hingga 4 hari lamanya. Tonsilitis tidak menular, tetapi infeksi yang menyebabkannya (misalnya, masuk angin dan flu).

Untuk menghentikan infeksi ini menyebar sebaiknya tetap berada di rumah hingga merasa lebih baik dan gejalanya mereda. Jangan lupa juga untuk selalu mencuci tangan ketika batuk dan bersin.

Nah, itulah beberapa penyebab radang amandel pada bayi. Sebaiknya jangan diabaikan ya Moms. Saat amandel meradang, Si Kecil pasti merasa tidak nyaman.

Artikel Terkait