FASHION & BEAUTY
14 Agustus 2020

11 Cara Mengatasi Bekas Jerawat yang Bisa Dicoba

Bekas jerawat yang membandel dapat menurunkan rasa percaya diri seseorang
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, semua pasti setuju ya kalau jerawat adalah masalah kulit yang umum terjadi.

Ada satu hal yang menambah keresahan karena jerawat ini, yaitu ketika bekas jerawat tidak kunjung memudar. Hal ini bisa membuat rasa percaya diri menjadi menurun.

Tak jarang, banyak wanita yang mencoba berbagai produk skincare untuk menghilangkan bekas jerawat.

Sebenarnya, ada cara mengatasi bekas jerawat yang lainnya, yaitu perawatan kecantikan yang tepat.

Moms bisa mencoba beberapa jenis perawatan, sesuai tingkat keparahan bekas jerawat yang dialami.

Cara Mengatasi Bekas Jerawat

Bekas jerawat yang Moms alami bisa berbeda-beda, ada yang berbentuk noda hitam dan menyebar luas. Atau ada juga bekas jerawat yang mendalam dan berbentuk seperti bopeng.

Tentunya bekas jerawat dapat dihilangkan dengan metode yang berbeda-beda. Semakin parah bekas jerawatnya, maka perawatan yang ditentukan bisa beragam.

American Academy of Dermatology mengungkapkan penyebab terjadinya bekas jerawat.

Ketika jerawat menembus kulit secara mendalam, maka mereka akan merusak kulit dan jaringan di bawahnya. Saat jerawat tersebut sudah sembuh, tubuh berusaha memperbaiki kerusakan ini.

Selama proses penyembuhan, tubuh memproduksi kolagen atau zat yang memberi dukungan untuk pembentukan kulit.

Baca Juga: 5 Cara Alami Menghilangkan Bekas Jerawat

Jika tubuh memproduksi kolagen terlalu sedikit atau terlalu banyak, maka dapat muncul bekas jerawat tersebut.

Saat tubuh memproduksi terlalu sedikit kolagen, bekas jerawat berbentuk seperti lubang.

Perawatan kecantikan harus dilakukan oleh dokter atau tenaga yang sudah ahli di bidangnya.

Selain itu, perawatan kecantikan untuk menghilangkan bekas jerawat harus disesuaikan dengan tingkat keparahannya, di antaranya:

1. Laser

4 Perawatan Kecantikan untuk Hilangkan Bekas Jerawat-2.jpg

Foto: byrdie.com

Perawatan dengan laser adalah perawatan paling umum sebagai cara mengatasi bekas jerawat.

Sayangnya, perawatan ini dinilai kurang efektif untuk bekas jerawat yang mendalam.

Cleveland Clinic mengungkapkan, laser ditargetkan untuk meringankan bekas jerawat yang tergolong ringan, membantu meratakan warna kulit, dan meningkatkan tekstur kulit.

Bisa dikatakan, perawatan dengan laser adalah tingkat perawatan paling lembut untuk menghilangkan bekas jerawat.

Meskipun begitu, perawatan tetap bisa menimbulkan beberapa efek samping.

“Efek samping yang dapat muncul setelahnya, seperti kulit lebih sensitif dan kemerahan, terjadi pembengkakan dan pengerasan pada kulit. Namun, efek ini akan hilang dengan sendirinya,” ujar Dr. Hillary D. Johnson, rekan klinis profesor dermatologi di University of Iowa.

Baca Juga: 4 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Lidah Buaya

2. Dermabrasi dan Mikrodermabrasi

Dermabrasi bekerja untuk menghilangkan lapisan kulit yang mati sehingga dinilai mampu mengurangi bekas jerawat. Sayangnya, cara mengatasi bekas jerawat yang satu ini tidak boleh dilakukan terlalu sering.

Sedangkan, untuk bekas jerawat yang berbentuk jaringan parut, teknik ini dinilai kurang efektif.

Namun, jika Moms mempunyai bekas jerawat yang ringan, maka perawatan ini bisa coba.

3. Chemical Peeling

chemical peeling, cara mengatasi bekas jerawat

Foto: webmd.com

Cara mengatasi bekas jerawat berikutnya adalah pengelupasan dengan bahan kimia. Saat ini, cara ini cukup populer untuk mengatasi bekas jerawat.

Pengelupasan dengan bahan kimia atau yang sering disebut chemical peeling ini menerapkan solusi kimia pada kulit.

Tujuannya, mengelupas sel-sel kulit mati yang lama dan menciptakan kulit baru yang sudah diregenerasi sehingga lebih halus.

Perawatan ini lebih murah dari laser, namun efek samping juga dapat terasa.

Chemical peeling dapat menyebabkan kulit kemerahan, dan terkadang luka bengkak hingga tujuh hari setelahnya. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter apabila ingin lakukan perawatan ini,” ujar Dr. Amy Kassouf, dokter kulit dari Ohio.

Baca Juga: Jangan Lakukan 5 Hal Ini Setelah Perawatan Facial

4. Filler

Ternyata tidak hanya untuk membuat bibir menjadi lebih tebal, filler juga menjadi salah satu cara mengatasi bekas jerawat, lho.

Menyuntikkan kolagen atau lemak di bawah kulit bisa mengisi kembali kulit yang berlubang akibat bekas jerawat.

Cara ini membuat bekas jerawat atau luka jadi tidak terlalu terlihat. Namun, perawatan ini hanya sementara, sehingga Moms perlu mengulang filler dalam jangka waktu tertentu.

5. Microneedling

microneedling, cara mengatasi bekas jerawat

Foto: benessereblog.it

Microneedling sebagai cara mengatasi jerawat adalah perawatan menggunakan roller jarum halus untuk membuat lubang kecil di lapisan atas kulit.

Tujuannya untuk merangsang produksi kolagen, meningkatkan tekstur kulit, dan mencegah pori-pori terlihat besar.

Perawatan ini cocok digunakan bagi mereka yang memiliki bekas jerawat berbentuk bopeng atau lubang.

Efek yang terjadi setelahnya adalah wajah kemerahan, dan biasanya berlangsung beberapa hari.

Seberapa sering perawatan dilakukan, semua ditentukan tingkat keparahan bekas jerawat Moms.

6. Botox

Ada filler, ada juga botox. Secara teori, fungsi botox dalam mengatasi bekas jerawat mirip dengan filler.

Botox adalah perawatan kulit di mana perawat akan menyuntikkan botulinum toxin (botox) ke area bekas jerawat untuk membuatnya tampak lebih halus dan tidak bertekstur.

Moms juga harus mengulangi perawatan botox secara reguler, karena hasilnya tidak permanen.

Baca Juga: 4 Bahaya Facial untuk Kulit yang Harus Diperhatikan

7. Perawatan dengan Radio Frekuensi

radio frekuensi bisa membuat bekas bekas jerawat jadi tidak terlihat.jpg

Foto: everythingsabuzz.com

Peralatan dengan kecanggihan radio frekuensi bisa membuat bekas luka dan bekas jerawat jadi tidak terlihat.

Perawatan ini juga tidak akan merusak lapisan luar kulit. Perawatan dengan radio frekuensi akan memberikan hasil yang natural, sehingga akan lebih memiliki efek pada bekas jerawat yang tidak terlalu parah.

8. Operasi

Mungkin Moms berpikir, apakah harus menjalani operasi untuk mengatasi bekas jerawat? Tenang saja Moms, operasi ini merupakan operasi kecil bernama punch excision.

Dilansir dari Mayo Clinic, dalam prosedur punch excision, dokter akan mengangkat bekas jerawat dan menutup luka tersebut. Nantinya, kulit akan tampak lebih halus.

Dokter juga bisa melakukan skin graft yang mirip seperti punch excision, tapi bekas luka akan ditambal dengan kulit dari area tubuh yang lain, misalnya dari kulit di belakang telinga.

Ada juga teknik subcision, yakni dokter menyuntikkan di bawah kulit untuk melonggarkan jaringan luka, sehingga dapat memperbaiki tekstur kulit.

9. Alpha Hydroxy Acids

cara mengatasi bekas jerawat dengan alpha hydroxy acids.jpg

Foto: botanicadayspa.com

Setelah mengetahui berbagai cara mengatasi jerawat dengan bantuan tenaga ahli, kini kita mulai memasuki ranah skincare, Moms.

Alpha hydroxy acids (AHA) adalah bahan skincare yang bisa mengatasi jerawat dan mencerahkan bekas jerawat.

AHA bekerja dengan cara menyingkirkan sel kulit mati dan mencegah penyumbatan pori-pori.

Baca Juga: Apa Perbedaan Facial Foam dan Facial Wash?

10. Retinoid

Retinoid adalah obat jerawat yang juga bermanfaat menghaluskan bekas-bekasnya.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dermatology and Therapy, retinoid bekerja untuk memperbaiki tekstur kulit, meratakan warna kulit, dan menyamarkan bekas luka.

Sayangnya, retinoid bisa membuat kulit jadi sangat sensitif terhadap sinar matahari.

Makanya, selalu gunakan sunscreen ketika menggunakan produk yang mengandung retinoid.

11. Lactic Acid

cara mengatasi bekas jerawat dengan lactic acid.jpg

Foto: makeup.com

Journal of Cosmetic Dermatology menemukan bahwa menggunakan peeling dari lactic acid setiap dua minggu sekali selama tiga bulan bisa memperbaiki tekstur dan pigmentasi kulit, serta mencerahkan bekas jerawat. Patut dicoba nih, Moms!

Moms juga harus ingat untuk memakai sunscreen setiap hari, sebab, sinar matahari bisa memperparah bekas jerawat yang kehitaman.

Baca Juga: Ketahui Perbedaan Freckles, Melasma, dan Flek Hitam

Nah, itulah beberapa cara mengatasi bekas jerawat yang bisa dicoba. Mana yang paling sesuai dengan kondisi Moms saat ini?

Artikel Terkait