KEHAMILAN
13 Agustus 2020

Penyebab Sperma Kekuningan, Pertanda Tidak Subur?

Tergantung pada penyebabnya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Dina Vionetta

Air mani yang keluar setelah berejakulasi umumnya berwarna putih keabu-abuan, yang sering kali disebut sebagai ciri-ciri sperma sehat. Lantas bagaimana jika Dads memiliki sperma kekuningan? Apakah itu normal?

Tergantung pada penyebabnya, sperma yang berwarna kekuningan ternyata bisa saja menjadi hal yang masih normal atau bahkan menjadi pertanda dari gangguan kesuburan.

Penyebab Sperma Kekuningan

Adapun penyebab dari sperma yang berwarna kekuningan dapat Moms dan Dads baca di bawah ini.

Baca Juga: Selain Makan Sehat, 5 Hal Ini Memaksimalkan Kualitas Sperma

1. Jaundice atau Penyakit Kuning

Sperma Kekuningan, Apakah Pertanda Tidak Subur? 1

Foto: freepik.com

Penyakit kuning terjadi akibat kadar bilirubin yang berlebihan, zat kimia yang menumpuk di tubuh ketika hati tidak dapat memproses sel darah merah secara efisien. Ini dapat mengubah kulit Anda menjadi kuning. Demikian halnya dengan air mani Anda,” kata Jamin Brahmbhatt, M.D., seorang ahli bedah urologi dan co-direktur The PUR Clinic, seperti dikutip dari situs Men’s Health.

Penyakit kuning dapat disebabkan oleh hepatitis, batu empedu, pankreatitis, atau bahkan kanker kandung empedu. Biasanya gejala lain yang menyertai termasuk demam, kedinginan, atau sakit perut.

Baca Juga: Tangan dan Kaki Bayi Kuning, Apa Penyebabnya?

2. Bercampur dengan Urin

Sperma Kekuningan Karena Bercampur dengan Urin

Foto: Orami Photo Stocks

Semen keluar melalui uretra, yang merupakan saluran yang sama yang dilalui urin.

Ada kemungkinan bahwa beberapa urin berwarna kuning dapat bercampur dengan air mani, yang akan memberikan warna atau corak kuning pada semen.

Baca Juga: Protein dalam Urine saat Hamil, Ini 5 Penyebabnya!

3. Leukocytospermia

Sperma Kekuningan, Apakah Pertanda Tidak Subur? 2

Foto: freepik.com

Kondisi ini ditandai dengan tingginya jumlah sel darah putih dalam air mani. Menurut situs kesehatan Healthline, leukocytospermia atau pyospermia dapat menyebabkan sperma kekuningan.

Bukan hanya itu, kondisi ini juga disebut dapat melemahkan dan merusak sperma, yang dapat menyebabkan gangguan kesuburan.

Leukocytospermia dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti:

  • Infeksi
  • Pembengkakan di area penis atau pangkal paha
  • Infeksi menular seksual seperti herpes, gonore, atau klamidia
  • Gangguan autoimun
  • Urethra striktur, penyempitan uretra
  • Ejakulasi yang jarang
  • Vena testis yang kering atau melebar
  • Konsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang, dan / atau merokok
  • Penyakit lain

Baca Juga: Benarkah Akupuntur Meningkatkan Kesuburan? Yuk, Simak Penjelasannya

4. Konsumsi Obat-obatan atau Suplemen Tertentu

Sperma Kekuningan, Apakah Pertanda Tidak Subur? 3

Foto: pexels.com

Mengkonsumsi sesuatu yang memiliki warna intens terkadang juga dapat mempengaruhi warna urin, demikian halnya dengan air mani.

“Vitamin B dan piridium (pereda nyeri untuk infeksi saluran kemih) dapat mengubah air mani menjadi berwarna kuning atau oranye,” kata Dr. Brahmbhatt. “Rifampin, antibiotik yang digunakan untuk mengobati TBC, menghasilkan efek yang serupa.”

Meskipun mungkin terlihat tidak masuk akal, itu biasanya bukan masalah serius. Warna yang dihasilkan biasanya hanya bersifat sementara.

Tetapi Dads perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter jika efeknya belum juga hilang, bahkan setelah berhenti mengkonsumsi obat atau suplemen terkait.

Baca Juga: Penelitian Tunjukkan Virus Corona Bisa Bertahan dalam Air Mani, Berikut Penjelasannya

5. Infeksi Prostat

Sperma Kekuningan, Apakah Pertanda Tidak Subur? 4

Foto: freepik.com

“Perubahan warna kekuningan atau kehijauan, atau adanya serpihan dalam air mani sering menunjukkan adanya infeksi,” kata Dr. Joes Lee, seorang konsultan dan direktur andrologi dan kedokteran reproduksi pria di National University Hospital, seperti dikutip dari Smart Parents Singapura.

Infeksi prostat dapat terjadi ketika bakteri dalam urin bocor ke dalam prostat. Gejalanya meliputi:

  • Sulit buang air kecil, terlalu sering atau terasa menyakitkan
  • Urin beruap
  • Ejakulasi yang menyakitkan
  • Nyeri pada punggung bagian bawah, perut, penis, atau selangkangan

Baca Juga: Pakaian Dalam Pria Bisa Memengaruhi Kualitas Sperma

6. Infeksi Menular Seksual

Sperma Kekuningan, Apakah Pertanda Tidak Subur? 5

Foto: freepik.com

Selain infeksi prostat, infeksi menular seksual seperti klamidia, herpes, atau gonore telah terbukti dapat menyebabkan sperma kekuningan. Dalam hal ini, biasanya disertai dengan air mani yang berbau tidak sedap.

Berdasarkan hasil studi yang diterbitkan oleh Queensland University of Technology (QUT), klamidia dalam jaringan testis dapat menyebabkan infertilitas pada pria.

Baca Juga: Mengenal Sexually Transmitted Diseases (STD), Ini Gejala dan Pencegahannya!

7. Jarang Melakukan Ejakulasi

Sperma Kekuningan, Apakah Pertanda Tidak Subur? 6

Foto: pexels.com

Menurut Medical News Today, bagi Dads yang jarang berhubungan intim atau melakukan ejakulasi, air mani bisa saja tercampur dengan urin dan menghasilkan warna kekuningan.

Ini merupakan hal yang normal jika hanya terjadi sesekali, terutama setelah cukup lama tidak berejakulasi. Namun, jika terlalu sering terjadi, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Nah, itulah beberapa penyebab sperma kekuningan. Di mana beberapa diantaranya berkaitan dengan gangguan kesuburan. Segera konsultasikan dengan dokter jika mencurigai munculnya gejala lain saat sperma Dads berwarna kekuningan.

Baca Juga: Bisakah Hamil Apabila Sperma Sering Tumpah Setelah Berhubungan?

Artikel Terkait