TRIMESTER 3
4 Oktober 2019

Perhatikan, Ini Dia Fakta Baru Seputar Melahirkan di Minggu ke-37

Konon, usia kehamilan normal adalah 37-42 minggu. Namun, bagaimana dengan melahirkan pas di minggu ke-37?
Artikel ditulis oleh Ryo
Disunting oleh Ryo

Moms, ada info terkini yang perlu diketahui. Sebelumnya, bayi dikatakan lahir normal pada usia kehamilan 37-42 minggu. Karena pengertian ini, bayi yang terlahir sebelum minggu ke-37 dikatakan sebagai bayi prematur.

Namun, sebuah penelitian di AS menemukan definisi baru dari bayi prematur. Bayi yang terlahir lebih dari 37 minggu seharusnya masih dianggap prematur karena kini telah diketahui bahwa bayi yang terlahir pada waktu normal pun masih bisa mendapatkan keuntungan jika berada dalam rahim lebih lama.

Bahkan, bayi yang lahir di minggu ke-41, mendapatkan skor sedikit lebih baik dalam tes akademik dibandingkan bayi yang lahir kurang dari 37 minggu.

Dan, yang perlu dicatat Moms, anak-anak yang terlahir prematur otaknya berkembang lebih lambat.

Baca Juga: Induksi Dalam Proses Melahirkan

38-weeks-pregnant_4x3.jpg

Foto: babycentre.com

Studi yang dilakukan oleh Columbia University Medical Center dan New York-Presbyterian Hospital dan diketuai oleh Kimberly Noble ini menggunakan skor tes akademik dari 128.000 anak berusia 8 tahun di sekolah-sekolah swasta di New York untuk dibandingkan dengan rekaman kelahirannya.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa anak-anak yang lahir pada minggu ke-41 mendapatkan nilai rata-rata satu poin lebih tinggi daripada anak-anak yang lahir pada minggu ke-37.

"Perbedaan ini tidaklah cukup mencolok diantara anak-anak namun bagi ibu hal ini berbeda. Setidaknya hal ini bisa dijadikan peringatan sebelum memilih proses melahirkan sebelum waktunya," kata Dr. Noble.

Hal ini diamini oleh Judy Aschner, seorang profesor kedokteran anak di Vanderbilt University Medical Center. "Sebenarnya Moms tidak perlu panik ketika anak-anaknya lahir pada minggu ke-37. Namun, kalau bisa, jangan melahirkan di bawah minggu ke-37,"

Baca Juga: Tips Agar Cepat Melahirkan: Lakukan 5 Aktivitas Ini

Bagaimana Perkembangan Janin di Minggu ke-37 Kehamilan?

wavebreakmediashutterstock.jpg

Moms, di luar studi yang dirilis di atas, yuk kita lihat seperti apa kehamilan di minggu ke 37?

Masuk kehamilan di minggu 37, perkembangan berat janin ni kira-kira sudah mencapai 2,85 kg dengan panjang badan dari kepala hingga tumit kurang lebih 48 cm.

Dalam kandungan, koordinasi anggota gerak bayi juga telah berkembang cukup baik. Calon anak Moms sudah mampu menggenggam jari jemarinya. Jika cahaya terang diarahkan ke perut, bayi mungkin akan berputar menghadap ke arah cahaya tersebut di dalam rahim.

Usus bayi sekarang sudah mengandung mekonium. Mekonium adalah feses pertama janin yang berupa zat hijau lengket. Saat lahir nanti, si kecil juga bisa menghasilkan feses pertama yang ikut keluar dengan cairan ketuban. Apabila hal ini terjadi, dokter akan memantau kesehatan janin lebih lanjut.

Jadi, jika dilihat tentang kesiapan lahir di dunia, bayi 37 minggu memang sudah siap. Namun, jika kita melihat hasil studi di atas, lebih baik kita tunggu bayi hingga benar-benar siap lahir. Jangan dipaksakan untuk dilahirkan, bila tidak ada hal yang darurat.

Setuju, Moms?

Baca Juga: Melahirkan Normal Setelah Caesar (VBAC)? Bisa!

(RYO/DIN)

Artikel Terkait