PROGRAM HAMIL
29 Mei 2019

Perbanyak Makan Kacang untuk Meningkatan Kualitas Sperma

Kacang apa yang bagus untuk kesehatan sperma?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Kualitas sperma yang bagus merupakan salah satu syarat untuk mewujudkan kehamilan. Berita baiknya, ada berbagai macam cara yang dapat Dads lakukan untuk memiliki kualitas sperma yang bagus. Salah satu yang disampaikan para ahli adalah dengan rajin mengonsumsi kacang-kacangan.

Ternyata manfaat kacang untuk sperma tak bisa dipandang sebelah mata. Dikutip dari situs web The Guardian, dokter-dokter spesialis kesuburan di Spanyol mengatakan bahwa mengonsumsi almond, hazelnut, dan kenari setiap hari dapat meningkatkan jumlah maupun kualitas sperma.

Kesimpulan itu disampaikan setelah para peneliti melakukan penelitian terhadap 119 pria muda yang sehat selama 14 minggu. Secara acak, separuh dari para pria tersebut diminta mengonsumsi 60 gram kacang setiap hari.

Baca Juga: Calon Ayah Wajib Tahu, Ini 11 Hal yang Menurunkan Kualitas Sperma

Memangnya Apa Manfaat Kacang untuk Sperma?

Perbanyak Makan Kacang untuk Meningkatan Kualitas Sperma 2.jpg

Kacang merupakan salah satu makanan yang kaya akan nutrisi, di antaranya asam lemak omega 3, folat, dan antioksidan seperti vitamin E, zinc, dan selenium. Berbagai zat gizi tersebut ternyata dapat melindungi sperma dari kerusakan yang disebabkan radikal bebas, serta menjaga bentuk asli sperma.

Lebih dari itu, nutrisi yang terdapat di kacang juga berperan dalam membantu regulasi hormon di tubuh yang penting untuk perkembangan sperma sehat dan kuat.

Baca Juga: Ini Dia 7 Faktor yang Menyebabkan Jumlah Sperma Sedikit

Pada akhir penelitian, kelompok pria yang mengonsumsi kacang setiap hari memiliki rata-rata jumlah sperma 16% lebih banyak dibandingkan kelompok pria yang tidak makan kacang. Menurut para peneliti, terdapat sedikit perbaikan pada jumlah, bentuk, dan kecakapan berenang sperma pria-pria di kelompok pertama.

“Hasil penelitian ini dapat membantu pasangan yang sedang berusaha untuk hamil,” ujar Albert Salas-Huetos, pemimpin penelitian di University Rovira dan Virgili di Reus, Spanyol. Temuan tersebut disampaikan pada pertemuan tahunan European Society of Human Reproduction and Embryology di Barcelona pada Juli 2018.

Menurut Nicholas Macklon, direktur medis lembaga London Women’s Clinic, penelitian oleh tim Salas-Huetos itu merupakan salah satu uji coba yang dapat membantu dokter mengetahui makanan apa yang memiliki dampak langsung terhadap kualitas sperma dan lebih jauh lagi pada kesuburan pria.

Baca Juga: Bisakah Hamil Apabila Sperma Sering Tumpah Setelah Berhubungan?

Banyak ahli kesuburan yang berusaha mencari tahu bagaimana cara meningkatkan kualitas sperma karena selama 40 tahun terakhir, riset menemukan jumlah sperma pria mengalami penurunan hampir 52 persen. Dikutip dari situs web Healthline, para ahli menduga penyebabnya antara lain polusi, kebiasaan merokok, dan pola makan yang kurang sehat.

(AN)

Artikel Terkait