KEHAMILAN
31 Mei 2020

Perdarahan Setelah Caesar: Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

Kita mungkin berpikir perdarahan terjadi hanya pada kelahiran normal
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Beberapa ibu hamil yang tidak dapat melahirkan secara normal akan disarankan melahirkan secara caesar atau C-section, melahirkan melalui pembedahan.

Saat melakukan persalinan C-section, seorang wanita wajar apabila mengalami pendarahan setelah operasi caesar.

Menurut Hello Motherhood, pendarahan yang tidak dapat dikendalikan terjadi jika pembuluh darah utama rusak selama operasi.

Menurut Pamela Promecene, M.D., profesor dan dokter kandungan dengan Sekolah Kedokteran McGovern di UTHealth / UT Physicians di Houston, pendarahan juga bervariasi dari satu pasien ke pasien lain, tetapi mungkin terjadi hingga empat hingga enam minggu.

Maka penting bagi Moms mengetahui lebih lanjut mengenai pendarahan setelah caesar.

Baca Juga: Mempertimbangkan Operasi Caesar untuk Kelahiran Anak? Ini Waktu Tepat dan Risikonya!

Penyebab dan Gejala Perdarahan Setelah Caesar

Ketahui Mengenai Perdarahan Setelah Caesar.jpg

Foto: myparentingjourney.com

Operasi caesar dilakukan jika mendapatkan rekomendasi dari dokter sesuai dengan produser yang direncanakan dan dilakukan jika dalam keadaan darurat.

Setiap metode persalinan tak lepas dari risiko, salah satunya perdarahan postpartum.

Prosedur caesar yang diawali dengan membedah perut bagian bawah akan membuat plasenta terlepas dari rahim dan pembuluh darah terbuka.

Kondisi seperti ini akan menimbulkan kolam darah dalam rahim. Aliran darah yang keluar dari vagina ini dikenal sebagai lokia yang terjadi akibat runtuhnya jaringan rahim yang terbentuk selama kehamilan.

Namun, sebagian wanita juga dapat mengalami perdarahan abnormal atau postpartum.

Perdarahan ini ditandai dengan jumlah darah yang keluar melebihi 1000 cc yang terjadi setelah melahirkan dengan prosedur caesar.

Dikutip dari American College of Obstetricians and Gynecologists, berikut ini adalah tanda seorang wanita mengalami perdarahan setelah caesar:

  • Aliran darah yang tidak berhenti setelah enam minggu setelah melakukan operasi caesar.
  • Kondisi perdarahan yang parah
  • Gumpalan darah yang besar
  • Keputihan yang berbau
  • Demam dan pusing
  • Tekanan darah menurun
  • Denyut jantung meningkat
  • Sel darah merah berkurang
  • Bengkak dan rasa sakit di bagian vagina
  • Tidak mengalami perdarahan pada dua minggu awal setelah persalinan caesar

Baca Juga: 4 Makanan yang Harus Dihindari setelah Operasi Caesar

Penanganan Perdarahan Setelah Caesar

Ketahui Mengenai Perdarahan Setelah Caesar 2.jpg

Foto: wsj.com

Kondisi setelah mengalami perdarahan maka tekanan darah akan menurun dan dapat mengakibatkan kejang bahkan yang paling fatal adalah kematian jika tidak segera melakukan penanganan.

Dikutip dari March of Dimes, ibu akan ditangani dengan pengobatan untuk menemukan sumber perdarahan dan menghentikan perdarahan seperti:

  • Memberi obat untuk stimulasi kontraksi rahim
  • Mengambil sisa plasenta dari dalam rahim
  • Laparotomy atau operasi membuka perut untuk melihat sumber perdarahan
  • Melakukan pijat manual dari dalam rahim untuk stimulasi kontraksi rahim
  • Menggunakan balon atau kateter khusus untuk menekan perdarahan dalam rahim
  • Hysterectomy atau operasi pengangkatan rahim sebagai jalan terakhir yang dapat dilakukan.

Baca Juga: 8 Cara Menghilangkan Rasa Gatal di Bekas Jahitan Caesar

Proses Penyembuhan

Ketahui Mengenai Perdarahan Setelah Caesar 3.jpg

Foto: smartparenting.com/ph

Moms yang telah melalui perdarahan setelah operasi caesar akan merasa lemah dan pusing saat awal penyembuhan.

Hal yang dapat dilakukan dalam proses penyembuhan adalah istirahat yang cukup, minum banyak cairan, dan mengonsumsi makanan bernutrisi yang dapat membantu Moms dalam proses pemulihan.

Cukupkan nutrisi baik dengan suplemen zat besi dan vitamin prenatal.

Biasanya dokter akan memberikan obat dalam proses penyembuhan, namun produksi ASI akan terganggu akibat pengaruh obat.

Moms dapat memberikan ASI setelah obat keluar dari sistem tubuh.

Perdarahan setelah caesar memang dapat mengakibatkan hal-hal yang serius.

Penanganan yang tepat dan cepat akan akan membantu Moms yang mengalami perdarahan berlebih dapat diselamatkan dan memiliki potensi sembuh total.

Selama kehamilan, sebaiknya Moms rutin melakukan pemeriksaan kehamilan secara berkala yang dapat mengurangi potensi terjadinya perdarahan postpartum.

Baca Juga: Moms, Inilah Hal yang Harus Diperhatikan Saat Kembali Hamil Setelah Operasi Caesar

Artikel Terkait