RESEP
11 Juli 2020

Mengenal Perbedaan Onigiri dan Sushi

Dilengkapi tips membuat onigiri untuk anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fitria Rahmadianti
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Si Kecil sudah kembali ke sekolah, nih, Moms. Onigiri bisa jadi ide bekal yang menarik sekaligus mengenyangkan. Tapi, apa, ya, perbedaan onigiri dan sushi?

Onigiri (dikenal juga dengan sebutan omusubi atau nigirimeshi) adalah bola-bola nasi asal Jepang. Biasanya onigiri berbentuk segitiga dan dibungkus dengan nori (lembaran rumput laut kering).

Onigiri adalah makanan yang paling laris terjual di minimarket-minimarket di Jepang. Sebab, nasi kepal ini tak hanya enak, tapi juga bergizi dan praktis. Onigiri sering dijadikan bekal sekolah, kerja, piknik, atau bepergian.

Perbedaan Onigiri dan Sushi

Perbedaan Onigiri dan Sushi.jpg

Foto: Chevanon Photography from Pexels / Samia Liamani on Unsplash

Moms yang kurang familiar dengan makanan Jepang mungkin bingung apa perbedaan onigiri dan sushi. Sebab, keduanya menggunakan nasi sebagai bahan utama serta nori dan ikan sebagai pelengkap. Bentuknya mungkin sedikit berbeda, yakni onigiri agak besar sedangkan sushi lebih kecil.

Menurut blog pickledplum, perbedaan onigiri dan sushi terletak pada penggunaan cuka beras. Jika nasinya diberi cuka beras, meskipun bentuknya dibuat mirip onigiri, maka namanya adalah sushi. Namun kalau nasi dibiarkan hambar atau diberi garam saja, furikake, atau bumbu kecuali cuka beras, maka namanya menjadi onigiri.

Tujuan awal sushi dan onigiri tercipta juga berbeda. Sushi diciptakan untuk mengawetkan ikan, sedangkan onigiri berfungsi membuat nasi mudah dibawa-bawa dan dimakan sekaligus untuk membuatnya lebih tahan lama.

Baca Juga: Ini Cara Membuat Onigiri untuk Anak yang Bosan Makan Nasi

Tips Membuat Onigiri untuk Anak

perbedaan onigiri dan sushi: Tips Membuat Onigiri untuk Anak.jpg

Foto: Luigi Pozzoli on Unsplash

  • Jangan lupa cuci tangan pakai sabun sebelum membuat onigiri, terutama jika Moms tidak menggunakan plastik saat membentuk nasi
  • Isi onigiri bisa memanfaatkan isi kulkas atau lauk pauk yang tidak habis disantap. Jangan takut berkreasi!
  • Ada tiga bentuk onigiri, yakni bulat, silinder (tawara), dan segitiga. Bulat adalah bentuk yang menjadi dasar bentuk lain dan paling mudah dipraktikkan, sedangkan bentuk segitiga adalah yang paling susah dibentuk bagi pemula meski inilah bentuk onigiri yang paling populer.
  • Moms bisa menggunakan cetakan onigiri jika menginginkan onigiri yang berbentuk rapi, seragam, dan tentu lebih mudah dibentuk. Jangan lupa basahi dulu, ya, sebelum dipakai, agar nasi tidak lengket ke cetakan.

Baca Juga: Resep Salmon Mentai Kekinian Versi Sushi

  • Mencetak onigiri dengan aneka bentuk lucu (misalnya bentuk kepala hewan atau karakter kartun) serta menghiasnya dengan guntingan nori atau bahan makanan lain membuat onigiri untuk anak tampak lebih menarik. Bisa dijadikan komponen bento untuk bekal sekolah, Moms.
  • Bungkus onigiri dengan nori hanya jika onigiri akan segera disantap. Nori sebaiknya tetap segar karena teksturnya jadi kurang bagus jika sudah lama menempel dengan nasi.
  • Walau lebih enak disantap langsung, onigiri juga bisa distok, lo. Bungkus dengan cling wrap (tanpa nori) dan masukkan ke wadah bertutup atau ziplock freezer bag. Onigiri bisa disimpan di freezer selama sebulan.

Baca Juga: 5 Makanan Jepang Populer Selain Sushi Dan Ramen. Sudah Coba Semuanya?

Sudah jelas, kan, Moms, perbedaan onigiri dan sushi? Semoga bisa menjadi inspirasi ide bekal Si Kecil ke sekolah, ya!

Artikel Terkait